Dalam ilmu ekonomi, barang tahan lama, barang keras, atau barang tahan lama konsumen adalah barang yang tidak cepat rusak, atau lebih spesifiknya, barang yang memberikan manfaat seiring waktu, alih-alih dikonsumsi sepenuhnya dalam sekali pakai. Barang seperti batu bata dapat dianggap sebagai barang tahan lama sempurna karena secara teoretis tidak akan pernah rusak. Barang yang sangat tahan lama seperti lemari es atau mobil biasanya tetap bermanfaat selama beberapa tahun,[1] sehingga barang tahan lama biasanya ditandai dengan periode waktu yang panjang antara pembelian berikutnya.
Barang tidak tahan lama atau barang lunak (barang habis pakai) adalah kebalikan dari barang tahan lama. Barang ini dapat didefinisikan sebagai barang yang langsung dikonsumsi dalam sekali pakai atau barang yang memiliki masa pakai kurang dari tiga tahun. Contoh barang tidak tahan lama meliputi barang konsumsi yang cepat habis seperti makanan, kosmetik, produk pembersih, obat-obatan, pakaian, kemasan, dan bahan bakar. Meskipun barang tahan lama biasanya dapat disewa maupun dibeli, barang tidak tahan lama umumnya tidak disewa.
Barang tahan lama biasanya diganti karena sudah usang dan bukan karena rusak.[2]