Elite Pro Academy (sering disingkat EPA) adalah sistem liga sepak bola kelompok usia yang dikelola oleh I-League.[1] Kompetisi ini diperkenalkan pada awal 2018 oleh PSSI.[2] EPA mencakup kategori usia di bawah 16 tahun sejak 2018, serta di bawah usia 18 dan 20 tahun sejak 2019.[3][4] Seluruh peserta adalah tim junior dari klub-klub Liga Super. Untuk musim 2025–26, I-League berencana untuk memperluas kompetisi dengan memasukkan klub-klub dari Kejuaraan untuk berpartisipasi di level U-20.
Pada musim 2025-2026, kompetisi ini resmi menggantikan nama EPA Liga 1 U20 dengan nama EPA Super League U20 sebagai bagian dari proses rebranding Super League yang diterapkan pada struktur kompetisi nasional. [5]
Selain perubahan nomenklatur, musim keempat EPA Super League U-20 juga ditandai dengan penerapan format kompetisi baru. Penyelenggara memperkenalkan sistem quadruple round-robin, di mana setiap klub peserta saling berhadapan sebanyak empat kali selama satu musim kompetisi. Seluruh pertandingan dijalankan dengan format kandang dan tandang.
Penerapan sistem ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan intensitas persaingan, sekaligus memperluas kesempatan bermain bagi pemain muda. Dengan jadwal pertandingan yang lebih padat, EPA Super League U20 diharapkan dapat berperan sebagai wadah pengembangan pemain yang lebih optimal serta mendukung kesinambungan pembinaan menuju level profesional.
Kelompok usia di bawah 16 tahun adalah level paling bawah yang diperkenalkan pada tahun 2018.[2]
Liga U-16 dibagi menjadi tiga tahap, babak grup dan babak gugur. Untuk babak pertama pada penyisihan grup, 18 tim dibagi menjadi tiga grup yang masing-masing terdiri dari enam tim. Grup A dan B bermain dengan turnamen sistem round-robin di kandang dan tandang sementara Grup C memainkan turnamen empat seri di kandang dengan lima pertandingan untuk setiap seri. Juara dan runner-up dari masing-masing grup bersama dengan dua tim urutan ketiga terbaik maju ke babak kedua. Di babak kedua, dibagi menjadi dua grup yang terdiri dari empat tim dan juara dan runner-up dari masing-masing grup maju ke babak gugur.[6]