Perlombaan ini merupakan yang pertama kali menerapkan batas bahan bakar 220 liter sesuai peraturan FISA, setelah larangan pengisian bahan bakar diberlakukan sejak tahun 1983. Banyak pembalap memprediksi dengan tepat bahwa aturan ini akan mengubah Grand Prix menjadi ajang menghemat bahan bakar, bukan lagi balapan murni. Perlombaan ini juga menandai debut Ayrton Senna dalam ajang Formula Satu.