Sinopsis
Ninik dan keluarganya menjadi korban dahsyatnya tsunami Aceh tahun 2004. Dalam bencana tersebut, Ninik dan putra bungsunya, Aidan, terpisah dari sang suami, Bagas, dan putra sulung mereka, Alva. Setelah beberapa tahun mencari tanpa hasil dan kehilangan seluruh harta benda akibat tsunami, Ninik memutuskan merantau ke Yogyakarta untuk bertahan hidup. Ia bekerja sebagai asisten rumah tangga keluarga Nadir dan Miranda sambil membesarkan Aidan. Meski hidup sederhana, Ninik tidak pernah berhenti berharap dapat bertemu kembali dengan suami dan anak sulungnya.
Tanpa sepengetahuan Ninik, Alva sebenarnya selamat, tetapi setelah mengalami trauma berat dan kehilangan ingatan. Ia diadopsi oleh keluarga kaya raya yang mengganti namanya menjadi Satria serta menyembunyikan asal-usulnya. Ia tumbuh besar tanpa mengetahui keluarga kandungnya. Sementara itu, Aidan seringkali bermimpi tentang kejadian tsunami tersebut. Ketika takdir perlahan mempertemukan kembali jejak masa lalu mereka, kisah ini menjadi perjalanan emosional tentang kehilangan, harapan, dan pencarian sebuah keluarga yang tercerai-berai oleh bencana terbesar dalam hidup mereka.