Kazerun (Persia: کازرونcode: fa is deprecated ) adalah sebuah kota di bagian barat laut Provinsi Fars di Iran dan merupakan pusat County Kazerun. Kota ini memiliki sejarah kuno, banyak monumen bersejarah dan peninggalan kuno, serta berbagai objek wisata. Kazerun merupakan kota terbesar dan terpadat di bagian barat Provinsi Fars. Jumlah penduduk Kota Kazerun tanpa wilayah pinggirannya dalam Sensus Penduduk dan Perumahan tahun 2016 adalah 96.683 jiwa, sedangkan jumlah penduduk County Kazerun mencapai 211.341 jiwa.[1]
Sebelum Islam, kota Bishapur merupakan salah satu ibu kota Kekaisaran Sasaniyah dan pusat wilayah yang kini menjadi kawasan Kazerun. Ketika kota tersebut dihancurkan oleh pasukan Muslim Arab yang menaklukkannya, penduduk Persia di sana bermigrasi ke Kota Kazerun.[2][3]
Mitologi Persia mengaitkan pendirian Kota Kazerun dengan Dinasti Pishdadiyah dan Tahmuras, lebih dari 7.500 tahun yang lalu.[4][5] Catatan sejarah juga menyebutkan bahwa kota ini diperluas oleh Syapur I dan Kavad I, dua raja Sasaniyah.[6][7]
Penduduk wilayah Kazerun dan Syapur pernah memberontak dan menyatakan kemerdekaan dari Kekhalifahan Rasyidin setelah penaklukan Arab atas wilayah tersebut. Pemberontakan yang dipimpin oleh seorang bangsawan Sasaniyah itu ditumpas dengan keras.[8]
Penduduk Kazerun tetap menganut agama Zoroastrianisme hingga abad ke-10. Namun, setelah berdirinya tarekat sufi Kazeruniyah (Morsyidiyah) oleh Abu Ishaq dari Kazerun, mayoritas penduduk kota tersebut memeluk Islam.[11] Tarekat sufi Kazeruniyah yang berpusat di Kota Kazerun kemudian menyebar ke berbagai wilayah seperti India, Tiongkok, dan Kesultanan Utsmaniyah pada abad-abad berikutnya, sehingga membawa ketenaran dan kemakmuran ekonomi bagi kota tersebut.[12]
Kota ini merupakan tempat kelahiran banyak ilmuwan, penyair, sufi, pedagang, dan tokoh besar Persia lainnya, serta dikenang sebagai salah satu pusat peradaban, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan Persia.[13] Bahasa yang digunakan oleh penduduk Kazerun adalah bahasa Persia dengan dialek Kazeruni.[14]
Perekonomian Kazerun bertumpu pada perdagangan, transportasi, sektor jasa, pertanian, dan industri.[15][16]