Hubungan Afrika Tengah dengan Republik Demokratik Kongo mengacu pada hubungan bilateral antara Republik Afrika Tengah dan Republik Demokratik Kongo. Kedua negara bertetangga dan berbagi perbatasan sepanjang 1.747km. Akibat konflik militer di kedua sisi perbatasan, banyak pengungsi yang menyeberang ke wilayah masing-masing. Terdapat sekitar 200.000 warga negara RD Kongo di Afrika Tengah pada tahun 2014,[1] dan terdapat sekitar 100.000 pengungsi Afrika Tengah di Kongo pada tahun 2016.[2]
Duta Besar Kongo saat ini untuk Afrika Tengah adalah Gaspard Mugaruka, yang telah menjabat sejak tahun 2002. Sebelumnya, RD Kongo tidak memiliki kedutaan besar di Afrika Tengah selama sepuluh tahun.[3][4]
Kerja sama militer
Pasukan penjaga perdamaian FARDC Kongo di Afrika Tengah
Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo (FARDC) telah menempatkan pasukan penjaga perdamaian di negara tetangga tersebut setidaknya sejak tahun 2003 karena ketidakstabilan politik dan perang saudara yang sedang berlangsung. Selama kudeta Republik Afrika Tengah tahun 2003, terdapat 370 pasukan FARDC di Bangui sebagai bagian dari misi penjaga perdamaian Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Tengah.[5] Pada tahun 2014, terdapat 850 tentara FARDC dan 150 perwira Kepolisian Nasional Kongo sebagai pasukan penjaga perdamaian di Afrika Tengah akibat perang saudara yang dimulai pada tahun 2012.[6]