Hiu rubah laut (bahasa Inggris:common thresher sharkcode: en is deprecated ) atau Alopias vulpinus adalah sebuah spesies hiu tikus yang mendiami perairan tropis dan perairan beriklim sedang di seluruh dunia.[1] Yang khas dari spesies hiu ini adalah ekornya yang panjang, dan mampu digunakan untuk menebas dan mengejutkan mangsanya.[2] Bobot rata-rata hiu rubah laut adalah sekitar 348kg, dan dapat mencapai bobot 500kg.[1] Panjang hiu tersebut berkisar 1,6 hingga 6m, dengan panjang rata-rata sekitar 2,74 m.[1]
Bobot rata-rata hiu rubah laut adalah sekitar 348kg, dan dapat mencapai bobot 500kg.[1] Panjang hiu tersebut berkisar 1,6 hingga 6m, dengan panjang rata-rata sekitar 2,74 m.[1] Hiu rubah laut memiliki sirip belakan (caudal fin) yang sangat panjang.[4] Panjang sirip tersebut bisa mencapai 50% dari panjang keseluruhan.[4] Gigi hiu relatif kecil, dengan bentuk melengkung dan sisi yang mulus.[4] Warna kulit diatas garis tengah dorsal bervariasi, dari coklat keunguan hingga kehitaman.[4] Hiu yang mati akan kehilangan warna kilau mengkilap, dan warna kulit hiu tersebut akan berubah menjadi abu-abu gelap.[4] Bagian bawah hiu bewarnah putih, dan area di sekitar sirip samping (sirip pektoral) juga putih.[4] Ujung sirip punggung dan sirip ekor juga bewarna putih.[4]
Reproduksi
Pada beberapa bagian dunia, hiu rubah laut melakukan perkembang-biakan sepanjang tahun.[1] Pola migrasi hiu tersebut di dekat Amerika Utara mengindikasikan bahwa spesies ini berkembang biak di perairan utara ketika musim semi dan musim panas, dan meninggalkan anak mereka di wilayah pemijahan di dekat pantai sebelum mereka bergerak ke selatan di musim dingin.[1] Hiu rubah laut mempunyai lebih dari satu pasangan (jantan dapat kawin dengan lebih dari satu betina), tetapi hanya sedikit perilaku kawin mereka yang telah diketahui.[1] Hewan ini merupakan ovovivipar dan hanya mampu membawa dua anakan pada waktu yang bersamaan.[1] Anakan hiu terlahir mandiri, mereka tetap bertahan di wilayah pemijahan selama 3 tahun demi keamanan.[1] Hiu rubah laut jantan mencapai kedewasaan setelah 9 atau 10 tahun, sementara betina mencapainya pada usia 12.3 hingga 13.4 tahun.[1] Hiu rubah laut tidak membesarkan dan merawat anak mereka.[1] Setelah terlahir, anakan sepenuhnya mandiri dan tetap bertahan di wilayah pemijahan sebelum beranjak dewasa.[1]
Biologi Perilaku
Hiu rubah laut ditemukan di daerah pesisir maupun laut lepas.[2] Hewan muda biasanya hidup dekat pesisir dan di teluk yang dangkal.[2] Hiu rubah laut dapat memangsa ikan kembung, ikan sarden, ikan teri, cumi-cumi, gurita, krustasea, dan burung laut.[2] Hiu ini menggunakan sirip belakangnya (caudal fin) yang panjang untuk menebas dan mengejutkan mangsanya.[2][5] Serangan terhadap manusia jarang dilaporkan.[2] Terhadap manusia, spesies ini relatif tidak berbahaya.[2] Meskipun demikian, karena ukurannya yang besar, spesies ini perlu diwaspadai.[2]