Sejarah futsal di Indonesia telah berkembang sejak akhir dekade 1990-an. Kompetisi liga futsal nasional pertama di Indonesia diselenggarakan pada tahun 2006 dengan nama Indonesia Futsal League (IFL). Sementara itu, kompetisi futsal putri nasional, Liga Futsal Wanita Indonesia (LFWI), mulai digelar pada tahun 2012. Pada tahun 2015, IFL berganti nama menjadi Pro Futsal League (PFL), dan LFWI berubah menjadi Women Pro Futsal League (WPFL).
Beberapa tokoh yang dikenal sebagai pelopor perkembangan futsal di Indonesia antara lain Wandy Batangtaris, anggota Komite Futsal FIFA, serta Ronny Pattinasarany dan Hary Tanoesoedibjo, yang berperan dalam pengembangan organisasi dan kompetisi futsal nasional.
2002–2003: Awal pembentukan
Perjalanan tim nasional futsal Indonesia telah dimulai sejak periode 1998–1999. Namun, futsal secara resmi diakui di Indonesia pada tahun 2002, ketika Indonesia ditunjuk oleh AFC sebagai tuan rumah Kejuaraan Futsal AFC 2002 yang diselenggarakan di Jakarta. Pada saat itu, tim nasional futsal Indonesia untuk pertama kalinya dibentuk di bawah naungan PSSI.[5]
Ronny Pattinasarany, yang dikenal sebagai Bapak Futsal Indonesia, merekomendasikan Sartono Anwar untuk ditunjuk sebagai pelatih kepala pertama tim nasional futsal Indonesia.[6] Sartono Anwar kemudian resmi menjabat sebagai pelatih kepala, didampingi oleh Suhatman Iman sebagai asisten pelatih.[6]
Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, sekitar tiga bulan, tim nasional futsal Indonesia dibentuk dengan mayoritas pemain yang berasal dari kompetisi Liga Indonesia. Meskipun belum berhasil melaju ke babak perempat final Kejuaraan Futsal AFC 2002, Indonesia mampu bersaing dan mencatatkan kemenangan kompetitif pertamanya dengan mengalahkan Tiongkok pada fase grup.[6]
Pada tahun berikutnya, tim nasional futsal Indonesia berpartisipasi dalam Kejuaraan Futsal AFF 2003. Di bawah kepemimpinan Sartono Anwar, Indonesia berhasil meraih peringkat ketiga dengan catatan empat kemenangan dan dua kekalahan sepanjang turnamen.[7][8]
Pada awal 2021, FFI memutuskan untuk memiliki pemasok kostum sendiri untuk seluruh timnas futsal Indonesia. Mereka memilih Specs sebagai pemasok kostum.
Sejak saat itu, Specs telah menjadi penyuplai kostum resmi untuk semua timnas futsal. Mereka telah menyediakan empat jersei untuk timnas dengan jersei pertama dirilis pada 5 April 2021.[9][10] Specs merilis kostum tandang berwarna putih pada 24 Mei 2021.[11] Kostum ketiga berwarna hijau kemudian dirilis pada 2 Agustus 2021.[12] Tepat sebelum dimulainya Piala Asia Futsal AFC 2022, Specs berkolaborasi dengan seniman Indonesia yang berbasis di Bandung, Stereoflow, untuk merilis kostum keempat yang terinspirasi dari seni jalanan pada 24 Mei 2022 yang juga dimaksudkan untuk digunakan oleh tim nasional sepak bola amputasi Indonesia untuk Piala Dunia Sepak Bola Diamputasi 2022.[13][14]
Tim nasional futsal Indonesia adalah tim yang mewakili Indonesia dalam kompetisi futsal internasional dan berada di bawah naungan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Tim ini merupakan salah satu kekuatan futsal di kawasan Asia Tenggara dan Asia, dengan prestasi di tingkat regional dan benua. Indonesia pernah menjuarai Kejuaraan Futsal ASEAN sebanyak dua kali pada tahun 2010 dan 2024, serta meraih medali emas cabang futsal pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 2025. Di tingkat benua, Indonesia mencatatkan prestasi terbaik dengan menjadi juara keduaPiala Asia Futsal AFC 2026.