Majid Khademi memegang gelar PhD ganda, dalam bidang keamanan nasional dan ilmu pertahanan strategis.[1][2]
Khademi juga muncul dalam laporan media dengan nama Majid Hosseini; nama hukum pastinya belum diklarifikasi secara publik.[3]
Karier
Menyusul pembentukan Organisasi Intelijen IRGC, Khademi disebutkan dalam beberapa laporan sebagai calon penerus Hossein Taeb, yang memimpin organisasi tersebut pada saat itu, sebuah peran yang dikaitkan dengan Khademi hingga setidaknya tahun 2014.
Pada 19 Juni 2025, Khademi ditunjuk sebagai kepala baru divisi intelijennya. Ia menggantikan Mohammad Kazemi, yang tewas bersama perwira IRGC lainnya akibat serangan udara Israel pada 15 Juni selama Perang Dua Belas Hari.[7][8]