Brehm dibesarkan di desa kecil di Thuringia, Unterrenthendorf, sebagai putra dari pendeta Christian Ludwig Brehm dan istri keduanya, Bertha (née Reiz). Christian Ludwig Brehm dikenal sebagai seorang ahli ornitologi melalui publikasi dan koleksi burung yang diawetkan dalam jumlah besar. Koleksi tersebut, yang disimpan di pastoran terdiri dari lebih dari 9.000 bangkai burung, menawarkan gambaran luas tentang dunia burung-burung di Eropa. Sebagai seorang anak laki-laki, ia membantu ayahnya memperluas koleksi dengan mengumpulkan spesimen dan menjadi seorang penembak jitu yang mahir. Penelitian ayahnya menumbuhkan minat Brehm pada bidang zoologi, meskipun awalnya ia bercita-cita menjadi arsitek. Pada musim semi tahun 1844, ia mulai belajar pada seorang pembangun di Altenburg. Ia melanjutkan studinya di sana hingga September 1846, ketika ia berangkat ke Dresden untuk belajar arsitektur; namun, ia berhenti setelah dua semester karena Baron Johann Wilhelm von Müller, seorang ahli ornitologi terkenal, sedang mencari rekan untuk ekspedisi ke Afrika. Brehm bergabung dengan ekspedisi tersebut pada 31 Mei 1847 sebagai sekretaris dan asisten pengumpul spesimen untuk von Müller. Ekspedisi tersebut membawanya ke Mesir, Sudan, dan Semenanjung Sinai; penemuan yang dibuat begitu penting sehingga pada usia 20 tahun, Brehm diangkat menjadi anggota Akademi Ilmuwan Alam Jerman Leopoldina.[1]
Karier
Setelah kepulangannya pada tahun 1853, ia mulai mempelajari ilmu alam di Universitas Jena. Seperti saudaranya, Reinhold, ia aktif dalam korps mahasiswa Saxonia Jena; karena ekspedisinya ke Afrika Utara, ia mendapat julukan "Firaun" dari rekan-rekan korpsnya. Ia lulus setelah empat semester pada tahun 1855, dan pada tahun 1856 melakukan perjalanan dua tahun ke Spanyol bersama saudaranya, Reinhold. Setelah itu, ia menetap di Leipzig sebagai penulis lepas dan menulis banyak esai untuk mempopulerkan sains dalam majalah Die Gartenlaube serta majalah lainnya. Tak lama kemudian, Brehm menjadi salah satu naturalis dan penulis sains paling populer di Jerman, dengan fokus pada tema-tema zoologi.[2]
Selain itu, ia juga melakukan ekspedisi ke Norwegia dan Sápmi (Lapland) pada tahun 1860.
Pada Mei 1861, Brehm menikahi sepupunya, Mathilde Reiz, dan dikaruniai lima orang anak. Karena keinginannya untuk bepergian, pada tahun 1862 ia menerima undangan dari Ernst II, Adipati Saxe-Coburg dan Gotha untuk menemaninya dalam perjalanan ke Abisinia. Dalam perjalanan ini, Brehm bertemu dengan seniman Robert Kretschmer yang kemudian membantunya dalam buku-buku selanjutnya. Setelah itu, Brehm melakukan perjalanan ke Afrika serta ke Skandinavia dan Siberia. Esai-esai dan laporan ekspedisinya tentang dunia hewan diterima dengan baik oleh kaum borjuis terdidik; karena itu, ia ditugaskan oleh editor Bibliographisches Institut, Herrmann Julius Meyer, untuk menulis sebuah karya besar multibahasa tentang dunia hewan.[3] Buku ini dikenal luas sebagai Brehms Tierleben[4] (atau dalam bahasa Inggris, Brehm's Life of Animals). Meskipun etologi Brehm saat ini tidak lagi dianggap sepenuhnya tepat dalam segala aspek, judul karyanya tetap menjadi ungkapan yang populer.
Kehidupan Brehm dipenuhi dengan aktivitas menulis, ekspedisi ilmiah, dan tur kuliah. Meskipun begitu, pada tahun 1862, ia menerima jabatan sebagai direktur pertama Kebun Binatang Hamburg dan menjabat posisi tersebut hingga 1867. Setelah itu, ia pergi ke Berlin, di mana ia membuka sebuah akuarium. Ia tetap bekerja di akuarium tersebut hingga 1874. Pada tahun 1876, ia melakukan perjalanan ke Siberia bersama Otto Finsch. Pada musim dingin 1883 hingga 1884, Brehm merencanakan tur kuliah ke Amerika Serikat. Sesaat sebelum keberangkatannya, keempat anaknya tertular difteri. Karena ia tidak sanggup membatalkan kontraknya, Brehm—yang telah menjadi duda sejak 1878—tetap melanjutkan turnya. Di akhir Januari, ia menerima kabar tentang kematian putra bungsunya. Akibat beban emosional dari berita ini, Brehm kembali terserang malaria yang pernah dideritanya saat ekspedisi di Afrika. Pada 11 Mei 1884, ia kembali ke Berlin. Demi mendapatkan ketenangan, ia kembali ke kampung halamannya di Renthendorf pada bulan Juli, di mana ia meninggal dunia pada 11 November 1884. Saat ini, Museum Peringatan Brehm (Brehm-Gedenkstätte) berlokasi di sana.
Publikasi pilihan
Brehms Tierleben (Judul bahasa Inggris: Brehm's Life of Animals.)
Reiseskizzen aus Nord-Ost-Afrika (1855, 3 jilid, penerbit Friedrich Mauke, Jena.)
Das Leben der Vögel (penerbit C. Flemming, Glogau, 1861; edisi kedua 1867.)
Ergebnisse einer Reise nach Habesch (1863, penerbit O. Meissner, Hamburg.)
Andreas Daum, Wissenschaftspopularisierung im 19. Jahrhundert: Bürgerliche Kultur, naturwissenschaftliche Bildung und die deutsche Öffentlichkeit, 1848–1914. Munich: Oldenbourg, 1998, ISBN3-486-56337-8, edisi ke-2 2002, termasuk biografi singkat.
Pranala luar
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Alfred Brehm.
Wikisource Jerman memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Entomologie Vieux livres A. E. Brehm (Prancis) Informasi dan daftar isi dari karya Merveilles de la nature: les insectes, A. E. Brehm, tr. J. Künckel d'Herculais.