Individualisme atau keananiahan merupakan satu filsafat yang memiliki pandangan moral, politik atau sosial yang menekankan kemerdekaan manusia serta kepentingan bertanggung jawab, dan kebebasan sendiri. Seorang individualis akan melanjutkan percapaian dan kehendak pribadi. Mereka menentang intervensi dari masyarakat, negara, dan setiap badan atau kelompok atas pilihan pribadi mereka. Oleh itu, individualisme melawan segala pendapat yang menempatkan tujuan suatu kelompok sebagai lebih penting dari tujuan seorang individu yang dengan sendiri adalah dasar kepada setiap badan masyarakat. Pendapat-pendapat yang di tentang termasuk holisme, kolektivisme, dan statisme. Filsafat ini juga kurang senang dengan segala standar moral yang berlaku ke atas seseorang karena peraturan-peraturan itu menghalangi kebebasan seseorang.
Etimologi
Dalam bahasa Inggris, kata individualisme pertama kali diperkealkan sebagai istilah peyoratif oleh sosialis utopis seperti kaum Owen pada akhir tahun 1830-an, meskipun tidak jelas apakah mereka dipengaruhi oleh Saint-Simonianisme atau muncul secara independen.[1]
Bacaan lanjutan
Albrecht, James M. (2012) Reconstructing Individualism: A Pragmatic Tradition from Emerson to Ellison. Fordham University Press.
↑Claeys, Gregory (1986). ""Individualism," "Socialism," and "Social Science": Further Notes on a Process of Conceptual Formation, 1800–1850". Journal of the History of Ideas. 47 (1): 81–83. doi:10.2307/2709596.