Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan PGRI Banjarmasin didirikan pada tanggal 25 November1985 dalam suatu keputusan hasil Konperda Tingkat I PGRI dari 23 - 25 November1985 di Barabai.[butuh rujukan]Drs. Syamsi selaku Ketua PGRI Tingkat I Kalimantan Selatan yang terpilih kembali untuk kedua kalinya memang untuk mengemban tugas pendirian Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan PGRI Banjarmasin, karena posisi dia sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dasar Tingkat I Kalimantan Selatan akan lebih berkomunikasi dengan berbagai pihak.[butuh rujukan]
Pada bulan Januari1985, dibentuklah panitia kecil Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI yang kemudian berubah namanya menjadi Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan PGRI Banjarmasin dengan susunan:[butuh rujukan]
Pada tahun 1987 STKIP-PGRI Banjarmasin mengalami masa kritis dengan ketentuan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan bahwa bagi Perguruan Tinggi Swasta yang belum mendapatkan status dinyatakan statusquo. Dengan perjuangan dan bantuan serta arahan dari PB-PGRI agar STKIP-PGRI Banjarmasin berafiliasi dengan Perguruan Tinggi PGRI yang terdekat dan memungkinkan untuk menampung semua jurusan yang ada di STKIP-PGRI Banjarmasin yaitu berafiliasi dengan IKIP-PGRI Surabaya (sekarang Universitas PGRI Adi Buana disingkat UNIPA).[butuh rujukan]
Dalam usaha pembaruan sistem tenaga kependidikan Indonesia, pemerintah telah menetapkan seperangkat kebijakan, antara lain dituangkan ke dalam pola pembaruan Sistem Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0124/U/1979, kemudian disempurnakan dengan Surat Keputusan Nomor 0211/U/1982 dan dilanjutkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 tahun 1990 dan disempurnakan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999.[butuh rujukan]
Sejalan dengan usaha tersebut dan sekaligus untuk memantapkan penyelenggaraan proses pendidikan atas dasar Sistem Satuan Kredit Semester maka perlu disusun kebijakan akademik dan pengembangan STKIP PGRI Banjarmasin. Kebijakan ini disusun berdasarkan peraturan-peraturan dan keputusan yang telah dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional, serta petunjuk-petunjuk Kopertis Wilayah XI Kalimantan.[1] dan diharapkan dapat dipedomani oleh dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan akademik di lingkungan STKIP PGRI Banjarmasin.
Pimpinan
Pimpinan STKIP-PGRI Banjarmasin berturut-turut sebagai berikut:[butuh rujukan]
Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Program Studi Pendidikan Seni Tari
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi
Lambang dan Atribut
Lambang
Sayap kanan dan kiri masing-masing terdiri dari 5 helai bulu berwarna kuning, melambangkan cita-cita setinggi angkasa di bidang pendidikan dengan dasar Pancasila, membawa tunas muda harapan bangsa ke masa cerah dan gemilang.
Bulu tangan bawah, warna putih dengan tulisan PGRI berwarna merah melambangkan pengabdian yang dilandasi kesucian, cinta kasih, kemurnian bagi kepentingan rakyat.
Suluh berdiri tegak bercorak 4 garis tegak dan datar berwarna kuning, melambangkan fungsi guru (Pendidikan Pra Sekolah, Dasar, Menenang dan Tinggi) dengan hakikat tugas pengabdiannya sebagai pendidikan yang besar dan luhur.
Nyala api dengan 5 sinar berwarna merah, melambangkan Pancasila (arti ideologis) dan sasarab budi, rasa, karsa dan karya generasi (arti teknis).
Empat buku mengapit suluh dengan posisi dua datar dan dua tegak (simetris) dengan warna corak putih, melambangkan sumber ilmu yang menyangkut nilai-nilai norma pengetahuan, keterampilan akhlak bagi tingkatan lembaga-lembaga pendidikan pra sekolah, dasar, menengah dan tinggi.
Warna dasar tengah hijau, melambangkan kemakmuran generasi.
Pita putih bertuliskan Yayasan Lembaga Pembina Pendidikan sebagai penyangga sayap, melambangkan ikatan yang kokmoh bagi guru seluruh Indonesia di dalam mengejar cita-citanya.
Arti keseluruhan lambang STKIP PGRI Banjarmasin adalah dengan ikatan dan kesadaran pengabdian yang suci murni dengan segala kebenaran, keluhuran jiwa dan cinta kasih senantiasa menunaikan darma baktinya terhadap Negara, Tanah Air dan Bangsa Indonesia dalam mendidik budi, cipta, rasa, karsa dan karya generasi bangsa menjadi manusia Pancasila yang memiliki moral, pengetahuan, keterampilan dan akhlak yang tinggi.[2]
Unit Kegiatan Mahasiswa
Badan Eksekutif Mahasiswa
Badan Legislatif Mahasiswa
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika (HIMATIKA)
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi (HMJBIO)
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (HMJPBSID)
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (HMBI)
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Tari (HIMASETA)
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi (HIMAPTIKOM)
Fasilitas
Laboratorium Komputer Umum
Laboratorium Bahasa
Laboratorium MIPA
Laboratorium Pengajaran (Micro-teaching)
Laboratorium Komputer Khusus Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi