Berisi catatan keadaan orang Israel setelah menempati tanah Kanaan,[3] di mana Allah membangkitkan hakim-hakim untuk memimpin orang Israel, antara lain yang disebutkan di pasal ini yaitu: Simson.
Waktu
Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi setelah matinya Abdon.[4] (~ 1075 SM)
Struktur
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Ia (Simson) memerintah sebagai hakim atas orang Israel dalam zaman orang Filistin, dua puluh tahun lamanya.[5]
Sepanjang dua puluh tahun Simson menjadi hakim atas Israel, tidak pernah dia berhasil membebaskan umat Allah dari penindasan orang Filistin. Kisahnya hanya terdiri dari kemenangan yang jarang-jarang atas bangsa kafir tersebut. Apa yang sekiranya dapat dicapai oleh Allah melalui Simson seandainya dia setia kepada panggilannya dan sungguh-sungguh setia kepada maksud Allah bagi hidupnya sebagai pelepas Israel yang dipilih?[6]
Foto
Simson membunuh orang Filistin. 1560-1562 (pahatan) karya Giambologna (pemahat). Victoria and Albert Museum. Florence, Italia.
Samson Slays a Thousand Men with the Jawbone of a Donkey ("Simson membunuh seribu orang dengan tulang keledai"; ~1896–1902) karya James Tissot
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857