Cheilanthes pallens (Weath. ex R. M. Tryon) Mickel & Beitel, nom. illeg. hom.
Hemionitis pallens (Weath. ex R. M. Tryon) Christenh.
Notholaena pallens Weath. ex R. M. Tryon
Argyrochosma pallens adalah spesies tumbuhan paku yang endemik di Meksiko. Paku ini memiliki daun yang sempit dan terbagi dengan sumbu daun berwarna cokelat; bagian atas daunnya tertutup debu putih, sementara bagian bawahnya dilapisi bubuk serupa. Pertama kali dideskripsikan sebagai spesies pada tahun 1956, paku ini dipindahkan ke genus baru Argyrochosma pada tahun 1987.
Deskripsi
Argyrochosma pallens adalah paku epipetrik berukuran sedang. Rimpangnya bisa tumbuh tegak atau dekumben (horizontal, melengkung ke atas di ujungnya). Rimpang tersebut memiliki sisik linear hingga lanset berukuran 2 hingga 5 milimeter (0,08 hingga 0,2in) panjang yang berakhir dengan rambut halus, berwarna cokelat kemerahan seragam, dengan margin rata (tidak bergerigi).[1]
Pelepah daun muncul dalam rumpun dari rimpang. Dari pangkal hingga ujung daun, panjangnya mencapai 20 sentimeter (7,9in). Dari panjang tersebut, 20% hingga 33% terdiri dari tangkai (tangkai daun, di bawah helai daun). Baik tangkai maupun rakis (sumbu daun) berbentuk bulat dan berwarna cokelat kastanye, serta memiliki farina (bubuk) dan taburan sisik linear sempit atau sedikit berbentuk lanset berukuran 1 hingga 2 milimeter (0,04 hingga 0,08in) dengan warna yang sama.[1][2]
Helai daunnya memiliki lebar 1 hingga 2 sentimeter (0,4 hingga 0,8in) dan berbentuk lonjong sempit. Daun ini bersifat bipinnate-pinnatifid hingga tripinnate (terbagi menjadi pinna dan pinnula yang bercangap dalam atau terbagi menjadi pinnulet). Segmen daun berbentuk lonjong hingga deltate-ovate (segitiga hingga bulat telur) yang lebar, dan tumpul di ujungnya. Warna cokelat pada sumbu daun sedikit merambat ke jaringan daun, namun tidak terlalu mencolok.[1] Bagian atas daun tertutup oleh taburan farina putih, yang menutupi bagian bawahnya dengan tebal.[1][2]
Sori terletak di sepanjang urat daun, membentuk pita di dekat tepi segmen daun dengan lebar hanya 05 hingga 1 milimeter (0,2 hingga 0,04in). Tepi daun sedikit melengkung ke bawah, namun tidak termodifikasi menjadi indusium palsu. Tanaman ini bersifat diploid, dengan jumlah kromosom 2n = 54.[1]
Paku ini mirip dengan Argyrochosma incana sehingga kadang sulit dibedakan. Namun, helai daun A. pallens paling lebar di atas pangkal (bukan di pangkal), dan rakis serta tangkainya berwarna cokelat kastanye mengilap yang dihiasi farina dan sisik (bukan hitam dan tanpa hiasan).[3] Spesies ini juga bisa disalahartikan sebagai A.palmeri, namun spesies tersebut memiliki sumbu daun yang lebih gelap, tanpa sisik, dan lebih sedikit farina di permukaan atasnya.[4]
Notholaena pallens pertama kali dideskripsikan oleh Rolla M. Tryon Jr. pada tahun 1956. Nama tersebut awalnya diciptakan oleh Charles Alfred Weatherby saat sedang mengerjakan revisi terhadap Notholaena, namun ia meninggal sebelum menyelesaikannya sehingga Tryon yang melanjutkannya untuk diselesaikan dan diterbitkan. Deskripsi tersebut didasarkan pada material yang dikumpulkan oleh Cyrus Pringle di Durango. Sebelumnya, tanaman ini diidentifikasi sebagai N.palmeri; namun, spesimen tipe dari spesies tersebut memiliki rakis berwarna hitam, bukan cokelat kastanye, serta tidak memiliki kelenjar dan sisik. Hal ini membedakannya dari material yang sebelumnya diberi nama tersebut dan mengharuskan deskripsi spesies baru. Spesimen tipe dari spesies baru ini adalah Pringle 10149 yang disimpan di Gray Herbarium.[10] Epitet pallens berarti "pucat";[11] tidak ada penjelasan mengenai asal-usul nama tersebut. Meskipun Tryon menganggap mustahil untuk membagi Notholaena ke dalam seksi-seksi berdasarkan data yang tersedia saat itu,[12] baik Edwin Copeland maupun Weatherby sendiri telah menyarankan pada tahun 1940-an bahwa sekelompok paku yang berkerabat dengan N.nivea mungkin mewakili genus tersendiri.[13] Hal ini akhirnya ditangani pada tahun 1987 oleh Michael D. Windham yang melakukan studi filogenetik terhadap genus-genus ini. Ia menaikkan status Notholaena seksi Argyrochosma menjadi genus Argyrochosma,[14] dan memindahkan spesies ini ke genus tersebut sebagai A.pallens.[15] Pada tahun berikutnya, spesies ini dipindahkan oleh John Mickel dan Joseph Beitel ke dalam Cheilanthes sebagai C.pallens, namun nama tersebut sudah diterbitkan pada tahun 1827 sehingga dianggap tidak sah.[1] Pada tahun 2018, Maarten J. M. Christenhusz memindahkan spesies ini ke Hemionitis sebagai H.pallens, sebagai bagian dari program untuk mengonsolidasikan paku-pakuan cheilanthoid ke dalam genus tersebut.[16]
Spesies ini berada dalam subklad genus yang juga mencakup A. delicatula, A.incana, A.peninsularis, A.palmeri, dan A.pilifera. Semua anggota klad ini memiliki farina pucat yang utamanya terdiri dari senyawa terpenoid, berbeda dengan dihydrostilbenoids yang ditemukan pada farina anggota genus lainnya.[17]
Distribusi dan habitat
Argyrochosma pallens adalah endemik di Meksiko, ditemukan mulai dari Chihuahua ke arah tenggara melalui Meksiko tengah hingga ke Oaxaca.[3]
Tumbuhan ini ditemukan di tebing dan tepian, biasanya yang berbatu kapur, terutama di dalam wilayah matorral yang berduri, pada ketinggian 1.500 hingga 2.920 meter (4.920 hingga 9.580ft).[3]