Matricaria discoidea adalah tanaman tahunan yang berasal dari Amerika Utara dan Asia Utara, dan telah diperkenalkan ke Eropa. Tanaman ini mampu tumbuh luas di ladang, kebun, dan sepanjang pinggir jalan.[3][4] Tanaman ini termasuk dalam keluarga Asteraceae. Bunganya mengeluarkan aroma mirip camomile atau nanas saat dihancurkan. Bunga dan daunnya dapat dimakan karena daun muda biasanya digunakan dalam salad meskipun rasa bisa menjadi pahit saat tanaman mulai mekar. Seluruh tanaman, termasuk bunganya, juga dapat diseduh untuk dijadikan teh herbal,[5] yang menurut seorang pemandu lapangan memiliki rasa yang sangat baik.[6]
Deskripsi
Matricaria discoidea adalah tanaman tahunan, kadang dua tahunan, yang tingginya bervariasi antara sekitar 4 cm hingga lebih dari 40 cm.[7] Tanaman ini memiliki akar tunggang dan batang yang bercabang dari pangkal, dapat tumbuh tegak maupun agak merayap.[8] Daunnya sangat khas, terbelah menjadi segmen-segmen linear yang runcing, berwarna hijau keabu‑abuan, dan mengeluarkan aroma mirip nanas atau camomile saat diremas.[9] Bunganya tersusun dalam kepala bunga berbentuk konis hingga hemisferis, tanpa kelopak putih, hanya bunga cakram berwarna kekuningan‑hijauan dengan diameter sekitar 5–11 mm.[8] Setelah berbunga, tanaman menghasilkan buah kurung kecil sepanjang sekitar 1,1–1,5 mm, dengan 4–5 rusuk dan papus yang sangat kecil atau hampir tidak ada.[9]
Persebaran
Matricaria discoidea tumbuh subur di area yang terutama miskin nutrisi dan padat, dan biasanya terlihat mekar di jalan setapak, pinggir jalan, atau lokasi serupa pada musim semi hingga awal musim panas. Asal-usulnya sedikit diperdebatkan. Beberapa sumber menyebut tanaman ini berasal dari Amerika Utara, dari tengah selatan Alaska hingga California dan Texas, serta timur hingga Nova Scotia dan Greenland,[10] sementara sumber lain menganggapnya hanya asli wilayah Pasifik Barat Laut atau sebagai tanaman yang diperkenalkan dari Siberia.[11]
Selain itu, benih tanaman liar ini sering terbawa secara tidak sengaja ke daerah baru melalui tanah yang dibawa kendaraan, dan penelitian oleh Dunmail J. Hodkinson dan Ken Thompson menunjukkan bahwa M. discoidea termasuk salah satu tanaman yang paling sering tersebar dengan cara ini.[12] Tanaman ini kini telah menyebar luas di belahan bumi utara dan telah dinaturalisasi secara umum di Inggris, ketika tanaman ini menjadi salah satu spesies yang paling cepat menyebar sepanjang abad ke-20.[13][14]
↑"Matricaria discoidea DC". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 21 February 2024.
↑Brouillet, Luc (5 November 2020). "Matricaria discoidea - FNA". Flora of North America. Diakses tanggal 21 February 2024.
↑Hodkinson, Dunmail J.; Thompson, Ken (1997). "Plant Dispersal: The Role of Man". Journal of Applied Ecology. 34 (6): 1484–1496. doi:10.2307/2405264. ISSN0021-8901. JSTOR2405264.
↑P.A. Stroh; T. A. Humphrey; R.J. Burkmar; O.L. Pescott; D.B. Roy; K.J. Walker (ed.). "Matricaria discoidea DC". BSBI Online Plant Atlas 2020. Botanical Society of Britain and Ireland. Diakses tanggal 21 February 2024.
↑"Pineappleweed". The Wildlife Trusts (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-10.