Kawasan Warisan Dunia Alam Liar TasmaniaKawasan lindung dan keanekaragaman hayati
Kawasan Warisan Dunia Alam Liar Tasmania merupakan kawasan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, terletak di bagian barat daya, barat, dan tengah pulau Tasmania, Australia. Kawasan ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1982, dan wilayah perlindungannya diperluas pada tahun 1989 hingga mencakup sekitar 13.800 km². Kawasan Belantara Tasmania mencakup beberapa taman nasional utama, di antaranya Taman Nasional Southwest (1968), Taman Nasional Franklin–Gordon Wild Rivers (1981), dan Taman Nasional Cradle Mountain–Lake St. Clair (1971). Selain itu, kawasan ini juga meliputi Taman Nasional Walls of Jerusalem (1981) dan Taman Nasional Hartz Mountains (1939). Di bagian timur laut dan timur, wilayahnya berbatasan dengan Kawasan Konservasi Central Plateau (1982) serta sejumlah area lindung lainnya. Beragam situs arkeologi ditemukan di wilayah ini, termasuk di Sungai Maxwell, Wargata Mina, dan Pelabuhan Macquarie. Kawasan ini telah dihuni oleh masyarakat Aborigin Tasmania selama puluhan ribu tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa. Pada periode kolonial, daerah tersebut menjadi lokasi koloni hukuman pertama di Tasmania pada tahun 1822-1833, yang berpusat di Pulau Sarah di Pelabuhan Macquarie. Sejak awal abad ke-19, kegiatan ekonomi utama di kawasan ini meliputi perikanan, pertambangan, pembuatan kapal, dan penebangan kayu, yang hingga kini masih menjadi sektor yang bersaing dengan upaya pelestarian alam. Bentang alam-nya yang menakjubkan terdiri atas vegetasi alpen dan hutan hujan beriklim lembab. Ekosistem-nya menjadi habitat bagi berbagai satwa khas, termasuk setan Tasmania, gumbem macan dan gumbem timur, lobster tanah, serta spesies endemik seperti katak pohon Tasmania, laba-laba gua, dan tikus ekor panjang. Di kawasan ini juga ditemukan tikus gigi lebar dan burung nuri tanah. Jenis tumbuhan yang menonjol mencakup plum asli Tasmania, sedge, eukaliptus, dan leatherwood, serta spesies endemik seperti scoparia, myrtle beech, pinus Huon, dan pinus King Billy.[2][3]