Organisasi
Gereja Katolik di Sierra Leone diatur dalam hierarki Latin dan terdiri dari satu provinsi gerejawi yang mengatur semua Sierra Leone. Ini terdiri dari Keuskupan Agung Metropolitan Freetown dan tiga keuskupan sufragan.
Gereja Katolik di Sierra Leone tidak memiliki Konferensi Waligereja nasional, namun merupakan bagian dari Gambia dan Sierra Leone, yang menjadi tuan rumah di Freetown.[3]
Tidak ada tituler melihat. Semua yurisdiksi yang mati adalah pendahulu dari tahta saat ini.
Secara resmi terdapat Nunsiatur Apostolik (representasi diplomatik kepausan tingkat kedutaan) untuk Sierra Leone dan Nunsiatur Apostolik untuk Gambia, tetapi keduanya berada di tangan Nunsiatur Apostolik untuk Liberia (di ibukotanya Monrovia ).
Keuskupan Episkopal Makeni
Keuskupan Makeni adalah sebuah keuskupan di Provinsi gerejawi dari Freetown di Sierra Leone. Katedral adalah Katedral Our Lady of Fatima di Makeni.[6]
- 3 April 1952: Didirikan sebagai Prefektur Apostolik Makeni dari wilayah Keuskupan Freetown dan Bo
- 24 Februari 1962: Dinaikkan statusnya menjadi keuskupan
Keuskupan Episkopal Bo
Pada bulan Januari 2011, Keuskupan Bo (Dioecesis Boënsis) didirikan pada tahun 2011 oleh Paus Benediktus XVI[7] melalui bulla Petrini Ministerii.
Takhta keuskupan tersebut berada di Gereja Maria Tak Bernoda tempat Ritus Romawi dilaksanakan dan berfungsi sebagai kedudukan Keuskupan Bo (Dioecesis Boënsis) yang didirikan pada tahun 2011 oleh Paus Benediktus XVI[7] melalui bulla Petrini Ministerii.
Ada sekitar 50.000 umat Katolik di bawah yurisdiksi keuskupan tersebut.