Jalan Tol Bengkulu–Lubuk Linggau adalah jalan tol bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Bengkulu dengan Lubuk Linggau. Ruasnya berada di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, dan Kota Lubuk Linggau. Pembangunan tahap pertama dimulai dari Kota Bengkulu ke Kecamatan Taba Penanjung yang mulai dikerjakan sejak September 2019.[1][2] Pembangunannya diawali dari Betungan, Selebar, Bengkulu menuju Taba Penanjung, Bengkulu Tengah dengan panjang 17,6 kilometer. PT Hutama Karya menjadi pelaksana pembangunan yang ditargetkan rampung pada tahun 2022. Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Juli 2023, pembangunan jalan tol tahap selanjutnya segera dilanjutkan secepatnya demi percepatan kemajuan Provinsi Bengkulu pada khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya sesuai dengan janji dan rencana saat kampanye Pilpres 2019.[3][4] Terakhir, pembangunan jalan tol ini akan dilanjutkan dari Kepahiang ke Lubuk Linggau. Targetnya, 2023 jalan tol Bengkulu yang terhubung ke Tol Trans Sumatra sudah bisa direalisasikan.[5]
Jalan tol ini dibagi menjadi 3 seksi, yaitu:[6][7][8]
Panjang keseluruhan tol ini adalah 95 km.[9][10] Setelah sekian lama ditunda kelanjutannya, proyek strategis nasional ini dilanjutkan pada tahun 2026.[11][12] Namun, Hutama Karya memastikan proyek ini tidak dilanjutkan pada tahun 2026.[13]
Data teknis
Berikut ini adalah data teknis Jalan Tol Bengkulu–Lubuk Linggau:[14]