Hukum Avogadro (terkadang dirujuk sebagai hipotesis Avogadro atau prinsip Avogadro) adalah suatu hukumgas eksperimen yang mengaitkan volume gas dengan jumlah zat gas tersebut.[1] Hukum ini merupakan kasus hukum gas ideal yang spesifik. Hukum ini berbunyi:
Hukum Avogadro menyatakan bahwa, "Gas-gas yang memiliki volume yang sama, pada suhu dan tekanan yang sama, memiliki jumlah molekul yang sama pula."[1]
Untuk massa dari suatu gas ideal tertentu, volume sebanding dengan jumlah (mol) gas tersebut jika diukur pada suhu dan tekanan konstan.
Hukum ini dinamai dari Amedeo Avogadro yang, pada tahun 1811,[2][3] menyatakan hipotesis bahwa dua sampel gas ideal, dengan volume yang sama dan pada suhu dan tekanan sama, memiliki jumlah molekul yang sama. Sebagai contoh volume sebanding dari hidrogen dan nitrogen molekuler mengandung jumlah molekul yang sama ketika berada pada suhu dan tekanan yang sama, serta diamati berperilaku seperti gas ideal. Pada praktiknya, gas-gas nyata memperlihatkan penyimpangan kecil dari perilaku ideal dan hukum tersebut hanya merupakan pendekatan saja, tetapi tetap berguna bagi para peneliti.
Hukum ini menjelaskan bagaimana, dalam kondisi suhu dan tekanan yang sama, volume sebanding dari semua gas mengandung jumlah molekul yang sama. Untuk membandingkan zat yang sama dalam dua kondisi yang berbeda, hukum ini dapat dinyatakan melalui persamaan:
Persamaan ini menunjukkan bahwa, ketika jumlah mol gas meningkat, volume gas juga meningkat secara proporsional. Demikian pula, jika jumlah mol gas berkurang, maka volumenya juga berkurang. Sehingga, jumlah molekul atau atom dalam sejumlah volume spesifik gas ideal tidak bergantung pada ukuran atau massa molar dari gas tersebut.
Penurunan dari hukum gas ideal
Penurunan rumusan hukum Avogadro mengikuti langsung dari hukum gas ideal, yaitu