ENSIKLOPEDIA
Bart Simpson
| Bart Simpson | |
|---|---|
| Tokoh The Simpsons | |
| Gambar kartun seorang anak laki-laki berwarna kuning dengan rambut kuning runcing, mengenakan kaos merah, celana pendek biru, dan sepatu biru. | |
| Penampilan perdana |
|
| Pencipta | |
| Perancang | Matt Groening |
| Pengisi suara | Nancy Cartwright |
| Informasi dalam cerita | |
| Nama lengkap | Bartholomew Jo-Jo Simpson |
| Pekerjaan | Siswa kelas 4 di Sekolah Dasar Springfield |
| Kewarganegaraan | Amerika |
| Rumah | 742 Evergreen Terrace, Springfield, Amerika Serikat |
| Keluarga |
|
| Kerabat |
|
Bartholomew Jo-Jo "Bart" Simpson adalah karakter fiktif dan salah satu karakter utama dalam serial televisi animasi Amerika The Simpsons yang merupakan bagian dari keluarga tituler tersebut. Dikenal luas sebagai salah satu karakter fiktif terhebat sepanjang masa, ia dinobatkan oleh Time sebagai salah satu orang paling penting di abad ke-20 pada tahun 1998.
Bart memulai debut televisinya dalam film pendek "Good Night" di The Tracey Ullman Show pada tanggal 19 April 1987. Animator Matt Groening menciptakan dan mendesain Bart saat sedang menunggu di lobi kantor James L. Brooks. Awalnya dipanggil untuk mempresentasikan serangkaian film pendek berdasarkan komik strip miliknya Life in Hell, Groening malah mengembangkan rangkaian karakter baru. Berbeda dengan anggota keluarga Simpson lainnya yang dinamai berdasarkan kerabat Groening, nama Bart merupakan sebuah anagram dari kata brat (anak nakal). Setelah dua tahun di The Tracey Ullman Show, keluarga Simpson mendapatkan serial mereka sendiri, yang tayang perdana di Fox pada 17 Desember 1989. Bart telah muncul di setiap episode The Simpsons kecuali dalam episode "Four Great Women and a Manicure".
Selalu berusia sepuluh tahun, Bart adalah anak tertua dan putra satu-satunya dari Homer dan Marge Simpson, serta kakak dari Lisa dan Maggie. Dikenal karena kegemarannya berbuat jahil, sifat pemberontak, dan tidak menghormati otoritas, ciri khas Bart yang paling ikonik meliputi lelucon papan tulis di sekuens pembuka, panggilan telepon jahil ke Moe's Tavern, dan jargon-jargon seperti "Eat my shorts" (Makan saja celanaku), "¡Ay, caramba!", "Don't have a cow, man!" (Jangan sewot, bung!), dan "I'm Bart Simpson, who the hell are you?" (Aku Bart Simpson, kamu siapa, sih?). Bart juga muncul di berbagai media terkait The Simpsons, termasuk permainan video, versi film layar lebar tahun 2007, wahana The Simpsons Ride, iklan, buku komik, dan lini merchandise yang luas. Nancy Cartwright, pengisi suara Bart, awalnya berniat untuk mengikuti audisi untuk peran Lisa, sedangkan Yeardley Smith mengikuti audisi untuk Bart. Suara Smith dianggap terlalu tinggi untuk seorang anak laki-laki, sementara Cartwright menganggap Lisa kurang menarik sebagai karakter dan memilih untuk mencoba peran Bart—sebuah peran yang ia rasa lebih cocok untuknya.
Status protagonis Bart selama dua musim pertama acara tersebut memicu fenomena "Bartmania", yang melahirkan berbagai merchandise bertema Bart yang menggembar-gemborkan persona pemberontaknya dan kebanggaannya sebagai anak yang kurang berprestasi. Sifat-sifat ini sempat dikritik oleh para orang tua dan pendidik, yang memandangnya sebagai pengaruh negatif bagi anak-anak. Pada musim ketiga, Homer menjadi tokoh utama acara tersebut dan fokus serial ini bergeser ke keluarga secara keseluruhan, meskipun Bart tetap menjadi karakter yang sangat populer. Ia dianggap sebagai salah satu karakter televisi fiktif paling ikonik pada tahun 1990-an. Entertainment Weekly menobatkannya sebagai Entertainer of the Year pada tahun 1990. Cartwright telah menerima berbagai penghargaan atas perannya sebagai Bart, termasuk Primetime Emmy Award pada tahun 1992 dan Annie Award pada tahun 1995. Pada tahun 2000, Bart beserta seluruh keluarga Simpson dianugerahi sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame.
Peran dalam The Simpsons
The Simpsons menggunakan sistem lini masa mengambang, di mana karakter-karakternya tidak menua atau hanya menua secara minimal; acara ini selalu diasumsikan berlatar tahun berjalan.[1][2] Selalu berusia sepuluh tahun,[3] Bartholomew,[4] yang lebih dikenal dengan nama pendeknya Bart, adalah anak tertua dan putra satu-satunya dari Homer dan Marge Simpson;[5][6] ia memiliki dua adik perempuan, Lisa dan Maggie.[7] Dalam beberapa episode The Simpsons, peristiwa-peristiwa tertentu dikaitkan dengan waktu yang spesifik, meskipun lini masa ini terkadang bertentangan di episode-episode berikutnya. Dalam "I Married Marge" (musim ketiga, 1991), kelahiran Bart ditempatkan pada awal tahun 1980-an.[8] Dalam "Simpsorama" (musim ke-26, 2014), Bart menyatakan hari ulang tahunnya jatuh pada tanggal 23 Februari,[9] sedangkan The Bart Book karya pencipta serial ini, Matt Groening, mencantumkannya pada tanggal April Mop (1 April).[4] Dalam "Bart's Birthday" (musim ke-36, 2024), di sebuah akhir serial hipotesis, Bart merayakan ulang tahunnya yang kesebelas, yang sangat membuatnya kecewa karena ia selalu mengidentifikasi dirinya berusia sepuluh tahun.[10]
Bart tinggal bersama orang tuanya di Lower East Side wilayah Springfield sebelum keluarga tersebut membeli rumah pertama mereka.[11] Ketika Lisa lahir, Bart awalnya merasa cemburu dengan perhatian yang didapatkan adiknya, tetapi ia segera melunak ketika kata pertama yang diucapkan Lisa ternyata adalah "Bart". Hari pertama Bart sekolah terjadi pada awal 1990-an. Sempat merasa bersemangat, antusiasmenya dengan cepat dipatahkan oleh seorang guru yang acuh tak acuh, membuat Marge mengkhawatirkannya. Saat jam istirahat, Bart berteman dengan Milhouse dan mulai menghibur teman-teman sekelasnya dengan gestur tubuh dan lelucon kasar. Kepala Sekolah Skinner memperingatkan Bart, "Kamu baru saja mulai sekolah, dan jalan yang kamu pilih sekarang mungkin adalah jalan yang akan kamu ikuti seumur hidupmu! Nah, bagaimana menurutmu?" Bart menjawab, "Eat my shorts".[12] Namun, episode "That 90's Show" (musim ke-19, 2008) membantah sebagian besar lini masa ini, dengan mengungkapkan bahwa Homer dan Marge belum memiliki anak pada awal 1990-an.[13]
Hobi Bart meliputi bermain papan luncur,[14] menonton televisi—terutama The Krusty the Clown Show dan segmennya The Itchy & Scratchy Show[15]—membaca buku komik, khususnya Radioactive Man,[15] bermain permainan video,[16] dan melakukan kenakalan umum.[17] Film favoritnya adalah Jaws dan trilogi Star Wars, sedangkan permainan papan favoritnya meliputi Hippo in the House, The Game of Lent, dan Citizenship.[18] Sepanjang serial ini, Bart adalah siswa di Sekolah Dasar Springfield, di mana ia menjadi bagian dari kelas empat yang diajar Edna Krabappel.[19][20] Walaupun usianya terlalu muda untuk pekerjaan penuh waktu, Bart telah mengambil beberapa pekerjaan paruh waktu selama bertahun-tahun. Ia bekerja sebagai bartender di klub sosial Fat Tony dalam "Bart the Murderer" (musim ketiga, 1991);[21] sebagai asisten Krusty the Clown dalam "Bart Gets Famous" (musim kelima, 1994);[22] sebagai penjaga pintu di rumah burlestik Springfield, Maison Derrière, dalam "Bart After Dark" (musim kedelapan, 1996);[23] dan sempat memiliki pabrik sendiri dalam "Homer's Enemy" (musim kedelapan, 1997).[24]
Karakter
Penciptaan

Matt Groening merancang Bart dan seluruh anggota Keluarga Simpson pada tahun 1987 saat sedang menunggu di lobi kantor produser James L. Brooks.[25][26] Groening diundang untuk mempresentasikan serangkaian film pendek animasi untuk The Tracey Ullman Show dan awalnya berencana mengadaptasi komik strip miliknya, Life in Hell. Sadar bahwa mengadaptasi komik strip tersebut akan memaksanya melepas hak publikasi, ia memutuskan untuk membuat sesuatu yang baru.[27] Groening membuat sketsa konsep sebuah keluarga disfungsional,[28][29] dengan menamai karakter-karakternya berdasarkan nama anggota keluarganya sendiri.[30][31] Untuk sang putra yang pemberontak, ia memilih nama "Bart", sebuah anagram dari kata brat,[32][33] alih-alih menggunakan namanya sendiri karena ia merasa nama "Matt" tidak akan "berjalan mulus dalam rapat presentasi".[34][35] Huruf tengah "J" pada nama Bart merupakan bentuk penghormatan bagi karakter animasi Bullwinkle J. Moose dan Rocket J. Squirrel dari acara The Rocky and Bullwinkle Show, yang dinamai berdasarkan nama sang pencipta, Jay Ward.[36][37] Meskipun muncul banyak interpretasi mengenai inisial nama tengah tersebut, Groening menyatakan bahwa nama tengah lengkap Bart adalah "Jo-Jo", yang dipilih oleh Cartwright saat sesi rekaman.[38][39]
Menurut surat kabar The Oregonian, Bart awalnya dikonsep sebagai "pemuda bermasalah yang jauh lebih lembut dan kerap mengalami kecemasan eksistensial serta berbicara pada diri sendiri"; karakter ini kemudian berubah akibat gaya pengisian suara dari Nancy Cartwright.[40] Groening mengakui beberapa sumber yang menjadi inspirasi karakter Bart. Kakak laki-lakinya, Mark Groening, memengaruhi sikap pemberontak Bart. Mark memperkenalkannya pada berbagai komik, termasuk Mad (ketika masih berupa komik fisik), Donald Duck, Uncle Scrooge, Little Lulu, dan Tales From the Crypt; yang semuanya menjadi sumber inspirasi bagi Matt.[41] Bart dibayangkan sebagai versi berlebihan dari anak nakal pada umumnya, dengan menggabungkan sifat-sifat ekstrem dari karakter seperti Tom Sawyer dan Huckleberry Finn.[42] Groening mendeskripsikan Bart sebagai "apa yang akan terjadi jika anak dari Eddie Haskell [dari acara Leave It to Beaver] membuat acaranya sendiri".[43] Ia merasa kecewa dengan premis serial Dennis the Menace, yang akhirnya menginspirasi dirinya untuk menciptakan karakter yang benar-benar nakal.[44] Bart pertama kali muncul bersama keluarga Simpson pada 19 April 1987, dalam film pendek The Tracey Ullman Show bertajuk "Good Night".[45][46] Pada 17 Desember 1989, film pendek tersebut dikembangkan menjadi The Simpsons, sebuah serial berdurasi setengah jam di Fox Broadcasting Company,[47][48] di mana Bart dan keluarga Simpson didapuk menjadi karakter utama.[49]
Desain
Keluarga Simpson dirancang agar mudah dikenali lewat siluetnya saja.[50][51] Karakter-karakter ini awalnya digambar secara kasar karena Groening hanya menyerahkan sketsa awal kepada para animator dengan harapan mereka akan menyempurnakannya, tetapi para animator justru langsung menjiplak mentah-mentah gambar kasarnya.[52] Desain awal Bart yang ditampilkan dalam film-film pendek pertama menyertakan rambut dengan duri yang panjangnya bervariasi;[53] hal ini kemudian distandardisasi menjadi sembilan duri dengan panjang yang sama. Groening saat itu sebagian besar bekerja dalam format hitam-putih dan, tanpa mempertimbangkan penggunaan warna nantinya, mendesain duri rambut Bart agar terlihat seperti perpanjangan dari kepalanya sendiri.[54] Ciri desain rambut ini tidak diterapkan pada karakter lain, meskipun beberapa karakter latar belakang pada beberapa musim pertama sempat berbagi bentuk garis rambut berduri yang sama dengannya.[55] This design feature is not replicated in other characters, although some background characters in the first few seasons shared his spiky hairline.[56]
Kepala Bart dideskripsikan oleh sutradara Mark Kirkland seperti bentuk persegi panjang dasar yang menyerupai kaleng kopi. Kepala Homer juga berbentuk persegi panjang dengan kubah di atasnya, sedangkan bentuk bola menjadi dasar untuk kepala Marge, Lisa, dan Maggie.[57] Pada episode "Treehouse of Horror VI" di musim ketujuh (1995), Bart bersama dengan Homer untuk pertama kalinya dibuat sebagai karakter tiga dimensi dalam segmen "Homer3". Animasi komputer tersebut dikerjakan oleh Pacific Data Images. Saat merancang model 3D Bart, para animator sempat kebingungan bagaimana mereka harus menggambarkan rambutnya; menyadari bahwa boneka Bart berbahan vinil sedang diproduksi, mereka akhirnya membeli satu boneka untuk digunakan sebagai model acuan.[58]
Suara

Suara Bart diisi oleh Nancy Cartwright,[59][60] yang juga mengisi suara beberapa karakter anak-anak lainnya di The Simpsons termasuk Nelson Muntz,[61][62] Ralph Wiggum,[62] Todd Flanders,[63] dan Kearney Zzyzwicz.[64] After Dan Castellaneta Setelah Dan Castellaneta dan Julie Kavner terpilih sebagai pengisi suara Homer dan Marge karena peran mereka di The Tracey Ullman Show,[65] pihak produser mengadakan audisi untuk peran Bart dan Lisa. Yeardley Smith awalnya mengikuti audisi untuk peran Bart, tetapi direktur casting Bonita Pietila merasa suaranya terlalu tinggi. Smith mengenang, "Suara saya selalu terdengar terlalu mirip perempuan. Saya membaca dua baris kalimat sebagai Bart, dan mereka langsung berkata, 'Terima kasih sudah datang!'".'".[66] Ia kemudian didapuk untuk mengisi suara Lisa sebagai gantinya.[67] Pada tanggal 13 Maret 1987, Cartwright mengikuti audisi untuk peran Lisa.[68] Ketika mengetahui bahwa Lisa saat itu hanya digambarkan sebagai "anak tengah" dengan kepribadian yang minim, ia menjadi lebih tertarik pada Bart, yang dikarakterisasi sebagai anak yang "licik, kurang berprestasi, benci sekolah, tidak sopan, [dan] cerdas".[68][69] Groening mengizinkannya untuk mengikuti audisi untuk Bart, dan langsung menawarkannya peran tersebut begitu mendengarnya membaca naskah.[70] Cartwright adalah satu-satunya dari enam anggota pemeran utama The Simpsons yang telah memiliki pelatihan pengisian suara formal sebelum bergabung dengan acara ini.[71]
Menurut The Guardian, suara sehari-hari Cartwright "tidak memiliki jejak khas Bart yang jelas".[72] Suara yang ia gunakan untuk Bart tercipta secara alami, karena ia telah memasukkan unsur-unsur suara tersebut dalam acara seperti My Little Pony, Snorks, dan Pound Puppies.[72][73] Cartwright menjelaskan bahwa suara Bart sangat mudah dibuat: "Beberapa karakter membutuhkan sedikit lebih banyak usaha, kontrol pernapasan atas, atau apa pun istilah teknisnya. Tetapi Bart mudah dilakukan. Saya bisa langsung beralih ke suara itu tanpa kesulitan". Ia biasanya merekam lima atau enam versi untuk setiap baris kalimat agar bervariasi, memberikan lebih banyak pilihan bagi pihak produser untuk diolah. Bahkan dalam episode flashforward (masa depan), Cartwright terus mengisi suara Bart; dalam episode "Lisa's Wedding" (musim keenam, 1995), suara Bart diturunkan secara elektronik untuk mencerminkan usianya yang bertambah.[74] Terlepas dari ketenaran Bart, Cartwright jarang dikenali di tempat umum. Ketika ia dikenali dan diminta menggunakan suara Bart di depan anak-anak, ia menolaknya karena hal itu membuat mereka "ketakutan".[75] Selama musim pertama The Simpsons, Fox Network melarang Cartwright untuk diwawancarai guna menghindari terungkapnya fakta bahwa Bart diisi suaranya oleh seorang wanita.[76]
Cartwright dibayar AS$30.000 per episode untuk pekerjaannya di The Simpsons hingga tahun 1998.[77][78] Perselisihan gaji muncul pada tahun tersebut, di mana pihak Fox mengancam akan mengganti enam aktor pengisi suara utama dan mulai bersiap untuk proses casting baru.[79][80] Konflik tersebut akhirnya terselesaikan, dan gaji Cartwright naik menjadi $125.000 per episode.[81][82] Para pengisi suara menuntut upah yang lebih tinggi lagi pada tahun 2004, dengan mengincar angka $360.000 per episode.[83][84] Perselisihan tersebut segera diselesaikan, dan bayaran Cartwright dinaikkan menjadi $250.000 per episode.[85][86] Pada tahun 2008, negosiasi lanjutan meningkatkan gaji para pemeran menjadi sekitar $400.000 per episode.[87][88] Fox menuntut pengurangan biaya produksi pada tahun 2011, mengancam akan membatalkan serial tersebut jika biaya tidak dipangkas. Sebagai tanggapan, Cartwright dan anggota pemeran utama lainnya menyetujui pemotongan gaji sebesar 30 persen, yang menurunkan pendapatan per episode mereka menjadi sedikit di atas $300,000.[89] Cartwright dibayar $315.000 per episode pada tahun 2016, yang menurut majalah Variety, menjadikannya salah satu aktor pengisi suara dengan bayaran tertinggi.[90]
Ciri Khas
Dalam sekuens pembuka di banyak episode The Simpsons, kamera memperbesar ke arah Springfield Elementary School, tempat Bart diperlihatkan sedang menulis kalimat hukuman di papan tulis. Adegan ini, yang dikenal sebagai "lelucon papan tulis", bervariasi di setiap episode.[91] Pesan-pesan tersebut sering kali memuat humor politik, seperti "Amandemen Pertama tidak mencakup sendawa",[92] referensi budaya populer seperti "Saya tidak bisa melihat orang mati",[93] hingga meta-komentar seperti "Saya bukan wanita berusia 32 tahun" atau "Tidak ada yang membaca tulisan ini lagi".[91] Para animator membuat lelucon ini dengan cepat, dan terkadang isinya mencerminkan peristiwa terkini.[94] Dalam episode "Homer the Heretic" (musim keempat, 1992), lelucon papan tulisnya berbunyi "Saya tidak akan memfitnah New Orleans"; tulisan itu merupakan permintaan maaf atas lagu kontroversial di episode minggu sebelumnya, "A Streetcar Named Marge", yang menggambarkan kota tersebut sebagai "rumah para bajak laut, pemabuk, dan pelacur".[95][96]
Ciri khas awal dari karakter Bart adalah panggilan telepon jahilnya ke Moe's Tavern, di mana ia akan meminta pemiliknya, Moe Szyslak, untuk memanggil seseorang dengan nama plesetan fiktif. Moe akan mencoba mencari orang tersebut, hingga akhirnya menyadari bahwa itu adalah sebuah jebakan dan (tanpa mengetahui bahwa Bart adalah peneleponnya) merespons dengan ancaman kemarahan. Panggilan-panggilan tersebut terinspirasi oleh rekaman Tube Bar, serangkaian panggilan jahil kepada pemilik bar Louis "Red" Deutsch (yang reaksi kasarnya memengaruhi temperamen kekerasan Moe).[97] Panggilan tersebut pertama kali muncul dalam "Homer's Odyssey" (musim pertama, 1990), episode ketiga yang ditayangkan.[98] Menjadi semakin sulit bagi para penulis untuk menciptakan nama palsu baru beserta respons Moe, yang menyebabkan lelucon ini perlahan dihilangkan sebagai fitur reguler pada musim keempat;[99][100] meski demikian, mereka terkadang muncul kembali di episode-episode berikutnya.[101]
Jargon "Eat my shorts" berasal dari improvisasi spontan oleh Cartwright saat salah satu sesi pembacaan naskah awal acara, yang terinspirasi dari sebuah insiden pada masa sekolah menengah atasnya. Saat tampil bersama marching band di Fairmont High School,[102] kelompok tersebut meneriakkan "Eat my shorts" alih-alih yel-yel biasa mereka ("Fairmont West! Fairmont West!")[103] Frasa tersebut juga mungkin merujuk pada film The Breakfast Club (1985), di mana karakter John Bender mengatakan hal itu kepada Kepala Sekolah Vernon.[104] Jargon ikonik Bart lainnya meliputi "¡Ay, caramba!" dan "Don't have a cow!".[105][106][107] Jargon yang pertama terinspirasi oleh penari flamenco asal Portugis;[108] sedangkan yang terakhir, yang populer pada tahun 1950-an, berasal dari frasa Inggris "Don't have kittens".[108] Keduanya ditampilkan secara mencolok pada merchandise seperti kaus selama musim-musim awal acara tersebut.[109][110] Jargon lainnya, "Cowabunga", dipinjam dari Chief Thunderthud dari acara The Howdy Doody Show.[111]
Bart sering kali tampil telanjang di The Simpsons, biasanya dengan melakukan aksi mooning (memamerkan bokong). Dalam film The Simpsons Movie (2007), ia bermain papan seluncur dalam kondisi telanjang bulat.[112][113] Meskipun berbagai macam objek menghalangi alat kelaminnya di sepanjang adegan tersebut, bagian penisnya sempat terlihat sekilas. Adegan ini merupakan salah satu adegan pertama yang dibuat untuk film tersebut, tetapi awalnya para produser khawatir hal itu akan membuat film ini mendapatkan rating R (Dewasa).[114] Namun, Motion Picture Association of America pada akhirnya memberikan rating PG-13 untuk film tersebut karena unsur "humor yang tidak sopan di sepanjang film".[115][116] Adegan ini di kemudian hari diakui oleh Entertainment Weekly sebagai salah satu dari "30 Adegan Telanjang yang Tak Terlupakan".[117]
Kepribadian
Sikap abai Bart terhadap otoritas sering kali disamakan dengan para bapak pendiri Amerika Serikat, dan digambarkan sebagai perpaduan modern antara karakter Tom Sawyer dan Huckleberry Finn.[118] Dalam bukunya yang berjudul Planet Simpson, Chris Turner mengarakterisasi Bart sebagai seorang nihilis yang memegang pandangan filosofis bahwa hidup ini tidak memiliki makna, tujuan, atau nilai intrinsik yang mendasar.[119] Sifat pemberontak Bart membuatnya menjadi anak yang suka membuat keonaran di Springfield Elementary School, di mana ia melabeli dirinya sendiri sebagai anak yang kurang berprestasi.[120][121] Ia sering kali berselisih dengan gurunya, Ibu Krabappel, serta Kepala Sekolah Skinner.[122][123] Bart pun mengakui performa buruknya di sekolah: "Aku ini bodoh, oke? Bodoh sekali! Kaukira aku bahagia dengan hal ini?"[124] Sama seperti ayahnya, proses berpikir Bart kerap kali tidak logis dan absurd;[125] Bart pun mengakui performa buruknya di sekolah: "Aku ini bodoh, oke? Bodoh sekali! Kaukira aku bahagia dengan hal ini?"[124] Sama seperti ayahnya, proses berpikir Bart kerap kali tidak logis dan absurd;[126] Bart juga mengira bahwa dengan menuliskan namanya di semen basah, orang-orang akan heran bagaimana bisa ia melakukannya di semen yang sudah mengeras.[127] Episode "Brother's Little Helper" (musim kesebelas, 1999) mengungkap bahwa Bart mengidap gangguan pemusatan perhatian (ADD).[128] Kecerdasannya juga ditengarai terdampak oleh faktor keturunan "gen Simpson", yang memengaruhi seluruh anggota keluarga berjenis kelamin laki-laki.[129] Terlepas dari perilaku buruk dan sifat egoisnya, ia memiliki momen-momen kejujuran serta kasih sayang, dan sesekali membantu Ibu Krabappel serta Kepala Sekolah Skinner.[130][131]
Bart sebenarnya anak yang sangat baik. Dia hanya usil. Dia tidak jahat, tidak seperti karakter-karakter yang muncul setelahnya seperti [Eric] Cartman (South Park) atau Beavis dan Butthead. Bart mungkin melakukan beberapa hal nakal, tetapi hal itu terlihat sangat jinak jika dibandingkan dengan standar hari ini. Apa yang mengejutkan 19 tahun lalu saat acara ini dimulai, sama sekali tidak mengejutkan saat ini. Bart tidak berubah.
Sifat jahil Bart dan perilaku Homer yang sering kali lalai serta tidak kompeten menciptakan hubungan yang bergejolak, tidak stabil, dan kasar di antara keduanya.[133][134] Bart sering kali memanggil Homer langsung dengan nama depannya alih-alih memanggilnya "Ayah",[135] dan Homer pun kerap merujuk kepadanya secara meremehkan dengan sebutan "anak itu".[136][137] Sifat Homer yang mudah marah memicu ledakan emosi yang kasar khas kartun, seperti secara impulsif mencekik leher Bart.[138][139] Marge adalah sosok orang tua yang lebih peduli, penuh pengertian, dan mengayomi,[140][141] meskipun ia mengakui bahwa Bart "sangat merepotkan"[142] dan sering kali dibuat malu oleh ulahnya.[143] Dalam episode "Marge Be Not Proud" (musim ketujuh, 1995), Marge kesulitan menyesuaikan gaya pengasuhannya setelah Bart tertangkap basah mengutil; ia menjadi lebih menjaga jarak agar tidak terlalu mengekang, yang justru membuat Bart merasa bersalah dan mencoba memperbaiki kesalahannya.[144] Terlepas dari sikap memberontaknya, Bart sesekali rela menahan rasa malu demi menyenangkan hati ibunya.[145] Marge pun sering kali membelanya karena memahami kompleksitas sifat anaknya tersebut.[134][146] Ia menggambarkan Bart sebagai "anak kecilnya yang istimewa",[147] dengan mengatakan, "Aku tahu Bart bisa sangat merepotkan, tetapi aku juga tahu seperti apa dia di dalam lubuk hatinya. Dia memiliki sebuah letupan semangat. Itu bukan hal yang buruk [...] tentu saja, hal itu terkadang membuatnya melakukan hal-hal yang buruk".[143]
Bart terlibat dalam persaingan antarsaudara dengan adik perempuannya, Lisa.[148] Meskipun mereka sering kali tidak sejalan—bahkan terkadang secara fisik—tapi mereka memiliki ikatan yang dalam dan saling memedulikan satu sama lain. Bart sering kali meminta maaf ketika ia bertindak terlalu jauh dan mengakui kecerdasan Lisa yang lebih unggul, serta kerap kali meminta sarannya saat menghadapi masalah.[149][150] Ia merupakan "anak gaul" yang populer di sekolah,[151] dan memiliki banyak teman;[152] di mana sahabat terdekatnya adalah Milhouse Van Houten.[153] Pengaruhnya terhadap Milhouse sering kali berdampak negatif dan membawa mereka ke dalam masalah.[154] Dalam episode "Homer Defined" (musim ketiga, 1991), ibunya Milhouse melarang anaknya bermain dengan Bart karena pengaruh buruknya; Bart awalnya tidak peduli sampai akhirnya ia menyadari betapa ia sangat menghargai persahabatan mereka, dan Marge pun berhasil meyakinkan Nyonya Van Houten untuk mempertimbangkannya kembali.[143]
Bart adalah penggemar berat pembawa acara televisi anak-anak Krusty the Clown, dan pernah menyatakan bahwa "Aku mendasarkan seluruh hidupku pada ajaran Krusty"; kamarnya bahkan dipenuhi oleh berbagai macam produk Krusty.[155][156] Bart membantu Krusty dalam beberapa kesempatan, seperti menggagalkan upaya Sideshow Bob yang menjebak Krusty atas perampokan bersenjata dalam episode "Krusty Gets Busted" (musim pertama, 1990), menyatukan kembali Krusty dengan ayahnya yang telah lama terasing dalam episode "Like Father, Like Clown",[157] serta membantu Krusty meluncurkan kembali kariernya lewat sebuah acara spesial kembalinya Krusty dalam episode "Krusty Gets Kancelled".[158] Konfrontasi awal Bart dengan Sideshow Bob dalam "Krusty Gets Busted" memicu rivalitas jangka panjang di antara mereka. Para penulis mengembangkan karakter Bob sebagai tokoh antagonis yang cerdas dan obsesif, yang terinspirasi oleh dinamika antara Wile E. Coyote and the Road Runner.[159]
Penerimaan
Bartmania
Bart menjadi salah satu karakter televisi paling populer pada tahun 1990, memicu sebuah fenomena budaya yang dikenal sebagai "Bartmania".[160][161][162] Ia menjadi karakter Simpsons yang paling menonjol pada berbagai cendramata, terutama kaus oblong; selama awal tahun 1990-an, jutaan kaus bertema Bart terjual.[163] Persona pemberontak Bart mendorong beberapa sekolah negeri di Amerika melarang pemakaian kaus bermotif tulisan seperti "I'm Bart Simpson. Who the hell are you?" ("Aku Bart Simpson. Siapa dirimu?") dan "Underachiever (and proud of it, man!)" ("Kurang berprestasi [dan bangga akan hal itu, kawan!]").[164][165] Sebuah kaus dengan tulisan yang terakhir kini disimpan di National Museum of American History.[166] Popularitas cendramata Simpsons menjadi sebuah kesuksesan komersial yang menghasilkan pendapatan sebesar $2 miliar dalam 14 bulan pertama penjualannya.[167] Daya tarik Bart juga menginspirasi maraknya pasar gelap untuk barang konsumen tiruan, khususnya kaus oblong. Produk-barang tersebut menampilkan Bart dengan berbagai slogan dan desain ulang, termasuk "Teenage Mutant Ninja Bart", "Air Simpson Bart", dan "RastaBart".[168] Walaupun Groening pada umumnya menoleransi barang-barang bajakan, ia keberatan terhadap seri kaus "Nazi Bart" yang menampilkan Bart mengenakan seragam Nazi atau sebagai skinhead supremasi kulit putih.[169] 20th Century Fox menuntut Tom Metzger, pembuat desain ofensif tersebut, yang kemudian setuju untuk menghentikan produksinya.[170]

Bart digambarkan sebagai "raja televisi tahun 1990",[171] "bintang baru paling bersinar di televisi",[172] dan sebuah "kesuksesan besar yang tak meredup".[173] Ia menjadi salah satu kandidat tulis-sendiri paling populer dalam pemilihan umum Dewan Perwakilan Rakyat, Senat, dan Gubernur Amerika Serikat tahun 1990, menempati posisi kedua di sejumlah wilayah di antara karakter fiksi, hanya kalah dari Mickey Mouse.[174][175] Dalam Parade Hari Pengucapan Syukur Macy's tahun 1990, Bart memulai debutnya sebagai salah satu balon raksasa berisi helium yang menjadi ciri khas parade tersebut.[176] Hal ini disinggung dalam episode The Simpsons "Bart vs. Thanksgiving", yang ditayangkan pada hari pelaksanaan parade tersebut, di mana Homer memberi tahu Bart: "Jika kau mulai membuat balon untuk setiap karakter kartun yang populer sesaat, kau akan membuat parade ini menjadi lelucon!". Di belakang dan tanpa diketahui oleh Homer, televisi sekilas menampilkan sebuah balon Bart Simpson.[177][178]
Album The Simpsons Sing the Blues direkam pada bulan September 1990 dan dirilis pada bulan Desember. Album tersebut memuncak di nomor tiga pada tangga album Billboard 200,[179] dan mendapatkan sertifikasi double platinum dari Recording Industry Association of America.[180] Singel pertama dari album tersebut adalah lagu pop rap "Do the Bartman", yang dinyanyikan oleh Cartwright dan dirilis pada 20 November 1990. Lagu ini ditulis oleh Bryan Loren, seorang teman Michael Jackson (yang menyumbangkan vokal latar pada trek tersebut).[181] Jackson merupakan penggemar berat The Simpsons (terutama Bart),[182] dan sempat menghubungi para produser untuk menawarkan pembuatan sebuah singel untuk Bart serta tampil sebagai bintang tamu dalam acara tersebut.[183] Jackson kemudian menjadi bintang tamu dalam episode "Stark Raving Dad" (musim ketiga, 1991) dengan menggunakan nama samaran John Jay Smith.[184] Walaupun "Do the Bartman" tidak pernah dirilis sebagai singel komersial di Amerika Serikat, lagu ini mendulang sukses besar di Britania Raya; menjadi lagu nomor satu selama tiga minggu (16 Februari hingga 9 Maret 1991), dan menjadi lagu terlaris kelima pada tahun itu.[185] Singel ini terjual setengah juta kopi, dan mendapatkan sertifikasi emas dari British Phonographic Industry pada 1 Februari 1991.[186]
Pengaruh budaya dan penghargaan
Bart telah digambarkan sebagai salah satu karakter televisi paling ikonis pada tahun 1990-an,[187][188][189] dan dianggap sebagai sebuah ikon budaya Amerika.[190][191][192] Pada tahun 1990, Entertainment Weekly menobatkannya sebagai Entertainer of the Year, dengan menuliskan bahwa "Bart telah terbukti menjadi seorang pemberontak yang juga anak baik, seorang pembuat teror yang sendiri mudah diteror, dan seorang eksentrik yang memukau kita, dan dirinya sendiri, dengan perwujudan ketabahan yang serius".[193] Pada tahun 1998, Time memasukkan Bart ke dalam daftar majalah tersebut mengenai 100 orang paling penting di abad ke-20, menjadi satu-satunya karakter fiksi dalam daftar tersebut.[194][195] Ia sebelumnya juga pernah muncul sebagai sampul majalah Time edisi 31 Desember 1990.[196] Pada tahun 1996, Bart menduduki peringkat ke-48 dalam daftar "50 Bintang TV Terbesar Sepanjang Masa" versi TV Guide.[197] Pada tahun 2002, ia dan Lisa menempati peringkat kesebelas dalam daftar "50 Karakter Kartun Terbesar Sepanjang Masa" versi TV Guide.[198] Pada tahun 2022, para penulis Paste menempatkan Bart sebagai karakter kartun terbaik ke-26 sepanjang masa.[199]
Dari para kritikus hiburan, Bart menerima sebagian besar ulasan positif. Dan Peeke dari Screen Rant memujinya sebagai "karakter utama terbaik" pada tahun 2020, menyebutnya "mudah dipahami" dan mengatakan bahwa "setiap orang dapat merasa terhubung dengan setidaknya beberapa elemen dari kepribadiannya". Dalam sebuah ulasan tahun 2024, Darryn King dari Vulture menyebut Bart sebagai "kreasi kartun yang suka menjawab balik, suka membuat masalah, suka melakukan panggilan jahil, suka meledakkan petasan, dan, ya, suka mencoret-coret grafiti, yang pada saat itu dengan cepat menjadi ikon budaya".[200] Sebuah ulasan dari Collider pada tahun 2023 menyebutkan bahwa episode "Bart Gets an 'F'" merupakan "titik balik bagi acara ini, menunjukkan bahwa Bart bisa menjadi lebih dari sekadar bahan lelucon sekaligus membuka jalan bagi episode-episode mendatang yang lebih memperdalam karakternya".[201] Menurut Erma Bombeck, "Anak-anak perlu tahu bahwa di suatu tempat di dunia ini ada sosok sebaya yang dapat mewujudkan semua hal yang hanya bisa mereka fantasikan, seseorang yang sesekali bisa melawan orang tua mereka namun tetap dibiarkan hidup".[202] Pada tahun 2003, sebuah survei terhadap para orang tua di Britania Raya menempatkan Bart sebagai karakter fiksi paling berpengaruh bagi anak-anak di bawah usia dua belas tahun.[203]

Cartwright telah menerima sejumlah penghargaan atas penampilannya. Pada 44th Primetime Emmy Awards tahun 1992, ia menerima Primetime Emmy Award for Outstanding Voice-Over Performance atas perannya sebagai Bart dalam episode musim ketiga "Separate Vocations", berbagi penghargaan tersebut dengan lima pengisi suara lainnya dari The Simpsons.[204] Episode-episode yang menonjolkan Bart telah dinominasikan untuk Primetime Emmy Award for Outstanding Animated Program, termasuk "Radio Bart" pada tahun 1992,[205] "Future-Drama" pada tahun 2005,[206] dan "Homer's Phobia" pada tahun 1997.[207] Cartwright juga menerima Annie Award untuk Pengisian Suara di Bidang Animasi pada tahun 1995 atas karyanya sebagai Bart.[208] Pada tahun 2000, Bart dan seluruh anggota keluarga Simpson dianugerahi sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame yang terletak di 7021 Hollywood Boulevard.[209][210]
Pengaruh negatif pada anak-anak
Sifat pemberontak Bart, yang sering kali tidak disertai konsekuensi atas tindakannya, menyebabkan beberapa orang tua, pendidik, dan kelompok konservatif memandangnya sebagai pengaruh negatif bagi anak-anak.[211][212] Para kritikus mengatakan bahwa perilaku Bart menjadikannya panutan yang buruk, dengan Robert Bianco dari Pittsburgh Post-Gazette menggambarkannya sebagai karakter yang "mengakali orang tuanya dan menjawab balik guru-gurunya; singkatnya, dia adalah anak yang kita harap pernah kita alami di masa lalu, sekaligus kita takuti akan menjadi seperti apa anak-anak kita nantinya".[213] Para pendidik menyatakan keprihatinan bahwa sikap Bart yang "kurang berprestasi dan bangga akan hal itu" serta penghinaannya terhadap pendidikan menimbulkan "ancaman bagi proses belajar",[214] dan yang lainnya menyebutnya "egois, agresif, dan jahat".[215] Menanggapi kritik tersebut, produser James L. Brooks membela karakter ini: "Saya sangat waspada terhadap televisi di mana setiap orang dituntut untuk menjadi panutan. Anda tidak akan menemui begitu banyak panutan di kehidupan nyata. Mengapa televisi harus penuh dengan hal itu?"[216]
Kepala badan narkoba AS William Bennett mengunjungi sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Pittsburgh pada tahun 1990 dan melihat sebuah poster Bart. Bennett berkata, "Kalian tidak sedang menonton The Simpsons, bukan? Itu tidak akan membantu kalian sama sekali".[217][218] Bennett di kemudian hari meminta maaf, dengan mengatakan bahwa ia "hanya bercanda": "Saya akan duduk bersama si kepala berduri kecil itu. Kami akan meluruskan masalah ini."[219][220] Bill Cosby menyebut Bart sebagai contoh peran yang buruk dalam sebuah wawancara tahun 1991, menggambarkannya sebagai sosok yang "marah, bingung, [dan] frustrasi".[221] Groening merespons, "Itu merangkum kepribadian Bart dengan tepat. Kebanyakan orang berjuang keras untuk menjadi normal. Dia berpikir normal itu sangat membosankan dan melakukan hal-hal yang orang lain hanya berharap mereka berani melakukannya". Presiden AS George H. W. Bush mengatakan pada tahun 1992, "Kita akan terus mencoba memperkuat keluarga Amerika, untuk membuat keluarga Amerika jauh lebih seperti the Waltons dan jauh berkurang seperti keluarga Simpsons".[222] Para penulis acara tersebut kemudian memproduksi sebuah segmen pendek yang ditayangkan tiga hari kemudian (sebelum siaran ulang dari "Stark Raving Dad"), di mana Bart berkata: "Hei, kami sama seperti keluarga Walton. Kami juga sedang berdoa agar Depresi ini segera berakhir."[223][47]
Cendramata
Selain kaus oblong, Bart juga ditampilkan dalam berbagai macam cendramata yang berkaitan dengan The Simpsons, meliputi boneka, serbet, pengharum ruangan, cangkir, permen karet, handuk pantai, kantong tidur, sepatu bot salju, bola karet spons, bingkai pelat nomor kendaraan, kertas gores, magnet laminasi, dan permainan pinball genggam. Dua buah buku telah diterbitkan mengenai karakter ini: Bart Simpson's Guide to Life (1993) dan The Bart Book (2004), keduanya ditulis terutama oleh Groening.[224][225] Buku The Simpsons and Philosophy: The D'oh! of Homer (2001) memuat sebuah bab yang menganalisis karakter Bart dan membandingkannya dengan "prinsip ideal Nietzschean".[226] Bart juga muncul di berbagai media yang terkait dengan The Simpsons. Ia ditampilkan dalam sebagian besar permainan video The Simpsons, seperti Bart vs. the World (1991),[227] Bart Simpson's Escape from Camp Deadly (1991),[228] Bart vs. the Space Mutants (1991),[229] Bart's House of Weirdness (1992),[230] dan The Simpsons Game (2007).[231][note 1] Bart juga merupakan karakter berulang dalam serial komik Simpsons Comics yang didistribusikan oleh Bongo Comics, yang memulai debutnya pada November 1993 dan diterbitkan hingga Oktober 2018.[232][233] Ia memimpin serial buku komiknya sendiri yang menggunakan namanya, yang didistribusikan oleh Bongo Comics dari tahun 2000 hingga 2016.[233][234][235] Bart memainkan peran penting dalam wahana The Simpsons Ride, sebuah wahana simulator gerak[236] yang diluncurkan pada tahun 2008 di Universal Studios Florida dan Universal Studios Hollywood.[237] Pada 9 Desember 2024, program Monday Night Football menayangkan siaran alternatif versi animasi Simpsons untuk pertandingan antara Cincinnati Bengals melawan Dallas Cowboys yang berjalan selaras dengan peristiwa di lapangan sesungguhnya.[238]
Bart bersama karakter Simpsons lainnya muncul dalam iklan televisi untuk produk cokelat batang Butterfinger dari Nestlé dari tahun 1988 hingga 2001, dengan slogan ikonik "Nobody better lay a finger on my Butterfinger!" ("Jangan ada yang berani menyentuh Butterfinger-ku!").[239] Groening di kemudian hari mencatat bahwa kesuksesan iklan Butterfinger memainkan peran penting dalam keputusan Fox untuk memberikan lampu hijau bagi pembuatan serial berdurasi setengah jam tersebut.[240] Bart juga tampil dalam iklan untuk jaringan restoran cepat saji Burger King.[241] Pada tahun 2001, Kellogg's memperkenalkan produk sereal edisi terbatas Bart Simpson Peanut Butter Chocolate Crunch.[242] Groening sempat menawarkan Bart sebagai juru bicara untuk Jell-O sebelum peluncuran serial berdurasi setengah jam tersebut, dengan mengusulkan ide iklan di mana Bart akan menyanyikan "J-E-L-L-O" lalu bersendawa pada huruf "O". Ia percaya anak-anak akan mencoba menirunya, namun ide tersebut ditolak.[243] Pada 9 April 2009, United States Postal Service memperkenalkan seri prangko bernilai 44 sen yang menampilkan Bart dan anggota keluarga Simpson lainnya. Prangko-prangko ini merupakan yang pertama sejak era Sesame Street yang diterbitkan saat acara televisinya masih dalam proses produksi aktif. Didesain langsung oleh Groening, prangko tersebut mulai tersedia untuk dibeli pada 7 Mei 2009.[244][245]
Catatan
Referennsi
- ↑ Friedrich & Colmenares 2017, hlm. 73.
- ↑ Davis, Gilboy & Zborowski 2015, hlm. 175–188.
- ↑ Bernhardt, Jack (Oktober 20, 2020). "Ay Caramba! I Watched 50 Hours of New Simpsons So You Don't Have To". The Guardian. Diakses tanggal Desember 21, 2024.
- 1 2 Groening 2004, hlm. 6.
- ↑ Feltmate 2017, hlm. 5.
- ↑ Neuman, Danesi & Vilenchik 2022, hlm. 51.
- ↑ Stabile & Harrison 2003, hlm. 133.
- ↑ Martin, Jeff; Lynch, Jeffrey (Desember 26, 1991). "I Married Marge". The Simpsons. Musim 03. Episode 12. Fox.
- ↑ Burns, J. Stewart (November 9, 2014). "Simpsorama". The Simpsons. Musim 26. Episode 6. Fox.
Prove it! When is your birthday?
"February 23rd." "Ha! February has no 23rd!" "Yes it does!" - ↑ Conrad, Jessica (September 29, 2024). "Bart's Birthday". The Simpsons. Musim 36. Episode 1. Fox.
- ↑ Martin, Jeff; Kirkland, Mark (Desember 3, 1992). "Lisa's First Word". The Simpsons. Musim 04. Episode 10. Fox.
- ↑ Jean, Al; Polcino, Dominic (Oktober 19, 1997). "Lisa's Sax". The Simpsons. Musim 09. Episode 03. Fox.
- ↑ Selman, Matt; Kirkland, Mark (Januari 27, 2008). "That '90s Show". The Simpsons. Musim 19. Episode 11. Fox.
- ↑ Ott 2003, hlm. 63.
- 1 2 Neuman, Danesi & Vilenchik 2022, hlm. 56.
- ↑ McWhertor, Michael (Maret 15, 2019). "Bart Simpson Becomes an Esports Star in Next Episode of The Simpsons". Polygon. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 23, 2023. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Summers, Megan; Russell, Tom (Februari 4, 2021). "The Simpsons: Bart's 20 Best Prank Calls To Moe's Tavern, Ranked". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 26, 2022. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Terrace 2017, hlm. 200.
- ↑ Meskill 2007, hlm. 38–39.
- ↑ Kosmala, Karina (Oktober 2, 2022). "10 The Simpsons Episodes That Made Us Shed a Tear". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 27, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Swartzwelder, John; Moore, Rich (Oktober 10, 1991). "Bart the Murderer". The Simpsons. Musim 03. Episode 04. Fox.
- ↑ Swartzwelder, John; Dietter, Susie (Februari 3, 1994). "Bart Gets Famous". The Simpsons. Musim 05. Episode 12. Fox.
- ↑ Appel, Richard; Weinstein, Josh (November 4, 1996). "Bart After Dark". The Simpsons. Musim 08. Episode 05. Fox.
- ↑ Swartzwelder, John; Reardon, Jim (Mei 4, 1997). "Homer's Enemy". The Simpsons. Musim 08. Episode 23. Fox.
- ↑ Thielman, Sam (April 19, 2017). "Happy Birthd'oh!: The Simpsons Celebrates 30 Years of Cultural Milestones". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Bianculli, David (Februari 14, 2003). "Simpson's Creator Matt Groening". NPR. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 1, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Cohen, Ivan (November 29, 2016). "The 12 Most Unexpected Spinoffs in TV History". Vulture. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 7, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Sito 2006, hlm. 305.
- ↑ "It's a Family Affair?". Spin. Vol. 6, no. 4. Juli 1990. hlm. 67.
- ↑ Fink 2019, hlm. 21.
- ↑ Day, Patrick Kevin (Mei 7, 2013). "Matt Groening's mom dies; maiden name Wiggum, she inspired Marge Simpson". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 20, 2024. Diakses tanggal Desember 21, 2024.
- ↑ Ezell 2016, hlm. 133.
- ↑ Pinsky 2007, hlm. 5.
- ↑ "Marge Simpson's Namesake Has Died". HuffPost. Mei 7, 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 1, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Blackall, Luke (Mei 7, 2013). "From the Wiggums to Chain-Smoking Aunt Patty: The Real-Life Groening". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 2, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Bibby, Daniel (Februari 11, 2024). "Bart & Homer Simpson's Names Subtly Honor Another Classic Cartoon". Screen Rant. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Stransky, Tanner (November 19, 2009). "'Rocky & Bullwinkle': Happy 50th Birthday to the Sweet Duo! (And Boris and Natasha, too!)". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Groening 1996, hlm. 12, 54, 82, 101, 103, 154, 168, back cover.
- ↑ Groening 2001b, hlm. 90.
- ↑ Farrell, Peter (Desember 17, 1989). "Christmans Is 'Life in Hell' for The Simpsons". The Oregonian.
- ↑ Paul, Alan (September 30, 1995). "Life in Hell". Flux. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 8, 2007. Diakses tanggal Desember 26, 2005.
- ↑ Waltonen & Du Vernay 2014, hlm. 182.
- ↑ Kolbert, Elizabeth (Maret 11, 1993). "With Spirit of Youthful Rebellion, Simpsons Creator Takes on Success". Orlando Sentinel.
- ↑ Groening, Matt (2005). "Commentary for "Two Bad Neighbors", In The Simpsons: The Complete Seventh Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Richmond & Coffman 1997, hlm. 14.
- ↑ Tallerico, Brian (September 28, 2018). "The Simpsons at 30: Six Era-Defining Episodes". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 22, 2021. Diakses tanggal November 26, 2024.
- 1 2 Ortved, John (Juli 5, 2007). "The Simpsons Family Values: How the Cartoon Took Over TV". Vanity Fair. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 14, 2024. Diakses tanggal November 26, 2024.
- ↑ Tyler, Adrienne (April 7, 2020). "The Simpsons Opening Sequence Had A Continuity Error For 20 Years". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 11, 2024. Diakses tanggal November 26, 2024.
- ↑ Gunning, Cathal (Oktober 9, 2023). "The Simpsons Season 35 Finally Addressed One Of The Show's Biggest Mysteries". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 15, 2024. Diakses tanggal November 26, 2024.
- ↑ Hogan, Michael (Desember 15, 2014). "25 Things You Never Knew About The Simpsons". The Daily Telegraph. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 20, 2016. Diakses tanggal November 28, 2024.
- ↑ Hogan, Michael (Desember 27, 2014). "21 Things You Never Knew About The Simpsons". The Sydney Morning Herald. Diakses tanggal November 28, 2024.
- ↑ Bachor, Kenneth; Lin, Joseph C. (Agustus 21, 2014). "The 30 Best Celebrity Cameos on The Simpsons". Time. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 6, 2024. Diakses tanggal November 28, 2024.
- ↑ Silverman, David; Archer, Wes (2004). "Illustrated Commentary for "Treehouse of Horror IV", In The Simpsons: The Complete Fifth Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Anderson, Groening & Michels 2006.
- ↑ Anderson, Mike B.; Groening, Matt; Michels, Pete (2006). ""A Bit From the Animators", Illustrated Commentary for "All Singing, All Dancing", In The Simpsons: The Complete Ninth Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Groening, Matt; Reiss, Mike; Kirkland, Mark (2002). "Commentary for "Principal Charming", In The Simpsons: The Complete Second Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Archer, Wes; Groening, Matt; Kirkland, Mark (2005). ""A Bit From the Animators", Illustrated Commentary for "Summer of 4 Ft. 2", In The Simpsons: The Complete Seventh Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Oakley, Bill; Weinstein, Josh; Johnson, Tim; Silverman, David; Mirkin, David; Cohen, David X. ""Homer in the Third Dimension" (2005), In The Simpsons: The Complete Seventh Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Browne & Browne 2001, hlm. 737.
- ↑ "Bart Simpson Voice Used to Promote Scientology". The Daily Telegraph. Januari 29, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 17, 2021. Diakses tanggal November 30, 2024.
- ↑ Boardman, Madeline (April 29, 2016). "The Simpsons: See the Voice Actors Behind Your Favorite Characters". Entertainment Weekly. Diakses tanggal November 30, 2024.
- 1 2 Aubrey, Elizabeth (Juli 10, 2024). "Sabrina Carpenter Fans Shocked to Discover Her Aunt is the Voice of Bart Simpson". NME. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 2, 2024. Diakses tanggal November 30, 2024.
- ↑ Browning & Picart 2014, hlm. 166.
- ↑ Perlmutter 2018, hlm. 553.
- ↑ "D'oh, You're the Voice". The Age. Februari 27, 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 2, 2012. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Carroll, Larry (Juli 26, 2007). "Simpsons Trivia, From Swearing Lisa To 'Burns-Sexual' Smithers". MTV News. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 20, 2007. Diakses tanggal Januari 15, 2022.
- ↑ King, Darryn (Februari 26, 2018). "Why Lisa Simpson Matters". Vanity Fair. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- 1 2 "Bart Simpson: The Shorts That Ate the World". The New Zealand Herald. Januari 3, 2001. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Cartwright 2000, hlm. 35–40.
- ↑ "Bart's Voice Tells All". BBC News. November 10, 2000. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 30, 2008. Diakses tanggal Mei 16, 2007.
- ↑ Turner 2004, hlm. 21.
- 1 2 Brockes, Emma (Agustus 1, 2004). "That's My Boy". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 5, 2007. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ "That's My Boy". The Age. November 4, 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 4, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Mirkin, David (2005). "Commentary for "Lisa's Wedding", In The Simpsons: The Complete Sixth Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Brockes, Emma (Agustus 2, 2004). "Bart's Big Mouth". Salon. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 2, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Bark, Ed (Juli 15, 1990). "Bart Simpson's Secret: He's a Woman". Ottawa Citizen.
- ↑ Hontz, Jenny (Maret 26, 1998). "Cartwright's Vox to Pop for Simpsons". Variety. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Block, Alex Ben; Masters, Kim (Oktober 7, 2011). "'Simpsons' Cast Blinks in Salary Showdown With Fox (Exclusive)". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 1, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Glaister, Dan (April 3, 2004). "Simpsons Actors Demand Bigger Share". The Age. Melbourne. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 2, 2008. Diakses tanggal Oktober 26, 2008.
- ↑ Snierson, Dan (Mei 8, 2015). "Harry Shearer to Exit 'The Simpsons'?". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 4, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Barrett, Patrick (April 1, 2004). "D'oh! Simpsons Go On Strike". The Guardian. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Stowe, Dusty (Oktober 2, 2017). "How Much Does The Cast Of The Simpsons Get Paid?". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 25, 2023. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Weinraub, Bernard (April 14, 2004). "D'oh! Am I Underpaid?; Negotiations Are Stalled for Voice Actors in The Simpsons". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 4, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Block, Alex Ben (Oktober 11, 2011). "The Simpsons Pay Disputes". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Collins, Scott (Mei 1, 2004). "Simpsons Cast, Fox Reach Deal". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Schneider, Michael (Mei 2, 2004). "Voices Carry at Fox". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 18, 2021. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Byrne, Ciar (Juni 3, 2008). "Homer's No Loser with a Voice Worth $400,000 Per Show". The Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Wortham, Jenna (Juni 3, 2008). "Simpsons Ink Deal for 20th Season, Score More D'Oh". WIRED. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 7, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- ↑ Block, Alex Ben (Oktober 7, 2011). "The Simpsons Renewed for Two More Seasons". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 25, 2016. Diakses tanggal Oktober 15, 2011.
- ↑ Bryant, Jacob (Oktober 4, 2016). "Highest-Paid TV Comedy Stars". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 21, 2024. Diakses tanggal Desember 1, 2024.
- 1 2 Turner 2004, hlm. 71.
- ↑ Forrester, Brent; Reardon, Jim (Mei 14, 1995). "Lemon of Troy". The Simpsons. Musim 06. Episode 24. Fox.
- ↑ Swartzwelder, John; Affleck, Neil (November 28, 1999). "Take My Wife, Sleaze". The Simpsons. Musim 11. Episode 08. Fox.
- ↑ Tsang, Christopher (Maret 19, 2021). "The Simpsons Video Reveals 700th Episode Couch Gag". Screen Rant. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Kurland, Daniel (September 3, 2017). "The Simpsons: 15 Episodes That Were Censored". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 25, 2021. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Vrabel, Jeff (Oktober 21, 2014). "FXX's "Simpsons World" App: Here's Your Comprehensive A to Z". GQ. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 7, 2024. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Kaulessar, Ricardo (Agustus 10, 2005). "Joke on Simpsons Started in JC". Jersey City Reporter. Diarsipkan dari asli tanggal September 25, 2008. Diakses tanggal Oktober 30, 2008.
- ↑ Gornael, J.S. (Mei 12, 2024). "The 10 Best Running Gags in The Simpsons". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 14, 2024. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Reiss, Mike (2001). "Commentary for "Moaning Lisa", in The Simpsons: The Complete First Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Brooks, James L.; Groening, Matt; Jean, Al (2001). "Commentary for "Some Enchanted Evening", in The Simpsons: The Complete First Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Canning, Robert (Oktober 6, 2005). "The Simpsons: "Lost Verizon" Review". IGN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 9, 2008. Diakses tanggal November 3, 2008.
- ↑ Welsh, Daniel (Juli 9, 2024). "The Simpsons Voice Actor Reveals Surprising Origin Story Of 1 Of The Show's Most Iconic Catchphrases". HuffPost. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Hewitt, Scott (September 22, 2017). "Voice of TV's Simpsons character shares a more personal tale". The Columbian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 7, 2024. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Curovic, Irina (Mei 17, 2019). "10 Best Pop Culture References Created By The Breakfast Club". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 24, 2024. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Southern, Keiran; Angeles, Los (November 7, 2023). "Ay caramba! Homer Simpson Stops Throttling Bart". The Times. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Hughes, Jason (November 25, 2013). "The Simpsons: Bart Finally Learns Meaning Of 'Ay Caramba!'". HuffPost. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 7, 2024. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- ↑ Harmon, Steph (April 10, 2018). "'Don't have a cow': The Simpsons Response to Apu Racism Row Criticised as 'Toothless'". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 11, 2018. Diakses tanggal Desember 7, 2024.
- 1 2 Reiss & Klickstein 2018, hlm. 108.
- ↑ Turner 2004, hlm. 25.
- ↑ "Bart Simpson". Time. Juni 8, 1998. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 25, 2009. Diakses tanggal Mei 16, 2007.
- ↑ Epstein, Leonora (Juni 21, 2013). "What The Hell Does 'Cowabunga' Mean, Anyhow?". BuzzFeed. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 13, 2024. Diakses tanggal Desember 12, 2024.
- ↑ Graham, Adam (Juni 16, 2017). "Movie Review: Weird Prevails in 'Once Upon a Time in Venice'". Detroit News. Diakses tanggal Desember 12, 2024.
- ↑ Collett-White, Mike (Juli 6, 2007). "Early Peek at Simpsons Movie: Lisa Goes Green, Bart Goes Nude". The Globe and Mail. Diakses tanggal Desember 12, 2024.
- ↑ Snierson, Dan (Juli 27, 2017). "The Simpsons Movie: 10 Stories on the 10th Anniversary". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 13, 2024. Diakses tanggal Desember 12, 2024.
- ↑ "Simpsonania". CBS News. Juli 25, 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 12, 2024.
- ↑ Chocano, Carina (Juli 27, 2007). "Where's the Fire?". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 11, 2012. Diakses tanggal Desember 12, 2024.
- ↑ Raphael, Lisa (2008). "Bodies of Work: 30 Unforgettable Nude Scenes". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 27, 2008. Diakses tanggal Oktober 30, 2008.
- ↑ Cantor 1999, hlm. 734–749.
- ↑ Turner 2004, hlm. 124.
- ↑ Lee 2012, hlm. 132.
- ↑ Smith, Gus (Juli 1, 2000). "Brilliant, and We Saw You Do it All, Bart". Irish Independent. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 20, 2024. Diakses tanggal Desember 14, 2024.
- ↑ Heritage, Stuart (Oktober 28, 2013). "Marcia Wallace: Edna Krabappel's Best Simpsons Episodes". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 14, 2024. Diakses tanggal Desember 14, 2024.
- ↑ Littlechild, Chris (November 29, 2019). "The Simpsons: 10 Worst Things Bart Ever Did To Principal Skinner". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 18, 2022. Diakses tanggal Desember 14, 2024.
- 1 2 Brown & Logan 2009, hlm. 128.
- ↑ Gunning, Cathal (Mei 10, 2022). "The Simpsons Just Retconned Bart's Controversial Origin Story". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 31, 2022. Diakses tanggal Desember 14, 2024.
- ↑ Stern, Joshua; Ventimilia, Jeffrey (April 30, 1995). "'Round Springfield". The Simpsons. Musim 6. Episode 22. Fox.
- ↑ Forrester, Brent (Mei 14, 1995). "Lemon of Troy". The Simpsons. Musim 6. Episode 24. Fox.
- ↑ Madarang, Charisma (Desember 17, 2019). "150 Best Simpsons Episodes of All Time". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- ↑ Goldreyer, Ned; Dietter, Susie (Maret 8, 1998). "Lisa the Simpson". The Simpsons. Musim 09. Episode 17. Fox.
- ↑ Pulido, Rachel; Dietter, Susie (April 6, 1997). "Grade School Confidential". The Simpsons. Musim 08. Episode 19. Fox.
- ↑ Oakley, Bill; Weinstein, Josh; Anderson, Bob (April 28, 1994). "Sweet Seymour Skinner's Baadasssss Song". The Simpsons. Musim 05. Episode 19. Fox.
- ↑ Moore, Roger (Juli 25, 2007). "Nancy Cartwright, Voice of Bart Simpson, Has Personal Theme: Simpsons Forever". Orlando Sentinel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 15, 2008. Diakses tanggal September 13, 2008.
- ↑ Heritage, Stuart (November 7, 2023). "Homer Has Stopped Strangling Bart in The Simpsons and it's About Time". The Guardian. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 20, 2024. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- 1 2 Sherlock, Ben (Agustus 22, 2019). "The Simpsons: 10 Bart And Marge Moments That Broke Our Hearts". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 29, 2021. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- ↑ Jackson & Moshin 2013, hlm. 184.
- ↑ Deb, Sopan (November 7, 2023). "Is Homer Simpson a Good Dad Now?". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 20, 2023. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- ↑ "Ever Wonder What an Interview with Homer Simpson Will Be Like? Read on". Hindustan Times. September 26, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 15, 2020. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- ↑ Andersson, Eric; Jackson, Dory (November 12, 2023). "Homer Will Continue to Strangle Bart on The Simpsons, Says Co-Creator: 'Nothing's Changing' (Exclusive)". People. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- ↑ Gornael, J.S. (November 26, 2023). "The 10 Best Homer Episodes in The Simpsons, Ranked". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 16, 2024. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- ↑ Century, Sara; Gantt, Kareem (Desember 9, 2021). "The Simpsons 13 Funniest Christmas Specials, Ranked". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 8, 2024. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- ↑ Evans 2017, hlm. 79.
- ↑ Brown & Logan 2009, hlm. 18.
- 1 2 3 Gewirtz, Howard; Kirkland, Mark (Oktober 17, 1991). "Homer Defined". The Simpsons. Musim 03. Episode 05. Fox.
- ↑ Scully, Mike; Moore, Steven Dean (Desember 17, 1995). "Marge Be Not Proud". The Simpsons. Musim 07. Episode 11. Fox.
- ↑ Chun, Daniel; Anderson, Mike B. (November 13, 2005). "Marge's Son Poisoning". The Simpsons. Musim 17. Episode 05. Fox.
- ↑ Sherlock, Ben (Juli 3, 2023). "10 The Simpsons Episodes That Went Too Far". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 29, 2023. Diakses tanggal Desember 18, 2024.
- ↑ Sanders 2009, hlm. 144.
- ↑ Sherlock, Ben (April 26, 2021). "The Simpsons: 10 Best Bart & Lisa Episodes". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 4, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Martin, Jeff; Kirkland, Mark (Desember 3, 1992). "Lisa's First Word". The Simpsons. Musim 04. Episode 10. Fox.
- ↑ Stern, David M.; Reardon, Jim (Februari 18, 1993). "Duffless". The Simpsons. Musim 04. Episode 16. Fox.
- ↑ Greaney, Dan; Kirkland, Mark (Mei 19, 1996). "Summer of 4 Ft. 2". The Simpsons. Musim 07. Episode 25. Fox.
- ↑ Peeke, Dan (Juni 29, 2020). "The Simpsons: 5 Reasons Bart Was The Best Main Character (& 5 Reasons It Was Homer)". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 4, 2023. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Sanders, Hank (November 21, 2024). "Pamela Hayden, the Voice of Bart's Friend Milhouse, Retires From The Simpsons". The New York Times. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Banks, Kayleigh (Juli 16, 2020). "The Simpsons: 5 Times Bart Was A Terrible Friend To Milhouse (& 5 Times He Was Great)". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 15, 2023. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Alberti 2004, hlm. 12.
- ↑ Kogen, Jay; Wolodarsky, Wallace; Bird, Brad (April 29, 1990). "Krusty Gets Busted". The Simpsons. Musim 1. Episode 12. Fox.
- ↑ Kogen, Jay; Wolodarsky, Wallace; Bird, Brad; Lynch, Jeffrey (Oktober 4, 1991). "Like Father, Like Clown". The Simpsons. Musim 3. Episode 6. Fox.
- ↑ Swartzwelder, John; Silverman, David (Mei 13, 1993). "Krusty Gets Kancelled". The Simpsons. Musim 04. Episode 22. Fox.
- ↑ Jean, Al (2003). "Commentary for "Black Widower", In The Simpsons: The Complete Eighth Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Turner 2004, hlm. 120–121.
- ↑ "Simpsons Set for Big Screen". The Daily Telegraph. Juli 15, 2007. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 1, 2009. Diakses tanggal Oktober 27, 2008.
- ↑ Kleinfield, N.R. (April 29, 1990). "Cashing in on a Hot New Brand Name". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 30, 2010. Diakses tanggal Oktober 27, 2008.
- ↑ Barmash, Isadore (Desember 30, 1990). "The T-Shirt Industry Sweats It Out". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 3, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Rohter, Larry (Desember 30, 1990). "Overacheiver – And Learning to Deal With It, Man". The New York Times. Diakses tanggal September 18, 2008.
- ↑ Robinson, Gaile (Mei 3, 1990). "Schools, Penney's Having a Cow About Bart Simpson T-Shirt". Los Angeles Times. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ "Bart Simpson "Underachiever and Proud of it, Man!" t-shirt". Smithsonian Institution. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 22, 2024.
- ↑ "Simpsons Couch on the Run". The New Indian Express. Februari 18, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Svetkey, Benjamin (Juli 27, 1990). "But Is It Bart?". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 3, 2008. Diakses tanggal Oktober 28, 2008.
- ↑ Kelly, Kevin (1999). "One-Eyed Aliens! Suicide Booths! Mom's Old-Fashioned Robot Oil!". WIRED. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 4, 2008. Diakses tanggal Oktober 30, 2008.
- ↑ "Metzger Stops 'Nazi Bart' T-Shirt Sales". Houston Chronicle. Associated Press. Juni 4, 1991.
- ↑ McDaniel, Mike (Desember 30, 1990). "Television in 1990 – Among Bright Spots: 'Civil War,' CBS, 'Simpsons'". The Sunday Times.
- ↑ Boone, Mike (Desember 30, 1990). "Bart Simpson Was Ray of Hope in a Year of Generally Drab Television". The Gazette.
- ↑ "Bart Simpson–Defiant, Saw-Topped And Cheeky—the Brat Terrible Gave Underachievers a Good Name". People. Vol. 34, no. 26. Desember 31, 1990. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 6, 2009. Diakses tanggal September 18, 2008.
- ↑ Potter, Bruce (Desember 30, 1990). "Write-Ins Galore: Cast of Ballot Characters Widens". Richmond Times-Dispatch.
- ↑ Stromberg, Amy (November 9, 1990). "Mickey, Bart Fit Write-In At Ballot Box". South Florida Sun-Sentinel. Diarsipkan dari asli tanggal September 14, 2017. Diakses tanggal Juni 30, 2017.
- ↑ Stromberg, Amy (November 23, 1990). "Bart Simpson, 'Falloon' Floats Debut at Macy's N.Y. Thanksgiving Parade". The Press of Atlantic City.
- ↑ Meyer, George; Silverman, David (November 22, 1990). "Bart Vs. Thanksgiving". The Simpsons. Musim 02. Episode 07. Fox.
- ↑ Martyn, Warren; Wood, Adrian (2000). "Bart Vs. Thanksgiving". BBC News. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 25, 2006. Diakses tanggal Oktober 30, 2008.
- ↑ "Artist Chart History – The Simpsons". Billboard. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 1, 2009. Diakses tanggal Oktober 28, 2008.
- ↑ "RIAA Searchable Database – Gold and Platinum". Recording Industry Association of America. Diarsipkan dari asli tanggal November 3, 2015. Diakses tanggal November 5, 2008.
- ↑ Fact (Juli 22, 2015). "Michael Jackson Didn't Write 'Do The Bartman' After All". Fact. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 23, 2015. Diakses tanggal Juli 22, 2015.
- ↑ Cartwright 2000, hlm. 115–117.
- ↑ Rincón, Alessandra (Agustus 30, 2018). "Matt Groening Confirms Michael Jackson Was On The Simpsons: 'We Really Did Have Him'". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Martyn, Warren; Wood, Adrian (2000). "Stark Raving Dad". BBC. Diarsipkan dari asli tanggal Juni 23, 2003. Diakses tanggal Oktober 28, 2008.
- ↑ Copsey, Rob (Mei 21, 2021). "Official Top 40 best-selling songs of 1991". Official Charts Company. Diakses tanggal Februari 9, 2025.
- ↑ "Certified Awards". British Phonographic Industry. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 25, 2008. Diakses tanggal Oktober 28, 2008.
- ↑ Parker, Jake (Mei 11, 2024). "The 10 Best Characters in The Simpsons, Ranked". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 12, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Sargeant, Rebecca (Mei 25, 2024). "10 Iconic TV Characters That Defined The 1990s". Screen Rant. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Rosenberg, Howard (Desember 23, 1990). "Dude of the Year: Bart Simpson was TV's Bitingly Funny Anti-Hero in a Year That Saw Both Ambitious Flameouts and Eloquent Triumphs". Los Angeles Times. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Hajek, Danny (Februari 28, 2015). "'Whoa, Mama!': A Voice Actress's Road To Fame As A 10-Year-Old Boy". NPR. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 19, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Cheng, Susan (Januari 23, 2014). "Emmanuel Mauleón's Illustrations of Black Bart Simpson Ev..." Complex. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 11, 2023. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ "Bart's Voice Tells All". BBC News. November 10, 2000. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 1, 2004. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ "Flashback! EW's Entertainers of the Year Since 1990". Entertainment Weekly. November 6, 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 12, 2024. Diakses tanggal November 24, 2024.
- ↑ Corliss, Richard (Juni 8, 1998). "The Cartoon Character Bart Simpson". Time. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Amlen, Deb (Juli 24, 2020). "Stock Character". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 20, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ "Time Magazine Cover: Bart Simpson". Time. Desember 31, 1990. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 20, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ "Beyond Our 50 Greatest Stars". TV Guide. Vol. 45. 1997. hlm. 44.
- ↑ "TV Guide's 50 Greatest Cartoon Characters of All Time". CNN. Juli 30, 2002. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 8, 2008. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Stanichar, Joseph; Jackson, Josh (Mei 10, 2010). "The 50 Best Cartoon Characters of All Time". Paste. Diarsipkan dari asli tanggal April 4, 2022. Diakses tanggal April 4, 2022.
- ↑ King, Darryn (Desember 17, 2024). "What the Hell Was Bartmania?". Vulture. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 17, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Williamson, Samuel (November 12, 2023). "The Simpsons Episode That Changed Bart Forever". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 8, 2023. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Bombeck, Erma (Mei 27, 1990). "Children's TV role models stand tall". Deseret News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2024. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ "Bart Simpson Is Your Top Role Model". CBBC Newsround. April 24, 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 8, 2014. Diakses tanggal Oktober 28, 2008.
- ↑ "Briefing–'Simpsons' Score Big in Prime-Time Emmys". Daily News of Los Angeles. Agustus 3, 1992. hlm. L20.
- ↑ Sherlock, Ben (Januari 16, 2020). "The Simpsons: Every Emmy-Nominated Episode, Ranked". Screen Rant. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 20, 2022. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Gitlin 2013, hlm. 105.
- ↑ Gitlin 2013, hlm. 104.
- ↑ "Nancy Cartwright - The Simpsons". Fox Broadcasting Company. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Waltonen & Du Vernay 2014, hlm. 11.
- ↑ "Matt Groening". Hollywood Walk of Fame. Oktober 25, 2019. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Turner 2004, hlm. 131.
- ↑ Rosenbaum, Martin (Juni 29, 2007). "Is The Simpsons Still Subversive?". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 25, 2007. Diakses tanggal Agustus 6, 2007.
- ↑ Bianco, Robert (Juni 28, 1990). "Weekend TV: Beer'N' Bart Giving Parents Prime-Time Hangover". Pittsburgh Post-Gazette.
- ↑ Freedman, Donna (Juni 2, 1990). "Is Bart a Brat? Popular Cartoon Kid as Annoying to Some as He Is Funny to Others". Anchorage Daily News.
- ↑ Dunne, Mike (Juni 1, 1990). "Bart Simpson: Cool Dude or Smart-Aleck Menace?". The Sacramento Bee.
- ↑ Shales, Tom (Oktober 11, 1990). "The Simpsons". Washington Post. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ "You guys aren't watching The Simpsons, are..." Chicago Tribune. Mei 29, 1990. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ "Names in the News: Drug Czar Snipes at 'Simpsons'". Los Angeles Times. Mei 17, 1990. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ "'Just kidding' About Bart, Drug Czar Bennett Says". Orlando Sentinel. Mei 27, 1990. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 7, 2023. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ "Drug Czar Says He'd Like to Have a Talk with Bart Simpson". The Morning Call. Mei 26, 1990. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Beck, Marilyn; Stacy, Jenel Smith (September 23, 1991). "Bart Simpson a Role Model? No Way, Man, Groening Says". Orange County Register. hlm. F02.
- ↑ Anderson 2024, hlm. 209.
- ↑ Snierson, Dan (April 18, 2018). "Read the Apology Letter Barbara Bush Once Wrote to Marge Simpson". Entertainment Weekly. Diakses tanggal Desember 19, 2024.
- ↑ Groening 2004, hlm. cover.
- ↑ Groening 1996, hlm. cover.
- ↑ Blair, Jayson (September 9, 2001). "The Aristotelian Logic of Bart And Homer". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 8, 2012. Diakses tanggal Oktober 29, 2008.
- ↑ Scullion 2019, hlm. 166.
- ↑ Scullion 2024, hlm. 22.
- ↑ Kesten, Lou (April 21, 1991). "The Simpsons: Bart Vs. The Space Mutants". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 21, 2012. Diakses tanggal Desember 20, 2024.
- ↑ "The Simpsons: Bart's House of Weirdness". IGN. Juli 22, 2022. Diakses tanggal Desember 20, 2024.
- ↑ Stedman, Alex (September 26, 2024). "EA Will Be Sunsetting The Simpsons: Tapped Out After 12 Years". IGN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 20, 2024. Diakses tanggal Desember 20, 2024.
- ↑ Fink 2019, hlm. 146.
- 1 2 Shutt, Craig. "Sundays with The Simpsons". MSNBC. Diarsipkan dari asli tanggal Juli 8, 2007. Diakses tanggal Desember 20, 2024.
- ↑ Radford, Bill (November 19, 2000). "Groening Launches Futurama Comics". The Gazette.
- ↑ "In Stores 2-24-16". Bongo Comics. Februari 22, 2016. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 24, 2016. Diakses tanggal Desember 20, 2024.
- ↑ Sehlinger 2009, hlm. 208.
- ↑ Waltonen & Du Vernay 2019, hlm. 12.
- ↑ Bieler, Des (Desember 9, 2024). "Cowboys, Bengals to enter 'Simpsons' universe in alternate 'MNF' telecast". Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 9, 2024. Diakses tanggal Desember 21, 2024.
- ↑ Schultz., E.J. (Januari 7, 2013). "Rewind: Butterfinger at 90". Ad Age. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 19, 2023. Diakses tanggal Desember 20, 2024.
- ↑ "A Portrait of the Bartist – The Simpsons Matt Groening Has Fulfilled His Dream of Invading Mainstream U.S. Pop Culture". Star Tribune. Mei 13, 1995.
- ↑ Schiller, Gail (Juli 20, 2007). "Simpsons Fans Have it Their Way". The Hollywood Reporter. Associated Press. Diakses tanggal Desember 20, 2024.
- ↑ Collins, Tim (Desember 15, 2021). "Bernie Sanders Coming To Battle Creek To Support Striking Kellogg Employees". WBCK-FM. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 8, 2024. Diakses tanggal Desember 20, 2024.
- ↑ Groening, Matt (2001a). "Commentary for "There's No Disgrace Like Home", In The Simpsons: The Complete First Season". 20th Century Home Entertainment.
- ↑ Szalai, George (April 1, 2009). "Postal Service Launching 'Simpsons' Stamps". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari asli tanggal April 4, 2009. Diakses tanggal Mei 8, 2009.
- ↑ "The Simpsons Get 'Stamping Ovation' To Tune of 1 Billion Stamps". United States Postal Service. Mei 7, 2009. Diarsipkan dari asli tanggal Juni 6, 2011. Diakses tanggal Mei 24, 2009.
Bibliografi
- Alberti, John (2004). Leaving Springfield. Wayne State University Press. ISBN 978-0-8143-2849-1.
- Anderson, Terry H. (2024). Why the Nineties Matter. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-776301-8.
- Brown, Alan S.; Logan, Chris (2009). The Psychology of the Simpsons. BenBella Books. ISBN 978-1-935251-39-2.
- Browne, Ray Broadus; Browne, Pat (2001). The Guide to United States Popular Culture. Bowling Green State University Popular Press. ISBN 978-0-87972-821-2.
- Browning, John Edgar; Picart, Caroline Joan "Kay" (2014). Dracula in Visual Media. McFarland & Company. ISBN 978-0-7864-6201-8.
- Cantor, P. (Desember 1999). "The Simpsons: Atomistic Politics and the Nuclear Family". Political Theory. 27 (6): 734–749. doi:10.1177/0090591799027006002. ISSN 0090-5917. JSTOR 192244. S2CID 143998133.
- Cartwright, Nancy (2000). My Life as a 10-Year-Old Boy. Hyperion Books. ISBN 978-0-7868-8600-5.
- Davis, Amy M.; Gilboy, Jemma; Zborowski, James (2015). "How Time Works in The Simpsons". Animation. 10 (3). Sage Publications: 175–188. doi:10.1177/1746847715602403. ISSN 1746-8477.
- Evans, Noell K. Wolfgram (Februari 10, 2017). Animators of Film and Television. Jefferson, N.C: McFarland & Company. ISBN 978-0-7864-8603-8.
- Ezell, Silas Kaine (2016). Humor and Satire on Contemporary Television. Taylor & Francis. ISBN 978-1-317-11941-8.
- Fink, Moritz (2019). The Simpsons: A Cultural History. Rowman & Littlefield. ISBN 978-1-5381-1617-3.
- Feltmate, David (2017). Drawn to the Gods. New York University Press. ISBN 978-1-4798-9036-1.
- Friedrich, Daniel; Colmenares, Erica (2017). Resonances of El Chavo del Ocho in Latin American Childhood, Schooling, and Societies. Bloomsbury Publishing. ISBN 978-1-4742-9888-9.
- Gitlin, Martin (2013). The Greatest Sitcoms of All Time. Scarecrow Press. ISBN 978-0-8108-8725-1.
- Groening, Matt (1996). Bart Simpson's Guide to Life. HarperCollins. ISBN 978-0-00-638874-6.
- Groening, Matt (2004). The Bart Book. HarperCollins. ISBN 978-0007191697.
- Groening, Matt (1997). Richmond, Ray; Coffman, Antonia (ed.). The Simpsons: A Complete Guide to Our Favorite Family (Edisi 1st). HarperPerennial. ISBN 978-0-06-095252-5. LCCN 98141857. OCLC 37796735. OL 433519M.
- Groening, Matt (2001b). Simpsons Comics Royale. New York: HarperPerennial. ISBN 0-06-093378-X.
- Jackson, Ronald L.; Moshin, Jamie E. (2013). Communicating Marginalized Masculinities. Routledge. ISBN 978-0-415-62307-0.
- Lee, Judith Yaross (2012). Twain's Brand. University Press of Mississippi. ISBN 978-1-61703-643-9.
- Meskill, Carla (2007). "Through the Screen, into the School: Education, subversion, ourselves in The Simpsons". Discourse: Studies in the Cultural Politics of Education. 28 (1): 37–48. doi:10.1080/01596300601073119. ISSN 0159-6306.
- Ott, B. L. (2003). "'I'm Bart Simpson, Who the Hell Are You?' A Study in Postmodern Identity (Re)Construction". The Journal of Popular Culture. 37 (37): 56–82. doi:10.1111/1540-5931.00054. hdl:10217/60074. ProQuest 195365310.
- Neuman, Yair; Danesi, Marcel; Vilenchik, Dan (2022). Using AI for Dialoguing with Texts: From Psychology to Cinema and Literature. Taylor & Francis. ISBN 978-1-0008-0678-6.
- Perlmutter, David (2018). The Encyclopedia of American Animated Television Shows. Rowman & Littlefield. ISBN 978-1-5381-0374-6.
- Pinsky, Mark (2007). The Gospel According to the Simpsons. Presbyterian Publishing Corporation. ISBN 978-0-664-23160-6.
- Reiss, Mike; Klickstein, Mathew (2018). Springfield Confidential. Dey Street Books. ISBN 978-0-06-274803-4.
- Sanders, Theresa (2009). Approaching Eden. Rowman & Littlefield. ISBN 978-0-7425-6333-9.
- Scullion, Chris (2019). The NES Encyclopedia. Pen & Sword Books. ISBN 978-1-5267-3782-3.
- Scullion, Chris (2024). The Game Boy Encyclopedia. Pen & Sword Books. ISBN 978-1-3990-9680-5.
- Sehlinger, Bob (2009) [1999]. Beyond Disney: The Unofficial Guide to Universal Orlando. Wiley. ISBN 978-0-4704-6031-3.
- Sito, Tom (2006). Drawing the Line: The Untold Story of the Animation Unions from Bosko to Bart Simpson. University Press of Kentucky. ISBN 978-1-0008-0678-6.
- Stabile, Carol A.; Harrison, Mark (2003). Prime Time Animation. Routledge. ISBN 978-0-415-28326-7.
- Terrace, Vincent (2017). Television Series of the 1980s. Rowman & Littlefield. ISBN 978-1-4422-7831-8.
- Turner, Chris (2004). Planet Simpson: How a Cartoon Masterpiece Documented an Era and Defined a Generation. Foreword by Douglas Coupland (Edisi 1st). Toronto: Random House Canada. ISBN 978-0-679-31318-2. OCLC 55682258.
- Waltonen, Karma; Du Vernay, Denise (2019). The Simpsons' Beloved Springfield. McFarland & Company. ISBN 978-1-4766-7455-1.
- Waltonen, Karma; Du Vernay, Denise (2014). The Simpsons in the Classroom: Embiggening the Learning Experience with the Wisdom of Springfield. McFarland & Company. ISBN 978-0-7864-5692-5.
Tautan Eksternal
- Bart Simpson on IMDb
