Miss Universe Indonesia (disingkat MUID) adalah sebuah kontes kecantikan dan organisasi yang memilih perwakilan resmi Indonesia untuk Miss Universe — salah satu dari Empat Besar kontes kecantikan internasional.
Miss Universe Indonesia yang berkuasa adalah Sanly Hendrawati dari Bali yang dinobatkan pada 22 September 2025, di Opus Grand Ballroom, The Tribrata, Jakarta, Indonesia.
Sejarah
Sebelum Puteri Indonesia berada di bawah naungan PT Mustika Ratu Tbk, perwakilan Indonesia dimahkotai oleh kontes kecantikan tingkat nasional yang disebut Ratu Indonesia, Miss Indonesia, dan Miss Jawa. Andy Nurhayati pemilik Andy Beauty Institute Jakarta adalah tokoh penting yang membawahi penyelenggaraan Miss Universe di Indonesia. Pada tahun 1980-an, pemilihan tersebut dilaksanakan secara tertutup olehnya, karena adanya larangan dari pemerintah terhadap kontes kecantikan.
Ratu Indonesia: Ajang kecantikan ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1971 dan bertransformasi menjadi Puteri Indonesia pada penyelenggaraannya yang ke-4, yaitu tahun 1975. Sempat vakum selama 1 tahun pada tahun 1974 dan resmi ditutup pada tahun 1978. Selama penyelenggaraannya terdapat 3 gelar utama Puteri Indonesia saat itu, yaitu Puteri Indonesia sebagai Juara Utama,Puteri Duta Indonesia sebagai Juara Harapan 1, dan Puteri Pariwisata Indonesia sebagai Juara Harapan 2. Pada tahun 1992, Ibu Mooryati Soedibyo mulai mengembangkan program Puteri Indonesia dan resmi memegang lisensi Miss Universe dan beberapa lisensi lainnya.
Seleksi Tertutup: Andy Nurhayati sebagai pemegang lisensi Miss Universe dan lisensi kontes kecantikan dunia lainnya, mulai mencoba menyelenggarakan program seleksi tertutup untuk mengirimkan wakilnya ke beberapa kontes kecantikan seperti Miss Universe. Hal ini dilakukan melalui casting dan ditetapkan sekitar 5 pemenang antara tahun 1978 hingga 1983.
Organisasi Puteri Indonesia masih mengirimkan perwakilan Indonesia untuk Miss Universe pada tahun 1995 dan 1996, namun dari tahun 1997 hingga 2004, para pemenang dipaksa untuk mengundurkan diri dari kompetisi tersebut oleh mantan Ibu Negara, Ibu Tien Suharto.[1][2]Pemenang Puteri Indonesia kembali dikirim ke Miss Universe setelah menerima dukungan dan izin dari Megawati Soekarnoputri, presiden wanita pertama Indonesia.[3][4][5] Kemudian menjadikan kontes tersebut diadakan setiap tahunnya, dengan pemenang dan runner-up dikirim untuk berpartisipasi dalam kontes kecantikan internasional, dari Artika Sari Devi yang mewakili Indonesia di Miss Universe 2005 di Thailand hingga yang terkahir Laksmi Shari De-Neefe Suardana yang mewakili Indonesia pada tahun 2022, di bawah organisasi Puteri Indonesia terdapat 19 perwakilan telah dikirim ke kontes Miss Universe pada tahun 1995, 1996, kemudian 2005 sampai 2020 dan yang terakhir tahun 2022.[6]
Pada tanggal 8 Februari 2023, waralaba Miss Universe Indonesia secara resmi diberikan kepada badan penyelenggara baru dengan Poppy Capella sebagai nasional direkturnya dan Eldwen Wang sebagai CEO dan Direktur Komunikasinya,[7][8] membuka jalan bagi terciptanya Organisasi Miss Universe Indonesia yang baru di bawah PT. Capella Swastika Karya, Inc.[9][10][11] Di bawah organisasi baru tersebut, kontes kecantikan yang terpisah dan mandiri sekarang bertanggung jawab atas pemilihan pemegang gelar Miss Universe Indonesia di masa mendatang mulai tahun 2023 dan seterusnya.[12][13][14] konferensi pers kontes kecantikan diadakan di Nusa Dua, Bali dihadiri oleh Miss Universe 2022, R'Bonney Gabriel, runner-up ke-2,Andreína Martínez serta 5 besar Miss Universe 2022, Gabriëla Dos Santos.[15][16]
Pada tanggal 12 Agustus 2023, Miss Universe Organization resmi mengakhiri kontrak waralaba dengan PT. Capella Swastika Karya dan Poppy Capella setelah skandal pelecehan seksual yang terjadi selama masa karantina di ajang Miss Universe Indonesia 2023. Namun, Fabiënne Nicole Groeneveld tetap akan mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2023.[17]
Pada 18 Juli 2024, ZETRIX sebuah perusahaan Blockchain asal Malaysia, mengumumkan bawa mereka telah mengakuisisi lisensi Miss Universe Indonesia dan mengumumkan bahwa aktor dan pengusaha Indonesia Teuku Jordan Zacky sebagai nasional direktur baru Miss Universe Indonesia.[18]
Pada 5 Mei 2025, Teuku Zacky mengumumkan di akun Instagram pribadi miliknya bahwa ia telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak Desember 2024 setelah mempertimbangkan banyak faktor, termasuk fakta bahwa pemberian lisensi Miss Universe secara global tidak berada di bawah kewenangan negara tertentu, termasuk Indonesia.[19]
Pada 23 Mei 2025 ZETRIX Miss Universe Indonesia mengumumkan nasional direktur baru melalui konferensi pers yang disiarkan langsung secara live melalui Instagram pribadi Miss Universe Indonesia, Kelly Tandiono seorang supermodel Indonesia akhirnya terpilih secara resmi dan menjabat sebagai nasional direktur baru Miss Universe Indonesia menggantikan Teuku Zacky.[20]
Edisi
Berikut ini adalah daftar edisi Miss Universe Indonesia sejak tahun 2023 penyelanggaraan pertamanya:
Groeneveld berkompetisi di Miss Universe di bawah naungan langsung dari Organisasi Miss Universe, sebagai Poppy Capella, pemilik lisensi saat itu, diberhentikan karena kontroversi pelecehan seksual sebelum Groeneveld sempat bertanding.
Berikut adalah daftar pemegang gelar Indonesia yang telah berkompetisi di kontes Miss Universe sebelum kontes Miss Universe Indonesia dimulai pada tahun 2023. Indonesia telah berkompetisi sebanyak 26 kali, menempati posisi 8 kali, dan memenangkan beberapa penghargaan khusus dan sponsor, termasuk Best in National Costume di 2014; Suara Populer di 2009; Miss Phoenix Smile di 2016.[24]
Color key
: Dinyatakan sebagai Pemenang
: Berakhir sebagai runner-up
: Berakhir sebagai salah satu finalis atau semi finalis
Tidak berkompetisi pada tahun 2021: Mengundurkan diri karena tidak adanya hubungan diplomatik antara pemerintah Indonesia dan negara tuan rumah Israel .
Pada tahun 1982, Andi adalah salah satu dari 5 pemenang di Miss Indonesia 1982, sebagai Miss World Indonesia. Ia berkompetisi di Miss World 1982 dan ditetapkan sebagai Miss Universe Indonesia 1983 oleh Andi Beauty Institute Jakarta (sebagai pemegang nasional untuk Indonesia).
Skor Pakaian Renang (71) direkam oleh program LIVE Miss Universe Incorporation
Pada tahun 1982, ada 5 pemenang yang dijadwalkan mewakili Indonesia di ajang kecantikan internasional. Sri adalah pemenang utama yang mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 1982. Ia bergelar Miss Universe Indonesia 1982 bersama pemegang gelar lainnya.
Ratu Indonesia 1973 — pemenang yang juga mewakili Indonesia di Miss Asia Pacific 1974, Queen of the Pacific 1974, dan Miss International 1974 sebelum berkompetisi di Miss Universe 1975.
Ia dimahkotai sebagai Ratu Pariwisata Indonesia 1973 dan berhak mewakili Indonesia di ajang Miss Universe. Nia berkompetisi di kontes kecantikan Ratu Indonesia, mewakili Jawa Barat di kontes kecantikan tersebut dan memenangkan penghargaan Miss Congeniality.
Setelah pemilhan Miss Universe Indonesia 2023 usai, kontes kecantikan tersebut diduga melakukan tindak pelecehan seksual saat proses pengecekan tubuh atau body checking selama karantina. Akhirnya, Pihak organisasi Miss Universe pun menghentikan kerjasamanya dengan PT Capella Swastika Karya, sehingga lisensi Miss Universe Indonesia dibawah naungan Poppy Capella resmi dicabut. Lisensi Poppy Capella terhadap penyelenggaraan Miss Universe Malaysia juga dibatalkan oleh Organisasi Miss Universe.
Namun, pada 12 Agustus 2023, Organisasi Miss Universe memutuskan bahwa pemenang dari Miss Universe Indonesia 2023, Fabienne Nicole, diperbolehkan untuk masih dapat mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2023 di El Salvador.