Ia paling dikenal karena merumuskan hukum ketiga termodinamika, yang menyatakan bahwa entropi suatu sistem mendekati nilai konstan saat suhu mendekati nol mutlak.
Kontribusi Ilmiah
Hukum Ketiga Termodinamika: Nernst merumuskan teorema panasnya (heat theorem) antara tahun 1906–1912, yang menjadi fondasi bagi hukum ketiga termodinamika.[2]
Persamaan Nernst: Dalam elektrokimia, ia merumuskan persamaan yang menghubungkan potensial reduksi dari sel elektrokimia dengan potensial elektroda standar.
Lampu Nernst: Sebuah lampu pijar listrik yang menggunakan batang keramik, yang menjadi jembatan teknologi sebelum lampu tungsten modern populer.
Kehidupan Pribadi
Nernst menempuh pendidikan di berbagai universitas terkemuka di Eropa dan menghabiskan sebagian besar karier akademisnya di Universitas Göttingen dan Universitas Berlin. Ia juga dikenal sebagai mentor yang luar biasa bagi banyak ilmuwan hebat, termasuk Irving Langmuir.[1]
Referensi
12"Walther Nernst - Biographical". NobelPrize.org. Nobel Prize Outreach AB 2024.
↑"Walther Nernst | German physicist and chemist". Encyclopedia Britannica.