Espostoa adalah genuskaktus kolumnar yang terdiri dari 16 spesies yang ditemukan di Pegunungan Andes di selatan Ekuador dan Peru. Kaktus ini biasanya hidup di ketinggian antara 800 m dan 2500 m. Buahnya dapat dimakan, manis, dan berair. Genus ini dinamai menurut Nicolas E. Esposto, seorang ahli botani ternama dari Lima.[2]
Anggota genus ini mirip dengan genus dari Meksiko, yaitu Cephalocereus. Mereka memiliki bunga berwarna merah muda keputihan serta tertutup oleh duri dan rambut putih. Saat dewasa, sefalium terkadang muncul, serupa dengan genus Meksiko Cephalocereus.[3] Hanya spesimen yang lebih tua yang dapat membelah.[butuh rujukan] Sefaliumnya berbentuk memanjang dan terbentuk di sepanjang sisi luar setiap kolom yang menghadap menjauh dari pusat tanaman.[4] Jenis perbungaan ini unik bagi keluarga kaktus.[butuh rujukan]
Mereka dihargai karena kualitas dekoratifnya yang berasal dari bulu putihnya. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji.
Untuk perkembangan penuh, mereka harus ditanam langsung di tanah. Spesimen yang dibudidayakan sangat jarang berbunga.
Seperti semua kaktus, Espostoa membutuhkan lokasi yang cerah dan tanah dengan drainase yang baik. Namun di musim panas, tanaman ini menyukai pupuk dan kondisi yang lebih basah. Di musim dingin, tanaman ini membutuhkan masa istirahat[butuh klarifikasi], tetapi suhunya tidak boleh turun di bawah 12°C.