Sebuah aksi pengambilalihan penjara dan baku tembak selama tiga hari terjadi pada tahun 2018 antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan narapidana kasus terorisme yang ditahan di Mako Brimob di Depok, Jawa Barat, Indonesia. Para narapidana menguasai satu blok penjara dan 6 petugas polisi disandera. Akibat bentrokan tersebut, lima petugas polisi tewas, dengan satu narapidana tewas setelah ditembak oleh polisi. Empat polisi juga terluka dalam insiden tersebut.[3]Negara Islam Irak dan Syam (NIIS) mengklaim para pejuangnya terlibat dalam bentrokan tersebut.[4] Seorang polisi lainnya ditikam hingga tewas di Mako Brimob setelah pengepungan oleh seorang teroris yang kemudian ditembak dan tewas.[5]
Pada budaya populer
Peristiwa ini diangkat sebagai film dengan judul Sayap Sayap Patah, dirilis pada tanggal 18 Agustus 2022.[6]