Laga FC (singkatan dari Gelanggang Olahraga Football Club), bermain di level profesional Divisi Utama Liga Indonesia setelah promosi dari Liga Nusantara 2014.[2] Di awal berdirinya Laga FC berisikan mayoritas pemain - pemain Pra PON kontingen Jawa Timur. Ketika tampil di Divisi Utama Liga Indonesia, Laga FC diasuh pelatih Uston Nawawi di bawah kepemimpinan Ketua Umum dr Wardi Azhari Siagian. Prestasi yang pernah diraih selama menggunakan nama Laga FC adalah Runners-up: Liga Nusantara 2014. Saat masih bernama Laga FC, klub ini terkenal sebagai klub yang nomaden dalam menghadapi Indonesia Soccer Championship B 2016. Klub ini sempat mengalami beberapa hal memalukan terkait homebase, diantaranya Gagal menggelar laga perdana kontra Persik Kediri 1 Mei 2016, di Stadion Merdeka, Jombang.[3] Setidaknya ada 3 (tiga) kota yang dijadikan homebase dalam satu musim oleh Laga FC, yaitu Surabaya, Jombang, dan Kota Batu. Terakhir kali Laga FC menjalani pertandingan di Stadion Brantas, Kota Batu.[4]
Sragen United
Saham Laga FC dibeli oleh pengusaha Sragen, Indika Wijaya Kusuma sebesar Rp5 miliar dari PT Laga Nusantara Mandiri. Dengan dibelinya saham klub tersebut, maka ke depan klub itu tidak lagi nomaden seperti saat kompetisi Indonesia Soccer Championship B 2016, yang harus berpindah-pindah kota. Dengan bergantinya nama menjadi Sragen united klub itu akan menjadikan Kabupaten Sragen sebagai homebase mereka dalam mengarungi kompetisi Liga dua musim ini. Stadion Taruna, Sragen dipilih sebagai kandang mereka untuk menghadapi setiap lawan yang ada.[5]