Semasa hidupnya dia selalu menyibukkan diri dengan menuntut ilmu, menulis kitab, menyebarkan ilmu, dan melaksanakan ibadah. Pakaian dia adalah kain kasar, sementara serban dia berwarna hitam dan berukuran kecil. Imam al-Suyuti menyebutkan bahwa Imam Nawawi adalah salah satu dari wali[1]
Nasab
Nasab An-Nawawi adalah Yahya bin Syaraf bin Muri bin Hasan bin Husain bin Muhammad bin Jam'ah bin Hizam. Kunya yang diberikan kepadanya ialah An-Nawawi Ad-Dimasyqi serta Abu Zakaria Muhyiddin.[2] Penyematan An-Nawawi diberikan kepadanya dari nama Nawa yang merupakan desa tempat kelahirannya. Sedangkan Ad-Dimasyqi diberikan kepadanya dari nama Damaskus yang merupakan tempat kematiannya.
Pendidikan
Imam Nawawi pindah ke Damaskus pada tahun 649 H dan tinggal di distrik Rawahibiyah. Di tempat ini dia belajar dan sanggup menghafal kitab at-Tanbih hanya dalam waktu empat setengah bulan. Kemudian dia menghafal kitab al-Muhadzdzabb pada bulan-bulan yang tersisa dari tahun tersebut, di bawah bimbingan Syaikh Kamal Ibnu Ahmad.
Ma Tamas Ilaihi Hajah al-Qari li Shahih al-Bukhari .
Tahrir al-Tanbih.
Adab al-Fatwa wa al-Mufti wa al-Mustafti.
At-Tarkhis bi al-Qiyam.
Kematian
Menjelang akhir hidupnya, An-Nawawi sempat mengalami pengusiran dari Damaskus oleh Sultan Baibars yang sedang diliputi oleh kemarahan. Sultan Baibars melakukan pengusiran terhadap An-Nawawi karena setelah marah akibat pernyataanlarangan An-Nawawi untuk megggunakan harta umat Islam untuk digunakan dalam perang dan meminta Sultan meninggalkan kemewahan hidup . Akhirnya, An-Nawawi pindah ke desa kelahirnnya di Nawa untuk hidup menetap. Pada hari Rabu tanggal 24 Rajab 676 H yang bertepatan dengan tanggal 22 Desember 1277 M, An-Nawawi meninggal. Usianya ketika meninggal adalah 45 tahun.[8]
Referensi
↑al-Suyuti, Abd ar-Rahman (1988). al-Minhaj al-Sawi fi Tarjamah al-Imam an-Nawawi. Beirut: Dar Ibn Hazm. hlm.25. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑al-Suyuti, Abd ar-Rahman (1988). al-Minhaj al-Sawi fi Tarjamah al-Imam an-Nawawi. Beirut: Dar Ibn Hazm. hlm.25. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑al-Suyuti, Abd ar-Rahman (1988). al-Minhaj al-Sawi fi Tarjamah al-Imam an-Nawawi. Beirut: Dar Ibn Hazm. hlm.38. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)