Biografi
Wolf lahir di München. Ia menempuh pendidikan dasar dan sekolah dagang. Dari tahun 1922 hingga 1928, ia bekerja untuk Dr. Alexander Glaser di Parlemen Bayern. Ia kemudian bekerja untuk Gregor Strasser di markas Gau Partai Nazi wilayah Bayern Bawah-Palatinat Atas. Wolf bergabung dengan sekretariat pribadi Hitler pada musim gugur tahun 1929 sebagai juru ketik dan pada saat itu ia menjadi anggota Partai Nazi. Sebelum tahun 1933, ia juga melakukan pekerjaan sekretariat untuk Rudolf Hess dan Wilhelm Brückner, yang pada saat itu menjabat sebagai ajudan kepala sekaligus pengawal Hitler.
Ketika Hitler menjadi kanselir pada Januari 1933, ia menjadi sekretaris senior di Kanselari Pribadinya. Wolf merupakan salah satu sekretaris Hitler yang tertua dan paling lama menjabat. Meskipun Hitler menyapa sekretaris-sekretaris lainnya secara resmi dengan sebutan "Frau" or "Fräulein", ia memanggil Wolf dengan sebutan "Wölfin" yang berarti Serigala Betina karena obsesinya terhadap serigala.[2] Wolf dan Hitler memiliki hubungan yang dekat. Ia secara luas dianggap sebagai sumber informasi paling berwenang dan komprehensif mengenai Hitler. Wolf adalah seorang Nazi yang berdedikasi dan anggota lingkaran dalam Hitler yang tepercaya. Wolf tinggal di Wolfsschanze (Sarang Serigala) di dekat Rastenburg, markas militer Front Timur Adolf Hitler pada Perang Dunia II dari tahun 1941 hingga ia dan stafnya pergi untuk terakhir kalinya pada 20 November 1944. Ketika Hitler memindahkan markas besarnya ke Führerbunker di Berlin pada Januari 1945, ia ikut pergi bersamanya dan stafnya. Führerbunker terletak di bawah area taman Kanselari Reich di pusat kota Berlin. Tempat ini menjadi episentrum rezim Nazi hingga akhir April 1945. Sebelum akhir April 1945, Hitler rutin makan siang bersama Wolf dan rekan sekretarisnya, Christa Schroeder.
Pada malam tanggal 21–22 April 1945, Hitler, setelah memutuskan untuk tetap tinggal dan mati di Berlin, mengirim Wolf dan Schroeder dengan pesawat Fliegerstaffel des Führers keluar dari Berlin menuju Salzburg dan kemudian ke rumahnya di Berchtesgaden, Bayern. Beberapa hari kemudian di dalam Führerbunker, Hitler menikahi Eva Braun sesaat sebelum mereka bunuh diri.
Penangkapan
Wolf tinggal di Berchtesgaden hingga tanggal 2 Mei dan kemudian pergi ke kediaman ibunya di Bad Tölz. Ia ditangkap dan ditawan pada tanggal 23 Mei di Bad Tölz oleh pasukan Amerika Serikat. Bersama dengan Schroeder, ia tetap menjadi tawanan hingga tanggal 14 Januari 1948. Wolf kemudian pindah ke Kaufbeuren dan meninggal dunia di München pada tanggal 5 Juni 1985 dalam usia 85 tahun.
Kesetiaan kepada Hitler
Meskipun Wolf mengabdi di bawah Hitler selama bertahun-tahun, tidak seperti sekretaris lainnya seperti Traudl Junge dan Christa Schroeder, ia menolak memberikan wawancara atau mengungkapkan informasi apa pun, bahkan pada tahun 1970-an ketika ia ditawari sejumlah besar uang untuk menulis memoarnya. Setiap kali diminta untuk melakukannya, Wolf menyatakan bahwa dirinya adalah seorang sekretaris "pribadi" dan percaya bahwa merupakan kewajibannya untuk tidak pernah mengungkapkan apa pun tentang Hitler. Ketika Wolf ditawan, pembuat film Jerman Leni Riefenstahl akhirnya berhasil membuatnya mengungkapkan beberapa informasi tentang Hitler. Wolf mengatakan bahwa orang-orang yang dekat dengan Hitler tidak dapat melepaskan diri dari magnetismenya hingga kematiannya, meskipun fisik Hitler sudah sangat kurus kering. Ia sangat setia kepada Hitler hingga ia ingin mati bersamanya di dalam Führerbunker, tetapi ia akhirnya pergi karena Hitler mendesaknya demi sang ibu yang telah berusia 80 tahun. Hitler memaksa Wolf dan yang lainnya untuk pergi menggunakan penerbangan-penerbangan terakhir keluar dari Berlin. Ia mengklaim bahwa Hitler tidak mengetahui semua hal mengerikan yang terjadi di Jerman selama masa pemerintahannya, bahwa para fanatik memberikan pengaruh yang semakin besar kepadanya, dan bahwa mereka memberikan perintah yang sama sekali tidak diketahui oleh Hitler.[10]