Else Krüger (9 Februari 1915– 24 Januari 2005) adalah sekretaris (dan yang diduga sebagai kekasih gelap) Martin Bormann dari akhir tahun 1942 hingga 1 Mei 1945.[Note 1] Ia lahir di Hamburg-Altona.[1]
Ia berada di dalam Führerbunker selama Pertempuran Berlin pada Perang Dunia II. Krüger sedang bersama Eva Braun, Gerda Christian, Traudl Junge, dan Constanze Manziarly ketika diktator Jerman Adolf Hitler memberi tahu mereka bahwa mereka harus bersiap berangkat ke Berghof seperti orang-orang lainnya. Namun, ia secara sukarela mengajukan diri untuk tetap tinggal bersama Hitler di dalam FührerbunkerBerlin. Ia berada di sana ketika Braun menyatakan bahwa dirinya tidak akan pernah meninggalkan sisi Hitler, lalu mereka berpelukan. Hitler memberikan sebuah kapsul sianida kepada masing-masing wanita tersebut.[2] Kemudian pada sore hari tanggal 30 April 1945, Hitler dan Braun bunuh diri.[3][4]
Setelah itu, Krüger meninggalkan Führerbunker pada tanggal 1 Mei 1945 dalam kelompok yang dipimpin oleh BrigadeführerWaffen-SSWilhelm Mohnke.[5] Pada pagi hari tanggal 2 Mei, beberapa anggota kelompok tersebut ditangkap oleh tentara Tentara Merah Soviet saat bersembunyi di ruang bawah tanah Pabrik Bir Schultheiss-Patzenhofer di Prinzenallee.[6] Namun, Krüger berhasil melarikan diri ke zona pendudukan Inggris di Berlin dan bekerja sama dengan pihak berwenang Inggris.[7][8]
Seusai perang, Krüger diinterogasi oleh pihak Inggris. Ia kemudian menikah dengan pria yang menginterogasinya, Leslie James (1915–1995), pada tanggal 23 Desember 1947 di Wallasey, Cheshire, Inggris. Ia hidup dengan nama Else James di Wallasey dan tetap menikah dengan Leslie hingga kematian suaminya tersebut.[9] Ia meninggal dunia di Jerman pada tanggal 24 Januari 2005 dalam usia 89 tahun, meskipun ada spekulasi bahwa usianya lebih tua dari itu.[8]
Catatan
↑O'Donnell, J. (2001) [1978], The Bunker. Junge dan Christian, ketika diwawancarai oleh O'Donnell, sama-sama mengklaim bahwa Bormann berselingkuh dengan Krüger. Ketika O'Donnell bertanya kepada Krüger apakah hal ini benar, ia tidak membenarkan ataupun menyangkal pernyataan tersebut.