Spesies ini sebelumnya telah lama dianggap sebagai jenis yang sama dengan kobra hutan (Naja melanoleuca), namun perbedaan genetik dan morfologis membuatnya diakui sebagai spesiesnya sendiri.[2] Spesies ini dibedakan dari Naja melanoleuca umumnya dengan hadirnya 17 baris sisik dorsal di tengah tubuhnya, alih-alih 19; jumlah baris ventral gelap yang lebih sedikit; dan sebuah kecenderungan terhadap melanisme ontogenetik.