'Juniperus polycarpos var. seravschanica' (Kom.) Kitam.
'Juniperus macropoda' Boiss.
Juniperus seravschanica adalah spesies arar yang juga dikenal dengan nama umum arar pashtun. Sebarannya meliputi dari selatan Kazakhstan melalui Kirgizstan, Tajikistan, Uzbekistan timur, dan Turkmenistan, hingga Afganistan utara dan timur, Pakistan utara, serta Kashmir. Populasi terpencil juga ditemukan di pegunungan tenggara Iran, termasuk sekitar Kuhbanan, Rabor, dan Kuh-e Khabr di Pegunungan Hazaran, serta di Pegunungan Hajar di Oman. Spesies ini kadang-kadang diperlakukan sebagai subspesies dari J. polycarpos atau J. excelsa. Penggembalaan berlebihan oleh unta, kambing, dan keledai liar di ketinggian di bawah 2.400 meter di Oman telah menghambat regenerasi hutan J. seravschanica.[1][2][3]
Deskripsi
Juniperus seravschanica adalah konifer berdaun hijau yang bisa muncul sebagai semak atau pohon hingga sekitar 20 meter, dengan mahkota berbentuk kerucut padat dan kulit kayu berwarna kemerahan atau abu‑kemerahan. Cabangnya relatif pendek dan kaku, dengan ranting berwarna kuning kehijauan hingga biru kehijauan. Daunnya memiliki dua bentuk, yaitu daun muda berbentuk jarum, dan daun dewasa berbentuk sisik kecil dengan kelenjar resin pada permukaan luar. Struktur anatomis daun menunjukkan dinding epidermis tebal dan stomata yang tenggelam, adaptasi penting terhadap kondisi kering. Kerucut biji sub‑globular, keras, dan berkulit tebal, berwarna biru‑hitam dengan lapisan lilin putih, berdiameter 8–10 mm, mengandung 3–6 biji, sedangkan kerucut jantan berukuran 3–4 mm, muncul soliter atau terminal, menghasilkan serbuk sari untuk polinasi lewat angin.[4]
Persebaran
Juniperus seravschanica tumbuh terutama di hutan dataran tinggi di Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan, yang oleh World Wildlife Fund (WWF) diklasifikasikan sebagai hutan terbuka Gissaro-Alai. Di wilayah ini, spesies lain seperti Juniperus turkestanica, J. semiglobosa, tangkira (Acer spp.), badam (Prunus amygdalus), dan mawar (Rosa spp.) juga ditemukan, meskipun tidak selalu menempati habitat yang sama secara bersamaan. Di Afganistan timur, J. seravschanica terdapat di hutan pegunungan atas pada ketinggian antara 3.100 dan 3.300 meter, yang termasuk dalam hutan konifer pegunungan Afghanistan Timur menurut WWF. Selain itu, spesies ini juga muncul di hutan xerik terbuka pada ketinggian 1.500–2.000 meter di Baluchistan, baik di Afghanistan bagian selatan maupun Provinsi Balochistan yang ada di Pakistan.[5][6][7]
Di Pakistan, hutan J. seravschanica yang besar namun menyusut dapat ditemukan di Distrik Ziarat dan Distrik Kalat, termasuk Pegunungan Zarghun Ghar dekat Quetta serta Koh-i-Takatu dan Koh-i-Murdaar. Blok hutan terluas adalah Hutan Juniper Ziarat, yang mencakup sekitar 700.000 hektar. Populasi paling selatan berada di Pegunungan Hajar, Oman, di mana juniper tumbuh di ketinggian 2.100–3.000 meter, kadang-kadang membentuk hutan terbuka yang dominan bersama dengan Olea europaea.[8][3]
↑Adams, R.P., Al-Farsi, A. & Schwarzbach, A.E. (2014). Confirmation of the southern-most population of Juniperus seravschanica in Oman by DNA sequencing of nrDNA and four cpDNA regions Phytologia 96: 218-224.