Hutan KhandawaLukisan pembakaran hutan Khandawa (dibuat pada abad ke-19) dari India. Di tengah lukisan tampak Mayasura, sedang menghadap Arjuna dan Kresna.
Hutan Khandawa, atau yang dalam bahasa Sanskerta dikenal sebagai Khandawawana (Dewanagari: खाण्डववन;,IAST:Khāṇḍavavana,खाण्डववन) atau Khandawaprastha (Dewanagari: खाण्डवप्रस्थ;,IAST:Khāṇḍavaprastha,खाण्डवप्रस्थ), adalah suatu hutan yang tercatat dalam wiracaritaHinduMahābhārata.[1][2] Hutan itu terbentang di sebelah barat sungai Yamuna. Hutan ini pada mulanya dihuni para naga yang dipimpin oleh Taksaka.[3]
Dalam wiracarita, dikisahkan kelima Pandawa membersihkan area hutan tersebut untuk membangun kota baru bernama Indraprastha. Arjuna dan Kresna dipercaya untuk mengemban pekerjaan membumihanguskan hutan tersebut. Para penghuni hutan tersebut diungsikan. Kejadian ini merupakan bibit dari hubungan pahit antara Taksaka dengan para raja Dinasti Kuru.[3]
Salah satu penghuni hutan ialah seorang asura bernama Maya. Ia berterima kasih kepada Arjuna dan Kresna karena nyawanya diluputkan dari pembakaran hutan tersebut. Sebagai balas budi, ia membangun suatu istana megah di kota baru Indraprastha.
↑Sir William Wilson Hunter, The Indian empire: its history, people and products, Trubner, 1882, ... the five Pandava brethren of the Mahabharata burned out the snake-king Takshaka from his primeval Khandava forest ...
12The Mahabharata, Book 1 of 18: Adi Parva, Forgotten Books, ISBN978-1-60506-611-0, ... I adore thee also, to obtain the ear-rings, O Takshaka, who formerly dwelt in Kurukshetra and the forest of Khandava! ... And Takshaka, surprised beyond measure and terrified by the heat of the fire, hastily came out ...