Castanea ozarkensis atau dikenal sebagai chinkapin ozark (atau chinquapin dalam ejaan lain bahasa Inggris), merupakan spesies pohon asli Amerika Serikat. Tanaman ini termasuk dalam genus Castanea, yang mencakup berbagai jenis kastanye dan chinkapin. Spesies ini pertama kali dijelaskan oleh William Willard Ashe dan dipublikasikan dalam Bulletin of the Torrey Botanical Club pada tahun 1923. Beberapa ahli botani terkemuka bahkan menganggapnya sebagai bentuk regional dari chinkapin allegheni (C. pumila), sehingga sering diperlakukan sebagai varietas C. pumila ozarkensis.[3][4]
Deskripsi
Castanea ozarkensis adalah pohon atau semak yang dulu dapat mencapai 20 meter, tetapi kini umumnya hanya mencapai sekitar 10 meter karena sering tumbuh kembali setelah terserang hawar. Batangnya cokelat dengan retakan dalam, dan cabang mudanya cenderung halus. Daunnya sempit, panjang 4–20cm, bergerigi tajam, dan bagian bawahnya berambut kelenjar berbentuk bintang. Bunga betina biasanya satu per kupula, sedangkan kupula buah berduri panjang dan berisi biji berbentuk oval-konik berukuran sekitar 1–2cm. Sebelum wabah hawar, pohon ini diketahui bisa tumbuh besar dan berbunga pada akhir Mei hingga awal Juni.[5]
Persebaran dan ekologi
Spesies ini tumbuh di wilayah Pegunungan Ozark dan Ouachita yang mencakup Missouri, Arkansas, Texas, Louisiana, dan Oklahoma, dan kemungkinan telah punah dari Alabama. Kacangnya pernah menjadi sumber pangan bagi masyarakat adat, para pemukim awal, serta beragam satwa liar seperti tupai abu-abu timur, berbagai jenis tupai lainnya, rusa berekor putih, kalkun liar, dan burung puyuhvirginia.[3]
Konservasi
Castanea ozarkensis sangat rentan terhadap hawar kastanye dan sebagian besar populasinya telah hancur, sehingga kini banyak yang hanya bertahan sebagai pohon kecil atau semak. Meski begitu, sejak awal 2000-an lebih dari 45 individu dewasa yang mampu bertahan dari penyakit tersebut berhasil ditemukan. Temuan ini mendorong upaya pemulihan spesies melalui keturunan pohon-pohon yang tahan, dipimpin oleh Yayasan Ozark Chinkapin. Analisis genetik menunjukkan bahwa chinkapin ozark memiliki keragaman genetik yang jauh lebih tinggi dibandingkan kastanye Amerika, yang juga terdampak hawar kastanye, dan bahkan kemungkinan merupakan leluhur dari chinkapin amerika dan allegheni. Studi lain mengungkapkan bahwa individu Ozark yang masih hidup memiliki ketahanan terhadap hawar kastanye yang melebihi kastanye tiongkok, spesies yang terkenal tahan penyakit. Salah satu pohon besar yang menonjol, dikenal sebagai Pohon Juara, tumbuh di Barry County, Missouri, dan Yayasan Ozark Chinkapin kini telah berhasil mengembangkan garis Castanea ozarkensis yang sangat resisten terhadap hawar tersebut.[6][7][8]