Muhammad Nuzul Dzikri menghabiskan masa kecilnya dari TK hingga SMU di Jakarta. Ia melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Syariah. Ia lulus pada tahun 2009 dengan skripsiStudi Perbandingan antara Hukum Pernikahan dengan Fikih Islam.[5][6] Muhammad Nuzul Dzikri sempat melanjutkan ke jenjang berikutnya di LIPIA dengan jurusan I'dad lughawi pada tahun 2010.[6]
Muhammad Nuzul Dzikri sempat menjadi pemateri lepas di Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Cliandak, Jakarta. Ia juga pernah mengisi beberapa kajian lepas, di antaranya, kepada mahasiswa Fakultas KedokteranUniversitas Indonesia pada tahun 2013-2014, staf PT Aneka Tambang Tbk di Wisma Antam, Jakarta pada tahun 2014, audiens di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian sebagai ekstrakurikuler, dan secara regular di radio Elshinta pada setiap bulan Ramadan. Pada tahun 2014, Muhammad Nuzul Dzikri juga pernah menjadi pemateri tetap di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian untuk program ekstrakurikuler keagamaan. Selain itu, ia pernah menjadi pemateri regular pada kajian The Rabbaanians dan bagi Youth Islamic Club Study (YISC) Al Azhar di Masjid Al-Azhar Jakarta. Muhammad Nuzul Dzikri sempat berkesibukkan di Lembaga Pendidikan Takhassus Al Barkah (LPTA) sebagai Kepala Ilmu Pengetahuan Syariah selama lima tahun pada kisaran tahun 2010-2015.[5][6]
Selain Indonesia, Muhammad Nuzul Dzikri pernah mengisi kajian sebagai pemateri di beberapa negara, di antaranya Uni Emirat Arab, Tunisia, dan Oman.[5][6]