Abad ke-19
Korupsi menjadi masalah yang penting lagi di perpolitikan Amerika Serikat saat pemilihan umum presiden Amerika Serikat 1824 dengan salah satu calon presiden yang ikut serta bernama Andrew Jackson yang menggambarkan dirinya sebagai calon yang anti-korupsi. Masalah korupsi semakin buruk akibat hasil pemilihan umum Presiden yang kontroversial karena kemenangan Andrew Jackson dihalangi, sehingga kejadian ini disebut sebagai tawaran korup (corrupt bargain). Setelah Andrew Jackson menang pemilhan umum Presiden tahun 1828, muncul lagi persoalan sengketa bank sentral dalam masalah korupsi.[2]
Dalam tingkat pemerintahan negara bagian, pihak berwenang di negara bagian tersebut akan mengizinkan piagam badan usaha supaya pembentukan badan usaha baru menjadi sah. Namun, piagam badan usaha ini ditentang warga karena bisa berpotensi menimbulkan korupsi. Walaupun piagam badan usaha ini bisa memberikan keuntungan dalam hal perkembangan ekonomi untuk negara bagian di Amerika Serikat, tetapi piagam badan usaha ini bisa menguntungkan pihak sekutu politik. Misalnya, sekutu politik bernama Albany Regency yang memberikan imbalan piagam ke perusahaan bank karena memberikan dana atau dukungan politik ke politik sekutu tersebut. Masalah ini selesai setelah penyederahanaan proses pembentukan badan usaha pada tahun 1840-an[2]
Pada Zaman Sepuhan, Amerika Serikat mengalami peningkatan dalam hal kemakmuran dan pertumbuhan ekonomi. Namun, pertumbuhan ekonomi ini juga diiringi dengan naiknya kasus korupsi sekaligus suap dalam bidang pemerintahan dan usaha. Masalah utama yang menjadi perdebatan adalah sistem spoil yang misalnya kalau mendukung seorang politikus akan dikasih imbalan untuk kerja di lembaga pemerintah. Masalah sistem spoil diatasi melalui reformasi pegawai negeri.[3]
Banyak skandal korupsi yang terjadi saat masa kepresidenan Ulysses S. Grant. Presiden Grant tidak mempunyai kawakan politik apa pun dan kemampuan untuk mengelola anggota kabinetnya hanya sedikit, sehingga ada pihak yang mau mencari keuntungan karena kurangnya berpengalaman presiden Grant.[1] Contoh skandal korupsi yang terjadi pada masa kepresidenan Grant adalah kasus Whiskey Ring, skandal Star Route, dan skandal tempat perdagangan. Selain dari kasus-kasus sebelumnya, masa kepresidenan Grant juga ditandai dengan skandal Crédit Mobilier.[4]