Lampu NernstLampu Nernst, model B, DC 0,5 ampere, 95 volt. Dengan izin dari Landesmuseum für Technik und ArbeitMannheim, Jerman, (Ind: Museum Negara Teknologi dan Buruh)Diagram lampu Nernst dari tahun 1903. Keramik pemancar cahaya disebut "glower"
Lampu Nernst adalah bentuk awal dari lampu pijar elektrik. Lampu Nernst tidak menggunakan filamen wolfram pijar, sebagai gantinya, digunakan sebatang keramik yang dipanaskan hingga memijar. Karena batang keramik tidak mengalami oksidasi ketika dipaparkan ke udara, tidak ada keharusan untuk mengemasnya pada tabung hampa atau gas mulia, batang keramik pada lampu Nernst dapat beroperasi pada udara bebas dan hanya ditutup dengan gelas untuk mengisolasi bahang yang dihasilkannya.
Satu kekurangan dari desain Nernst adalah batang keramik bukanlah konduktor pada suhu ruang jadi lampu memerlukan pemanas terpisah untuk memanaskan keramik hingga cukup panas untuk mulai menghantar dengan sendirinya.