Kamarudin memulai debutnya dengan mengikuti kontes tetapi kalah di daerah pemilihan Tumpat dalam pemilihan umum 1995 ketika dia masih di UMNO. Sejak beralih ke PAS, Kamarudin terpilih menjadi kursi Tumpat pada 1999, 2004, 2008 dan 2013.[6] Untuk pemilihan umum 2004, dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PAS.[3] Dia kemudian bersaing dan memenangkan daerah pemilihan Bandar Tun Razak dalam pemilihan 2018 setelah bergabung dengan PKR. Kemudian, Kamarudin dilantik sebagai Wakil Menteri Perhubungan sejak 2 Juli 2018 hingga 24 Februari 2020 di Kabinet Mahathir VII.
Biodata
Kamarudin bin Jaffar lahir pada tanggal 3 November 1951 di Wakaf Bharu, Tumpat, Kelantan. Menghadiri SRK Sultan Ibrahim, Pasir Mas, Kelantan (1958-1963). Di Malay College Kuala Kangsar (1964-1970) dia belajar dengan Datuk Seri Anwar Ibrahim. Ia melanjutkan studinya di Universitas Kent, Canterbury, Inggris (1971-1974) kemudian di Universitas London (1975-1976).
Keluarga
Istrinya Kamariah Kamarudin meninggal pada 11 November 2009 karena kanker usus besar setelah mendapat perawatan di Pusat Medis Subang Jaya (SJMC) termasuk kemoterapi. Saat itu, Kamaruddin Jaafar sedang berada di Qatar. Jenazah disembah di Masjid Nurul Yaqin SS7 Kelana Jaya dan dimakamkan di Bukit Kiara usai salat Asar.
Mereka memiliki empat anak, dua putra dan dua putri:
Nur Adilah
Saiful Adli
Shahid Adli
Nur Shifa
Kamaruddin Jaafar menikah untuk kedua kalinya dengan Datin Yushazlinda Yaacob pada 10 Maret 2011. Upacara pernikahan digelar di Masjid Tengku Kelana Jaya Petra, Kelana Jaya, Selangor. Istrinya berasal dari Melaka. Hadir pula Mahfuz Omar, Dr Dzulkefly Ahmad dan Dr Mohd Hatta Ramli.
Karier
Asisten Sekretaris, Divisi Riset, Departemen Perdana Menteri (1974-1975)
Dosen Universitas Nasional Malaysia (1975-1985)
Sekretaris Politik Wakil Perdana Menteri, Tun Ghafar Baba (1986-1991)