Desman pirenia menunjukkan ciri anatomis yang mirip dengan beberapa mamalia lainnya,[4] termasuk tikus got (dalam ekornya yang besar, beradaptasi untuk berenang), tikus tanah eropa (dengan kaki depannya yang kuat dan bercakar, serta moncong yang sensitif), serta tikus tanah eurasia (dengan moncongnya yang panjang, yang digunakan untuk menangkap arthropoda kecil). Moncong mirip belalai yang khas pada hewan ini membuatnya dijuluki sebagai "tikus terompet" Spesies ini memiliki penglihatan yang terbatas dan sebagian besar mengandalkan indra sentuhannya yang sangat berkembang untuk orientasi diri dan mencari makan. Selain itu, moncongnya yang dapat digerakkan dan prehensil memiliki vibrisa di dasarnya dan organ Eimer di ujungnya, yaitu sejenis struktur taktil terspesialisasi.
Desman ini hidup di danau gunung dan aliran air deras dengan air yang jernih. Makanannya sebagian besar mencakup larva akuatik yang sensitif terhadap polusi, termasuk larva lalat batu, lalat kadis dan lalat capung. Spesies ini utamanya nokturnal dan menghindari keberadaan manusia, sehingga pengamatannya sulit. Beberapa aspek biologinya, termasuk detail siklus reproduksi mereka, tidak didokumentasikan dengan lengkap hingga kini.