Legenda
Sebelum berputra Bumanyu, Bharata mengangkat Bharadwaja sebagai putranya. Sebagai putra angkat, Bharadwaja dicalonkan menjadi raja, tetapi ia tidak tertarik dengan kerajaannya. Ia lebih memilih mendalami kehidupan rohani. Untuk mengatasi kekecewaan Bharata, maka Bharadwaja menyelenggarakan upacara suci. Dalam upacara tersebut, Dewa Agni dipanggil untuk memberikan apa yang diminta oleh Bharata. Maka Bharata memiliki seorang putra bernama Bumanyu.[2]
Tak lama kemudian, Raja Bharata mangkat. Bharadwaja tinggal di istana sampai usia Bumanyu cukup untuk meneruskan tugas ayahnya. Bharadwaja membimbingnya dan mengangkatnya menjadi raja. Tindakan Bharadwaja telah menyelamatkan garis keturunan Dinasti Candra. Kemudian, Bumanyu menikah dengan Puskarini, dan memiliki putra bernama Suhotra.[3] Dari garis keturunan Bumanyu, kesatria-kesatria saleh seperti Pandawa akan lahir.[4]
Bumanyu merupakan sesepuh Dinasti Bharata, yaitu keturunan raja Bharata, ayahnya sendiri.