Lebih dari lima ribu korban Perang Pasifik dan Perang Kemerdekaan Indonesia dimakamkan di pemakaman ini.[1] Jumlah ini mencakup warga sipil dan prajurit bekas Tentara Kerajaan Hindia Belanda (bahasa Belanda:Koninklijk Nederlandsch-Indisch Legercode: nl is deprecated , KNIL) dan Mariniersbrigade.[2] Sebuah monumen untuk perwira angkatan laut Karel Doorman terletak di tengah pemakaman. Monumen ini memperingati Pertempuran Laut Jawa pada 27 Februari 1942, yang menewaskan 918 pelaut Belanda. Nama-nama 915 orang yang hilang tercantum pada lima belas lempengan perunggu di belakang monumen. Hanya tiga korban Pertempuran Laut Jawa yang benar-benar dimakamkan di bagian Karel Doormanhof di Kembang Kuning.
↑Hornman, Wim. De geschiedenis van de Mariniersbrigade (dalam bahasa Belanda). Amsterdam: Omega Boek. ISBN9789060575239.
↑"Roelf Willem Berghuis". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 June 2024.
↑"Jan Marie Lodewijk Ignatius Chömpff". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 June 2024.
↑"Simon Arnoldus Dikstaal". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 June 2024.
↑"Wilhelmina Jacoba Louise Francken". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 June 2024.
↑"Johanna Laurina Maria Francken". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 June 2024.
↑"Hans Herbert Moritz Fuhri". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 June 2024.
↑"Bastiaan Huibregt Hagendijk". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 June 2024.
↑"Carel Hendrik Kranenburg". Oorlogsgravenstichting.nl (dalam bahasa Belanda). Netherlands War Graves Foundation. Diakses tanggal 17 June 2024.