Sejarah
Pada saat didirikan pertama kalinya, perguruan tinggi ini bernama Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darul Ulum Kandangan, kemudian berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam atau disingkat STAI Darul Ulum Kandangan yang didirikan pada 22 September 1986 atau 18 Muharram 1407 H di Kandangan, Kalimantan Selatan, pada hari Senin tanggal.[3]
Namun, sebenarnya ide pembangunan perguruan tinggi ini telah ada sejak tahun 1960-an, ketika berdiri Fakultas Adab di Kandangan yang merupakan cabang dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari Banjarmasin. Selanjutnya, Fakultas ini berubah menjadi Fakultas Syariah dan disusul pendirian Fakultas Tarbiyah.[3]
Pada 1980-an, terdapat kebijakan pemerintah yang menerapkan seluruh perguruan tinggi di daerah harus diintegrasikan ke ibukota propinsi. Hal ini menyebabkan vakumnya perguruan tinggi di Kota Kandangan. Namun, terjadi lagi perubahan peraturan yang kembali membolehkan adanya perguruan tinggi di daerah.[3]
Pada tahun 1985, didirikanlah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Darul Ulum Kandangan dengan kuliah perdana pada 22 September 1986, bertempat di Madrasah Darul Ulum, Kampung Pandai, Kandangan, yang selanjutnya ditetapkan sebagai hari jadi almamater. Adapun kepemimpinan STIS Darul Ulum Kandangan periode 1986-1991 ini dijabat oleh H. Suhaimi Kaderi, Lc. sebagai Dekan, Drs. Bustani Iman sebagai Pembantu Dekan I, H. M. Khairyadi Dachyar, Lc. sebagai Pembantu Dekan II, H. M. Yamani, B.A. sebagai Pembantu Dekan III, dan Drs. Safruddin HMS. sebagai sekretaris yang pada tahun 1987 digantikan oleh Drs. Tadjuddin Noor.[3]
Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAI) Darul Ulum Kandangan berganti nomenklatur menjadi Institut Agama Islam Darul Ulum (IAI-DU) Kandangan pada 27 Agustus 2024, berdasarkan keputusan Menteri Agama nomor 904 tahun 2024.[4]