Konservasi atau pelestarian adalah tindakan pemeliharaan dan pelindungan secara teratur untuk mencegah sesuatu dari perubahan atau kerusakan.[1] Konservasi juga merupakan upaya kerja secara bersama, tidak mungkin dilaksanakan sendirian. Selain itu, gerakan konservasi, semestinya tidak menjadi gerakan yang eksklusif, tetapi bagaimanakah menciptakan gerakan konservasi yang mendapatkan dukungan dan melibatkan publik. Gerakan konservasi adalah sebuah alat, oleh karena itu, petuah “satunya kata dan perbuatan”, serta seloka “apa yang dikatakan dilakukan dan apa yang dilakukan dikatakan”, harus menjadi kulminasi spirit dari konservasi.
Gerakan konservasi — sebuah gerakan politik, lingkungan hidup, dan sosial yang bertujuan untuk melindungi sumber daya alam untuk masa depan.
Konservasi alam — filsafat moral dan gerakan konservasi yang berfokus pada pelindungan spesies dari kepunahan, pemeliharaan dan pemulihan habitat, peningkatan jasa ekosistem, dan pelindungan keanekaragaman hayati.
Konservasi kehidupan liar — praktik melindungi spesies liar dan habitatnya untuk menjaga kesehatan spesies atau populasi, serta untuk memulihkan, melindungi atau meningkatkan ekosistem alami.
Hukum fisika
Hukum konservasi atau hukum kekekalan — prinsip bahwa properti tertentu yang dapat diukur dari sistem fisika terisolasi tidak berubah seiring dengan perkembangan sistem seiring berjalannya waktu.
Konservasi (psikologi) — kemampuan berpikir logis yang memungkinkan seseorang menentukan bahwa kuantitas tertentu akan tetap sama meskipun ada penyesuaian wadah, bentuk, atau ukuran yang terlihat, menurut psikolog Jean Piaget.
Halaman disambiguasi ini berisi artikel dengan judul yang terkait dengan Pelestarian. Jika Anda mencapai halaman ini dari sebuah pranala internal, Anda dapat membantu mengganti pranala tersebut ke judul yang tepat.