Rio mulai dikenal luas setelah tampil menonjol pada PON XIX Jawa Barat 2016 bersama kontingen Maluku Utara. Penampilannya membuat ia dilirik klub profesional dan pelatih tim nasional.[5]
Karier klub
APK Samarinda (2016–2017) — debut profesional di Liga Futsal Profesional.
Black Steel Manokwari (2017–2019) — tampil reguler di liga.
SKN Kebumen (2020–2021) — menjadi andalan lini bertahan.
Bintang Timur Surabaya (2022–sekarang) — pilar utama klub dan langganan timnas.
Rio berperan sebagai anchor yang kuat dalam bertahan, piawai membaca permainan, dan efektif memulai serangan balik cepat. Ia juga dikenal tenang di bawah tekanan dan memiliki kepemimpinan di lapangan.[7]