Ismaya Group adalah perusahaanpenyantunan asal Indonesia yang mengelola rumah makan, bar, jasa boga, dan penyelenggara acara.[1] Didirikan pada tahun 2003 oleh Christian Rijanto, Bram Hendrata, dan Brian Sutanto, Ismaya Group memiliki bermacam-macam merek rumah makan yang tersebar di Indonesia dan Dubai, Uni Emirat Arab. Per tahun 2026, terdapat lebih dari 150 gerai makanan dan minuman yang dibawahi oleh Ismaya Group. Jasa boga dijalankan oleh Ismaya Catering, sementara jasa penyelenggara acara dijalankan oleh Ismaya Live.[1]
Sejarah
Ismaya Group didirikan oleh Christian Rijanto, seorang penghobi kuliner. Idenya untuk mendirikan perusahaan kuliner dilahirkan saat dia kembali ke Indonesia setelah beberapa tahun tinggal di Amerika Serikat. Nostalgianya akan restoran tempat dia bersantai di Amerika Serikat tidak terpenuhi karena tidak ada tempat semacam itu di Indonesia. Dibantu oleh Bram Hendrata dan Brian Sutanto, dua pengusaha yang pernah bekerja di sektor keuangan dan investasi, Christian meriset dan mendirikan Ismaya Group. Pada tahun 2003, mereka membuka Blowfish, sebuah bar di Wisma Mulia, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. Bar dengan arsitektur Kebangkitan Gotik ini menghadirkan pengalaman bersantai sambil melihat pertunjukan musik. Bar kedua mereka di Jalan Gatot Subroto, Dragonfly, menyusul setahun berikutnya, dengan lokasi di Graha BIP. Pada tahun 2005, Ismaya Group merintis merek restoran pertama mereka, Sushigroove, di Grand Indonesia.[2] Pada tahun 2011, mereka merintis Ismaya Live, divisi khusus jasa penyelenggara acara.[3]
Rumah makan
Ismaya Group mengelola restoran-restoran dan bar-bar mereka melalui 18 merek. Merek-merek tersebut dibagi menjadi 5 kategori, yakni Elevate (mempertinggi), Everyday (sehari-hari), Ignite (menyala), Unite (menyatu), dan Wellbeing (kesejahteraan hidup).
Social House: Diluncurkan pada tahun 2008 di Grand Indonesia, Social House memadukan konsep restoran dan bar dan menargetkan pelanggan papan atas yang, seperti namanya, hendak mencari tempat bersosialisasi.[4] Pada tahun 2009, Social House membuka cabang di luar negeri bernama Social House Dubai di Dubai Mall, Uni Emirat Arab.[5]
Pizza e Birra: Diluncurkan pada tahun 2009 di Plaza Indonesia, Pizza e Birra mengusung konsep pizzeria yang menyajikan piza dan bir. Saat ini, satu-satunya gerai Pizza e Birra yang masih buka ada di Cilandak Town Square.[6]
Kitchenette: Diluncurkan pada tahun 2010 di Plaza Indonesia, Kitchenette adalah restoran bertemakan "dapur rumah", dengan tujuan menyajikan hidangan seperti di rumah. Saat ini, terdapat 19 gerai Kitchenette di Indonesia.[7][8]
Skye: Diluncurkan pada tahun 2012 di Lantai 56 Menara BCA, Skye mengusung konsep Lifestyle Resort in the Sky, dengan letak restoran di atas gedung pencakar langit yang menyuguhkan pemandangan kota Jakarta. Hidangan yang disajikan bersifat internasional, dengan inspirasi dari Asia Tenggara, Jepang, Italia, dan Meksiko.[9]
Tokyo Belly: Diluncurkan pada tahun 2012 di Grand Indonesia, Tokyo Belly adalah restoran santai yang menyajikan hidangan Jepang seperti bentō, susyi, dan donburi. Saat ini, terdapat 4 gerai Tokyo Belly di Indonesia.[10]
Djournal Coffee: Diluncurkan pada tahun 2013 di Grand Indonesia, Djournal Coffee adalah kedai kopi yang menjual berbagai menu kopi dan non-kopi, dengan penekanan pada varian lokal. Saat ini, terdapat 33 gerai Djournal Coffee di Indonesia.[11]
The People's Cafe: Diluncurkan pada tahun 2014 di Summarecon Mall Serpong, awalnya sebagai pergantian nama gerai Djournal Coffee di mal tersebut, merek ini merupakan restoran santai yang menjual jajanan Indonesia. Saat ini, terdapat 56 gerai The People's Cafe di Indonesia.[12]
Gia/Osteria Gia: Diluncurkan pada tahun 2015 di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Gia menyajikan hidangan Italia seperti pasta, piza, dan tiramisu. Pada tahun 2018, Ismaya Group menyegarkan tema Gia dan mengganti namanya menjadi "Osteria Gia", dengan desain interior restoran yang lebih berwarna. Gerai pertama konsep baru ini dibuka di Pacific Place, Jakarta. Saat ini, terdapat 8 gerai Osteria Gia di Indonesia,[13] sementara satu-satunya gerai Gia yang masih tersisa berada di Dubai, Uni Emirat Arab.[14]
Manarai Beach House: Diluncurkan pada tahun 2018 di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Manarai Beach House adalah kelab pantai yang dapat diakses oleh tamu hotel dan masyarakat umum. Restoran ini menyajikan hidangan Bali dan Barat.[15]
Social Garden: Diluncurkan pada tahun 2019 di Senayan City, Social Garden menyuguhkan sensasi menyantap makanan di tengah lingkungan tanaman yang asri.[16]
Cafe Kissa: Diluncurkan pada tahun 2023 di Grand Indonesia, Cafe Kissa adalah restoran Jepang dengan nuansa modern yang mengambil inspirasi dari bistro.[17]
Haraku Ramen: Diluncurkan pada tahun 2023 di Grand Indonesia, Haraku Ramen adalah restoran Jepang yang menyajikan ramen sebagai menu andalan. Saat ini, terdapat 20 gerai Haraku Ramen di Indonesia.[18][19]
Flor: Diluncurkan pada tahun 2023 di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Flor adalah toko roti yang menjual pastri, dengan penekanan pada Viennoiserie. Saat ini, terdapat 2 gerai Flor di Indonesia.[20]
Naaga Bar: Diluncurkan pada tahun 2023 di Jalan Gereja Theresia, Menteng, Naaga adalah bar yang menjual minuman beralkohol dengan bahan-bahan lokal Indonesia.[21]
Semaja: Diluncurkan pada tahun 2023 di Jalan Gereja Theresia, Menteng, Semaja menghadirkan menu masakan Indonesia dengan penyajian modern.[22]
Foogu Bar: Diluncurkan pada tahun 2025 di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Foogu Bar adalah bar bertema Jepang. Bar ini merupakan hasil pergantian merek dari A/A Bar, merek bar lain Ismaya Group yang tutup pada tahun 2025.[24]
Skola Courtyard & Restaurant: Diluncurkan pada tahun 2025 di Jalan Merak, Kota Lama, Semarang, Skola menghadirkan hidangan Asia dengan lingkungan bersejarah; sesuai dengan namanya, restoran ini menempati bekas Semarangsche Ambachtsschool, sebuah sekolah kejuruan pertukangan zaman Hindia Belanda.[25]
Bisnis lain
Ismaya Group menggelar pameran dan festival musik melalui anak usaha bernama Ismaya Live. Pada tahun 2008, Ismaya Group menggelar edisi pertama dari Djakarta Warehouse Project (DWP) yang bertempat di bar Blowfish. Acara tahunan tersebut adalah salah satu festival musikelektronik terbesar di Asia dan sempat menghadirkan artis-artis seperti Calvin Harris, Avicii, Alan Walker, Steve Aoki, dan David Guetta.[26] Pada tahun 2014, Ismaya Live menggelar edisi pertama dari We the Fest, festival musik musim panas yang menghadirkan artis-artis berbagai macam genre, seperti Ellie Goulding, Lorde, Odesza, dan Jackson Wang.[27] Sejak tahun 2009, Ismaya Live telah menggelar pameran makanan tahunan bernama Jakarta Culinary Festival.[28]