Andi Ruskati Ali Baal (lahir 27 Juli 1958) adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2014–2019 dan 2019–2024.[1] Ia mewakili daerah pemilihan Sulawesi Barat dan merupakan kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Selama menjabat, Ruskati tergabung dalam Komisi IX yang membidangi tenaga kerja, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.[2]
Kehidupan awal dan pendidikan
Andi Ruskati lahir di Majene, Sulawesi Barat, pada 27 Juli 1958. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Negeri 1 Majene (1964–1970), kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 2 Majene (1970–1973) dan SMA Negeri 1 Majene (1973–1976). Setelah lulus, ia menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Hasanuddin dan meraih gelar sarjana pada tahun 1984.[1]
Karier
Sebelum aktif di politik, Ruskati bekerja di Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Barat dari 1984 hingga 2004.[3] Selain itu, ia juga aktif dalam dunia usaha dan sosial, antara lain sebagai Komisaris Utama PT Nursyam Karya Pratama dan PT Mitra Polewali Mandar, serta mengelola dua SPBU di Kabupaten Polewali Mandar.
Keterlibatannya dalam kegiatan sosial membuatnya dipercaya menduduki sejumlah jabatan organisasi, seperti Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Polewali Mandar sejak 2005 dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Polewali Mandar (2004–2014). Ia juga pernah menjadi Ketua Dekranasda Kabupaten Polewali Mandar serta menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat sejak 2013. Setelah suaminya menjabat Gubernur Sulawesi Barat pada 2017, ia turut aktif sebagai Ketua PKK dan Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Barat.
Karier politik
Pada Pemilu 2014, Andi Ruskati terpilih sebagai anggota DPR-RI dari Partai Gerindra dengan perolehan 72.755 suara.[4] Ia kembali terpilih untuk periode kedua pada Pemilu 2019 dengan 55.014 suara.[5]
Selama menjabat, Ruskati fokus pada isu-isu pemberdayaan perempuan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan keluarga di wilayah timur Indonesia.