Ahmad bin Yahya bin Jabir al-Baladzuri (Bahasa Arab: أحمد بن يحيى بن جابر البلاذري) (meninggal 297H / 892M) adalah sejarawan Persian yang hidup di Baghdad sezaman dengan Ibnu Sa'ad.[1]
Memiliki jilid yang cukup banyak, dan mungkin merupakan karya sejarah-biografik yang paling penting pada abad ketiga Hijriyah. Ia tidak hanya mengikuti cara Ibnu Sa'ad dalam teknik dan memasukkan banyaknya bahan, tapi di pihak lain ia menyuruk masuk lebih dalam dan mengumpulkan tiap laporan dan versi dalam berbagai peristiwa Sejarah Rasulullah maupun setelah wafatnya dia.[1]
Karya utamanya yang masih ada, ringkasan dari sejarah yang lebih panjang, Kitab Futuhul Buldan (فتوح البلدان), "Buku Penaklukan Negeri Negeri", diterjemahkan oleh Philip Hitti (1916) dan Francis Clark Murgotten (1924) dalam The Origins of the Islamic State, menceritakan tentang perang dan penaklukan orang Arab dari abad ke-7, dan istilah yang dibuat dengan penduduk wilayah yang ditaklukan. Ini mencakup penaklukan negeri dari Arab barat ke Mesir, Afrika Utara, dan Spanyol dan timur ke Irak, Iran, dan Sindh.
Referensi
12JAFRI, S.H.M.; Dari Saqifah sampai Imamah: Awal dan Sejarah Perkembangan Islam Syi'ah. Bandung: Pustaka Hidayah, 1995.