Natrium oksalat, atau dinatrium oksalat, adalah garam natriumasam oksalat dengan rumus kimia Na2C2O4. Senyawa ini adalah padatan putih, kristal, tidak berbau, yang terurai di atas 290 °C.[2]
Bentuk mineral natrium oksalat adalah natroksalat. Mineral ini sangat jarang ditemukan dan terbatas pada kondisi pegmatit ultra-alkali.[3]
Preparasi
Natrium oksalat dapat dibuat melalui netralisasi asam oksalat dengan natrium hidroksida (NaOH) dalam perbandingan molar asam-dengan-basa 1: 2. Penguapan senyawa ini menghasilkan oksalat anhidrat[4] yang dapat dikeringkan secara menyeluruh dengan memanaskan antara 200 dan 250°C.[2]
Setengah netralisasi dapat dicapai dengan NaOH dalam rasio 1:1 yang menghasilkan NaHC2O4, natrium oksalat monobasa atau natrium hidrogenoksalat.
Natrium oksalat digunakan untuk menstandardisasi larutan kalium permanganat. Suhu campuran titrasi sebaiknya dibuat lebih besar dari 60°C untuk memastikan bahwa semua permanganat yang ditambahkan bereaksi dengan cepat. Kinetika reaksi ini kompleks, dan ion mangan(II) terbentuk mengkatalisasi reaksi lebih lanjut antara permanganat dan asam oksalat (membentuk in situ dengan penambahan asam sulfat berlebih). Persamaan akhirnya adalah sebagai berikut:[6]
1234Yoshimori T1, Asano Y, Toriumi Y, Shiota T. (1978) "Investigation on the drying and decomposition of sodium oxalate". Talanta, volume 25, issue 10, hlm. 603-605. DOI:10.1016/0039-9140(78)80158-1
↑"Natroxolate"(PDF). RRUFF. Mineral Data Publishing. Diakses tanggal 7 Januari 2019.
↑H. W. Foote and John E. Vance (1933), "The system; sodium iodate, sodium oxalate, water". American Journal of Science, series 5, volume 26, issue 151, pages 16-18. DOI:10.2475/ajs.s5-26.151.16
↑D. Ballivet-Tkatchenko, J. Galy, -M. Savariault (1994): "Thermal decomposition of sodium oxalate in the presence of V2O5: Mechanistic approach of sodium oxibronzes formation". Thermochimica Acta, volume 232, issue 2, hlm. 215-223. DOI:10.1016/0040-6031(94)80061-8