Tradisi mengklaim bahwa Santo Paulus sendiri mendirikan keuskupan Malta pada tahun 60 Masehi saat ia menahbiskan gubernur Romawi, Publius, orang kudus Malta pertama, sebagai uskup pertama Malta. Sehingga dengan tindakan tersebut, Malta menjadi salah satu negara pertama yang masuk agama Kristen di dunia dan negara pertama yang mengalaminya di dunia Barat. Keuskupan Malta dijadikan tahta suffragan dari Metropolitan Keuskupan Agung Palermo oleh bulla kepausan Paus Adrianus IV pada 10 Juli 1156 dan dikonfirmasikan oleh Paus Aleksander III pada 26 April 1160. Bekas Keuskupan Malta, yang merupakan salah satu keuskupan tertua di dunia, ditingkatkan menjadi keuskupan agung pada 1 Januari 1944. Sebelum 1864, Keuskupan Malta masing-masing meliputi pulau-pulau Malta, Gozo dan Comino. Pada 22 September 1864, keuskupan tersebut mengalami pemekaran wilayah Gozo dan Cosimo saat Paus Pius IX mendirikan Keuskupan Gozo yang menjadi keuskupan suffragan untuk Malta.
↑Morana, Martin (2011). Bejn Kliem u Storja (dalam bahasa Maltese). Malta: Books Distributors Limited. ISBN978-99957-0137-6. Diarsipkan dari asli tanggal 5 October 2016. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)