Pendidikan
Pak Djos menempuh pendidikan dasar di SDN Lirboyo dari tahun 1967 hingga 1972, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 4 Kediri pada tahun 1972 hingga 1975. Setelah itu, ia menyelesaikan pendidikan menengahnya di SMAN 2 Kediri pada tahun 1976 hingga 1979.
Untuk pendidikan tinggi, Pak Djos meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jember pada tahun 1992 hingga 1996. Ia kemudian melanjutkan ke jenjang Magister Ilmu Hukum (M.H.) di Universitas Negeri Jember, yang ditempuhnya dari 2008 hingga 2015.
Dedikasinya dalam bidang hukum membawanya untuk meraih gelar Doktor (Dr.) dari Program Doktor Fakultas Hukum Universitas Jember, yang berhasil diselesaikannya pada tahun 2015 hingga 2020.[2]
Karier
Pak Djoko mengabdikan dirinya sebagai aparatur sipil negara di bidang pertanahan, memulai karier sebagai staf di Kantor BPN Kabupaten Jember, kemudian bertugas di BPN Banyuwangi sebagai Kasubsi Pendaftaran Hak dan Informasi Pertanahan, hingga menjabat Kabid Pengukuran dan Penataan Pertanahan Kanwil BPN Jawa Timur.[3]
Ia telah tiga kali menjadi Kepala Kantor BPN di tingkat kabupaten/kota, yakni di Kutai Kartanegara, Jember, dan Surabaya I. Berbagai posisi strategis pernah diembannya, seperti Kasi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah di Jember, Kabid Pengaturan dan Penataan Pertanahan Kanwil BPN Jawa Timur, serta Kepala Kantor Pertanahan Surabaya.
Selama meniti karier, Pak Djoko mengikuti berbagai pelatihan profesional, termasuk kursus juru ukur pendaftaran tanah (1982), kursus pengatur ukur agraria (1988), dan kursus pengatur ukur tanah (1989).
Berkat kepemimpinannya, ia telah menerima 13 penghargaan, di antaranya Citra Pelayanan Pertanahan atas Kinerja Terbaik Pertama (2013) dari Kepala BPN RI, Kantor Pertanahan dengan Inovasi Pelayanan Terbaik (2014) dari Kepala BPN Jawa Timur, serta Satyalancana Karya Satya XXX Tahun (2015) dari Presiden RI.[4]
Pak Djoko saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Jember sejak 20 Februari 2025, mendampingi Muhammad Fawait sebagai Bupati Jember. Dengan pengalaman panjangnya di bidang pertanahan dan kepemimpinan birokrasi, ia diharapkan dapat membawa inovasi serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Jember.[5]