Kepahiang adalah kabupaten di Provinsi Bengkulu, Indonesia. Kabupaten Kepahiang diresmikan pada 7 Januari 2004 yang sebelumnya merupakan wilayah Kabupaten Rejang Lebong.[4] Ibu kota Kabupaten Kepahiang adalah Kecamatan Kepahiang.
Secara administratif, Kabupaten Kepahiang terbagi menjadi 8 kecamatan dan 91 desa. Pada tahun 2006, jumlah penduduknya mencapai 114.889 jiwa yang terdiri dari pria 57.835 jiwa dan wanita 57.054 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai 163 per km².[5] Sementara pada pertengahan 2024, jumlah penduduk Kepahiang sebanyak 155.520 jiwa.[1]
Geografis
Batas wilayah
Berikut merupakan batas wilayah Kabupaten Kepahiang:[butuh rujukan]
Nama kabupaten Kepahiang dikarenakan di daerah ini dulunya terdapat banyak keluak yang dalam bahasa Rejang disebut kepayang. Kepayang berubah menjadi Kepahiang setelah penamaannya disahkan secara legalitas hukum yang ada di Indonesia.[butuh rujukan]
Dalam tumpuk pemerintahan, seorang kepala daerah yang mengajukan diri untuk cuti atau berhenti sementara dari jabatannya kepada pemerintah pusat, maka Menteri Dalam Negeri menyiapkan penggantinya yang merupakan birokrat di pemerintah daerah atau bahkan wakil bupati, termasuk ketika posisi bupati berada dalam masa transisi.
Kabupaten Kepahiang memiliki 8 kecamatan, 12 kelurahan, dan 105 desa. Luas wilayahnya mencapai 665,00 km² dan penduduk 147.677 jiwa (2017) dengan sebaran 222 jiwa/km².[12][13]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kepahiang, adalah sebagai berikut:
Melambangkan daerah teritorial Kabupaten Kepahiang yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Perbukitan
Melambangkan bahwa letak geografis Kabupaten Kepahiang dikelilingi oleh daerah perbukitan yang subur.
Seikat padi dan kopi
Melambangkan hasil bumi Kepahiang yang memberikan kesejahteraan dan kemakmuran kepada masyarakatnya, serta 7 tali pengikat padi dan kopi yang melambangkan tanggal diresmikannya Kabupaten Kepahiang sebagai tali yang mempererat persatuan dan kesatuan.
Lambang air dan lingkaran muara
Lambang air melambangkan bahwa Kabupaten Kepahiang kaya akan sumber air yang merupakan sumber segala kehidupan.
Lingkaran muara menunjukkan bulan Januari sebagai bulan diresmikannya Kabupaten Kepahiang.
Cerana dan keris
Cerana melambangkan pedoman tradisi dan kebudayaan Kepahiang yang cinta perdamaian dan ketenteraman.
Sebilah keris di atas cerana melambangkan keberanian dalam menjunjung tinggi dan melestarikan perdamaian dan ketenteraman rakyatnya.
Desain cerana dan keris menyerupai kibut yang merupakan flora resmi Kepahiang.
Seutas pita bertuliskan SEHASEN
Kata SEHASEN pada pita merupakan sebuah kata dari bahasa Rejang yang digunakan sebagai semboyan untuk Kabupaten Kepahiang yang berarti sepakat dalam menentukan segala kebijakan. Semboyan tersebut juga menjadi singkatan dari:
12Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 131.28-8 Tahun 2004, pada 6 Januari 2004, tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Kepahiang, Provinsi Bengkulu.