Sejarah Sinode GKA dimulai pada tahun 1900-an ketika orang-orang Kristen Tionghoa dari Quanzhou, Fujian, Tiongkok, datang ke Surabaya untuk berdagang. Mereka mulai berkumpul untuk beribadah pada tahun 1909 dan didampingi oleh misionaris Methodist dari Amerika Serikat dan Singapura. Pada tahun 1911, mereka memiliki tempat ibadah tetap di Jalan Kampung Seng, kemudian pindah ke Jalan Kembang Jepun 28, Surabaya. Pada tahun 1916, mereka membeli tanah di pojok Jalan Bakmi (sekarang Jalan Samudra) untuk membangun gereja, yang kemudian dikenal sebagai Tiong Hwa Kie Tok Kauw Hwee (THKTKH) Surabaya.[6]
Pada tahun 1928, gereja THKTKH didaftarkan secara resmi dengan nama Stichting Chineesche Christelijke Kerk Tiong Hwa Kie Tok Kauw Hwee. Pada tahun 1968, karena larangan penggunaan huruf Tionghoa oleh pemerintah, THKTKH Klasis Jawa Timur berganti nama menjadi Gereja Kristus Tuhan (GKT). Pada tahun 1975, beberapa jemaat GKT, termasuk GKT Jemaat Amoy, GKT Jemaat Fuchow-Kuoyu, dan GKT Jemaat Zion Bali, memisahkan diri dari GKT dan membentuk Gereja Kristen Abdiel. Pada tahun 1976, Sinode Gereja Kristen Abdiel (GKA) secara resmi didirikan, dengan anggota termasuk GKA Trinitas Surabaya, GKA Gloria Surabaya, dan GKA Zion Denpasar. Pada tahun 1979, GKT Jemaat Hin Hwa juga bergabung dengan Sinode GKA dan menggunakan nama GKA Elyon Surabaya.[7]
Lembaga pendidikan
Sinode Gereja Kristen Abdiel memiliki beberapa yayasan yang berfokus kepada pendidikan, seperti Yayasan Pendidikan Kristen Gloria, yang berada di bawah GKA Gloria,[8] dan Yayasan Pendidikan Kristen Elyon yang berada di bawah GKA Elyon.
Sekolah Kristen Gloria
Pelayanan pendidikan GKA Gloria dimulai pada tahun 1984 di Surabaya Pusat. Dengan menggunakan ruang-ruang di kompleks gereja di Jl. Pacar, kegiatan belajar pertama kali dibuka untuk jenjang TK B dan SD kelas 1. Saat itu jumlah murid hanya 36 orang dengan dukungan sembilan tenaga pendidik.[9]
Seiring pertumbuhan jemaat dan meningkatnya kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang memadai, GKA Gloria memutuskan untuk mengembangkan sekolah ini secara lebih luas. Pada tahun 1995, GKA Gloria mengakuisisi kompleks sekolah di daerah Kupang Indah, Surabaya Barat, yang sebelumnya ditempati oleh Surabaya International School. Lokasi ini kemudian menjadi pusat kegiatan utama Sekolah Kristen Gloria dan melayani jenjang pendidikan dari KB, TK, SD, SMP, hingga SMA. Untuk mendukung jenjang menengah atas, dibangun pula gedung SMA di kawasan Sukomanunggal pada tahun 2000.[10] Melihat perkembangan wilayah timur kota, pada tahun 2008, Sekolah Kristen Gloria membuka cabang baru di kawasan Pakuwon City, Surabaya Timur yang juga melayani jenjang pendidikan dari KB, TK, SD, SMP, hingga SMA.[9]
Sekolah Kristen Elyon
Sekolah Kristen Elyon didirikan oleh GKA Elyon pada tahun 2002 di Surabaya.[11] Sekolah ini awalnya memulai kegiatan dengan 43 murid. Dalam pengembangannya, Sekolah Kristen Elyon mengadopsi sistem pendidikan berbasis kurikulum internasional dan resmi menjadi Center of Cambridge International pada tahun 2010. Pada tahun 2014, Sekolah Kristen Elyon menjadi institusi pendidikan pertama di Surabaya yang mengimplementasikan program Global Assessment Certificate (GAC).[12] Saat ini, Sekolah Kristen Elyon memiliki kampus di Surabaya Barat dan Surabaya Timur.